Tuesday, April 23, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga EuropaFakta Sevilla Juara Liga Europa dan Pemenang UEL Terbanyak

Fakta Sevilla Juara Liga Europa dan Pemenang UEL Terbanyak

Sevilla telah resmi ditetapkan sebagai tim pemenang atau juara Liga Europa musim 2019/2020. Keberhasilannya mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-2 di RheinEnergieStadion, membawa klub tersebut meraih trofi kemenangan. Prestasi tersebut menjadi gelar UEL ke -6 Los Nervionenses, kemenangan ini juga sekaligus menjadi penanda jika tim tersebut mendominasi pada kompetisi.

Sevilla telah membuat rekor baru, keluar sebagai Juara Liga Europa berarti mereka telah menambah koleksi trofi Liga Europa terbanyak. Terhitung sejak mengikuti Liga Europa, Los Nervionenses telah berhasil mengumpulkan trofi sejak tahun 2006, 2007, 2014, 2015, dan 2016. Keberhasilan ini menjadi catatan berharga bagi Sevilla.

- Advertisement -
asia9QQ  width=

Sebab mereka bisa memenangkan pertandingan setelah masuk babak final. Bisa dikatakan jika rekor yang diciptakannya mencapai 100 persen penuh. Kemenangan kali ini tidak lepas dari peran besar sang pelatih, Julen Lopetegui. Ia telah menunjukan kepada dunia bahwa dirinya mampu membawa tim naik podium.

Keluar Sebagai Juara Liga Europa Bersama Sang Pelatih

Lopetegui diketahui pernah meraih gelar di level junior saat bersama Spanyol pada Piala Eropa U19 dan U21 2013 silam. Baginya trofi kali menjadi imbalan setimpal baginya. Dua tahun lalu ia sempat berada dilevel paling bawah. Saat itu ia dipecat dari posisinya sebagai pelatih Timnas Spanyol. Tidak lama setelah kejadian tersebut, ia kembali dipecat oleh Real Madrird.

Dengan prestasi yang kini ia raih, menjadi pembuktian jika kemampuan mengasuh anak didiknya tidak main-main. Buktinya ia bersama tim Sevilla mampu keluar sebagai Juara Liga Europa dengan skor gemilang. Selain itu prestasi ini juga berkat para pemain yang berjuang dengan gigih. Disepanjang pertandingan melawan Inter, tim Sevilla mampu melepaskan 14 tembakan.

6 dari 14 tembakan tersebut tepat sasaran. Jumlah ini tentu lebih banyak jika dibanding dengan Inter Milan yang hanya mampu melakukan 8 percobaan, 4 diantaranya tepat sasaran. Pada sebuah wawancara singkat, Lopetegui mengungkapkan jika skuadnya sangat luar biasa. Awalnya hanya dari rasa yakin jika mereka bisa mampu juara.

Jika memang pertandingan kali ini mereka tidak menang, Lopetegui tidak akan pergi dari timnya. Ia akan tetap mencintai seluruh anak didiknya. Namun rupanya keberuntungan berpihak kepada mereka. Dengan kerja keras dan semangat akhirnya bisa memang.

Raihan trofi Sevilla kali ini merupakan kemenangan klub Liga Spanyaol. Dimana klub-klub La Liga mendominasi Liga Eropa selama 17 musim terakhir denga jumlah keseluruhan 10 gelar. 6 trofi telah dikoleksi oleh Los Nervionesnses.

Kemudian sisanya berhasil dikumpulkan oleh Atletico Madrid dengan perolehan 3 trofi dan Valencia 1 trofi. Bahkan selama 7 musim terakhir, Sevilla telah tercatat menjadi jawara Liga Europa sebanyak 4 kali.

Kejayaan Masa Lalu Inter Milan

Selain klub tersebut,ada Manchester United yang berhasi menang pada tahun 2017, Atletico Madrid pada 2018 dan terakhir pada 2019 lalu trofi Liga Europa dibawa pulang oleh Chelsea. Sebaliknya bagi Internazionale, kegagalannya di Liga Europa kali membuat mereka batal membawa pulang trofi.

Nerazzurri terakhir kali memboyong trofi di Coppa Italia 2011 lalu. Rupanya musim ini mereka harus puas selesai sebagai runner up Seria A. Kekalahannya ini hanya terpaut 1 angka dari Juventus. Namun ia juga hanya bisa tembus sebagai runner up di kompetisi Eropa.

Jika dilihat dari sejarahnya, terakhir kali Internazionale berhasil menjuarai Liga Eropa pada saat berkontribusi di Liga Champions 2010. Pada saat itu, ia berhasil mengalahkan Bayern Munchen dengan torehan skor 2-0.

Terakhir kali Inter Milan memperoleh juara pada tahun 1998 saat menggulingkan Lazio dengan skor 3-0. Inter pada dasarnya menjadi wakil Liga Italia pertama yang tercatat dapat menembus final Liga Europa sejak Parma pada tahun 1999. Namun jalan berbeda membawa Nerrazzurri ke arah lain. Mereka belum menjadi wakil terakhir serie A untuk membawa pulang trofi UEL.

Pada 1999 lalu, Parma mampu mengalahkan Olympique Marseille dengan skor 3-0. Kemenangan Sevilla membawanya sebagai Juara Liga Europa memang patut untuk dibanggakan. Dengan prestasinya tersebut, Sevilla berjanji akan berjuang lebih keras agar mereka mampu tampil lebih gemilang di musim yang akan datang.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments