Friday, May 24, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ItaliaAS Roma Dipastikan Kalah 0-3, Gara-gara Turunkan Pemain Ilegal?

AS Roma Dipastikan Kalah 0-3, Gara-gara Turunkan Pemain Ilegal?

AS Roma harus menelan kekecewaan setelah dinyatakan kalah 0-3 dari Verona pada laga perdananya di Liga Italia 2020/2021. Roma harus menerima nasib apes karena sudah menurunkan pemain ilegal.

AS Roma vs Verona dipentaskan di Marc Antonio Bentegodi, Minggu (20/9/2020) dini hari WIB. Awalnya, skor yang diperolah imbang, yaitu 0-0.

- Advertisement -
asia9QQ  width=

Namun, Roma harus berhadapan dengan masalah serius setelah mendapatkan satu poin di partai pertama. Setelah pertandingan berakhir, klub Ibu Kota Italia itu bisa kehilangan satu poin yang diraih dan terancam kalah.

Masalahnya bisa dibilang sepele. Ini bisa dibilang tidak lucu untuk klub top Eropa yang dikenal bisa bermain secara profesional. AS Roma memainkan pemain ilegal alias tidak terdaftar.

Pemain tersebut adalah Amadou Diawara yang didatangkan Roma dari Napoli pada musim panas tahun lalu. Ia bermain sebagai starter, kemudian di menit ke 89 digantikan oleh Gonzalo Villar. Usianya yang masih muda membuat Diawara masuk kategori pemain U-22 pada musim lalu.

Sebenarnya, Pemain kategori U-22 tidak bisa masuk ke daftar pemain senior yang kemudian bertanding di liga besar. Pada 17 Juli lalu, Diawara berulang tahun yang ke 23 sehingga otomatis ia tidak lagi ada di kategori pemain U-22.

Namun, Roma ceroboh karena tidak memasukkan namanya ke dalam daftar pemain senior untuk diserahkan ke liga menjelang pertandingan melawan Verona. Setelah mendapatkan peringatan, Roma cuman bilang kalau itu adalah kesalahan teknis.

Mereka menganggap hal tersebut sepele karena masih tersisa empat slot di daftar pemain senior yang bisa digunakan kapan saja oleh Diawara. Anggapantersebut ternyata salah sebab Serie A menyatakan bahwa tindakan Roma sangat keliru.

Melalu pernyataan resminya, operator Liga Italia itu mengumumkan bahwa Roma harus kalah dari Verona dengan skor akhir 0-3. Kesalahan AS Roma dianggap sebagai tindakan menurunkan pemain ilegal.

Roma pun harus menempati posisi 19 klasemen Liga Italia. Sementara Verona ada di urutan ke dua dengan tiga poin dan tiga gol.

Liverpool dan Real Madrid Juga Pernah Turunkan Pemain Ilegal

AS Roma ceroboh dalam menurunkan pemainnya, dengan mengira Diawara itu masih berstatus pemain U-22, yang bisa bermain dengan senior di laga tersebut. Sayangnya, Diawara harus didaftarkan karena sudah berusia 23 tahun pada 17 Juli lalu.

Akibat kecerobohan itu, Roma harus menelan kekalahan atas Verona. Poin hasil imbang yang sudah diraihnya harus diambil.

Kasus seperti Diawara ini sebenarnya sudah pernah terjadi beberapa kali pada beberapa klub besar. Berikut di antaranya:

1. Liverpool (Piala Liga Inggris 2019/20)

Liverpool menurunkan Pedro Chirivella menggantikan Naby Keita dalam babak ketiga Piala Liga Inggris menghadapi Milton Keynes Dons (25 September 2019). Namun, izin kerja dari Federasi Sepakbola Inggris (FA) untuk pemain 22 tahun itu rupanya belum keluar, sehingga pemain tersebut dinyatakan tidak sah.

Liverpool tetap menang dengan skor akhir 2-0, namun mereka harus membayar denda 200 ribu Pound. Liverpool hanya membayar setengahnya, dan sisanya akan dibayarkan jika kesalahan tersebut terulangi sebelum musim 2020/21 berakhir.

2. Real Madrid (Copa Del Rey 2015/16)

Real Madrid sempat gugur di Copa Del Rey karena menurunkan pemain yang dilarang tampil, yakni Denis Cheryshev.

Pada babak 32 besar (2 Desember 2015), Madrid unggul 3-1 atas Cadiz di leg pertama. Cheryshev turut mencetak gol di babak pertama, namun pelatih Madrid saat itu segera menggantinya setelah menyadari ada masalah administrasi pada Cheryshev.

Cheryshev sebenarnya tidak bisa dimainkan karena sedang menjalani sanksi. Di Copa Del Rey musim sebelumnya, Cheryshev mendapatkan tiga kartu kuning sewaktu masih membela Villarreal, sehingga ia mendapatkan sanksi larangan tampil satu laga.

3. Sassuolo (Serie A 2016/17)

Kasus yang dihadapi Sassuoolo hampir sama dengan Diawara. Dalam laga melawan Pescara di giornata kedua (28 Agustus 2016), Sassuolo unggul dengan skor akhir 2-1. Namun, klub tersebut akhirnya harus menerima kekalahan dengan skor 0-3.

Alasannya karena pemain barunya, Antonio Ragusa dimainkan di babak ke dua. Sang pemain baru didatangkan pada 26 Agustus. Sebelum pertandingan digelar, Sassuolo belum mendaftarkan nama Ragusa sebagai pemain baru mereka. Ia pun dianggap pemain ilegal.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments