Luis de la Fuente menyatakan timnas Spanyol mencapai puncak performa pada momen yang tepat setelah menang 2-0 atas Prancis, Selasa (14/7), di Dallas pada semifinal Piala Dunia 2026. Hasil itu membawa La Roja melaju ke final pertama sejak menjadi juara pada Piala Dunia 2010.
Spanyol membuka keunggulan lewat penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22. Pedro Porro kemudian menambah gol sesaat menjelang satu jam pertandingan untuk memastikan kemenangan atas salah satu unggulan juara.
Usai laga, De la Fuente mengungkapkan skuad Spanyol mendapat ucapan selamat langsung dari Raja Felipe VI. Sang pelatih menyebut dukungan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi timnya.
“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami bahwa Raja menelepon dan terus mendukung kami,” kata De la Fuente.
“Kami bertanggung jawab atas kegembiraan yang dirasakan masyarakat di jalanan. Generasi pemain ini memiliki sikap yang sangat baik, dan mereka menjadi panutan untuk begitu banyak nilai.”
Pelatih berusia 65 tahun itu menilai penampilan Spanyol melawan Prancis merupakan hasil dari rencana yang telah disusun sepanjang turnamen. Menurut dia, timnya terus menunjukkan perkembangan dari satu laga ke laga berikutnya.
“Kami terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, dari satu kompetisi ke kompetisi selanjutnya. Semua itu telah direncanakan agar kami dapat mencapai momen-momen penting ini dengan kondisi terbaik, dan saya rasa kami berada dalam kondisi yang sangat baik saat ini,” ujarnya.
“Dari segi permainan sepak bola, kami telah mencapai puncak performa pada saat yang tepat setelah menjalani musim yang panjang.”
De la Fuente juga menyoroti cara timnya meredam ancaman Prancis yang dipimpin Kylian Mbappe. Ia menyebut kedisiplinan, organisasi permainan, dan pengorbanan pemain menjadi kunci keberhasilan Spanyol.
“Kami mungkin menghadapi salah satu timnas terbaik di dunia. Namun, mereka juga menghadapi tim terbaik, kumpulan pemain terbaik di dunia,” tuturnya.
“Kami adalah satu tim, dan ketika menghadapi tim seperti kami, kami tidak terkalahkan. Itulah yang kami rasakan saat ini.”
Dalam penilaiannya terhadap pemain, De la Fuente menyebut Rodri sebagai “tulang punggung” tim. Ia juga memuji Dani Olmo sebagai “seorang jenius di posisinya”.
Meski begitu, ia menegaskan kekuatan utama Spanyol tetap berada pada kerja kolektif. Menurut dia, seluruh pemain memahami bahwa kepentingan tim berada di atas pencapaian individu.
“Yang terpenting di sini adalah tim, dan begitulah cara mereka memahaminya. Setiap individu bekerja demi kepentingan tim.”
Spanyol kini tinggal selangkah lagi untuk menuntaskan perjalanan mereka di turnamen ini. De la Fuente menegaskan timnya belum puas hanya dengan tiket final.
“Kita tinggal satu langkah lagi, langkah terakhir, langkah tersulit. Kami ingin memenangkan Piala Dunia ini dan mengangkat trofi juara.”
Pada final Minggu (19/7) di New York New Jersey Stadium, Spanyol akan menghadapi Inggris atau Argentina. De la Fuente menegaskan timnya siap melawan siapa pun lawannya.
“Kami akan menyambut siapa pun dari mereka dengan tangan terbuka.”
Judul: Spanyol ke Final, De la Fuente Sebut Timnya di Puncak Performa
Sumber: ANTARA News






