Friday, July 10, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaAkanji menyebut Swiss siap menghadapi Argentina setelah melaju ke perempat final

Akanji menyebut Swiss siap menghadapi Argentina setelah melaju ke perempat final

Swiss Siap Tantang Argentina, Akanji Soroti Mental Tim

Manuel Akanji menegaskan Swiss siap menghadapi Argentina pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Rabu, 8 Juli 2026, di Vancouver, Kanada. Pernyataan itu disampaikan bek Tim Nasional Swiss tersebut setelah timnya lolos ke delapan besar usai menyingkirkan Kolombia.

- Advertisement -
asia9QQ

Swiss memastikan tiket perempat final setelah melewati laga ketat kontra Kolombia pada babak 16 besar. Pertandingan berakhir tanpa gol selama 120 menit. Swiss kemudian menang lewat adu penalti.

“Bermain melawan juara bertahan Argentina, saya pikir tidak ada tantangan yang lebih besar. Setiap babak berikutnya semakin sulit, tetapi saya pikir kami siap menghadapi tantangan itu,” kata Akanji seusai pertandingan.

Akanji menjadi salah satu pemain Swiss yang mendapat tekanan besar dalam adu penalti. Pemain Inter Milan itu gagal menjalankan tugasnya dari titik putih. Ia mengaku mengubah keputusan pada detik terakhir sebelum menendang bola.

“Saya mengubah keputusan di detik terakhir. Saya sebenarnya ingin menendang ke kiri atas. Saya sudah membayangkan bola itu masuk beberapa kali, tetapi seperti yang Anda tahu, hal seperti itu tidak berjalan dengan baik,” ujar Akanji.

Meski gagal, Akanji tetap memberi apresiasi kepada rekan-rekannya. Menurut dia, para pemain Swiss lain mampu menjaga ketenangan dalam situasi yang menentukan. Hal itu membuat Swiss tetap keluar sebagai pemenang.

“Itu adalah penalti yang sulit bagi saya. Saya memberikan pujian kepada pemain lainnya karena mereka mampu melakukan tugas mereka dengan sangat baik,” katanya.

Akanji menilai adu penalti tidak hanya ditentukan kemampuan teknis. Ia menyebut faktor mental sangat berpengaruh dalam momen seperti itu. Swiss, kata dia, sudah mempersiapkan diri untuk kemungkinan laga ditentukan lewat adu penalti.

“Kami melihat beberapa video tentang penalti. Adu penalti sangat berkaitan dengan mental. Saya pikir semua pemain di tim kami mampu mengambil penalti,” ujar Akanji.

Ia juga menyoroti atmosfer pertandingan di stadion yang didominasi suporter Kolombia. Menurut Akanji, situasi itu membuat laga menjadi semakin berat bagi Swiss. Apalagi para pemain harus tetap fokus setelah bermain selama 120 menit.

“Banyak suporter Kolombia berada di stadion. Itu bukan situasi yang mudah. Berbeda rasanya ketika Anda berdiri di titik penalti setelah bermain selama 120 menit,” tutur Akanji.

Namun, Swiss merasa terbantu karena sudah beberapa kali bermain di stadion tersebut. Pengalaman itu dinilai membantu tim beradaptasi dengan suasana pertandingan besar sepanjang Piala Dunia 2026.

“Kalau melihat stadion ini, Anda tidak benar-benar merasa seperti bermain di kandang. Suasananya seperti stadion Spanyol atau Kolombia karena banyaknya suporter mereka. Tetapi kami sudah beberapa kali bermain di sini dan tahu bagaimana atmosfernya,” kata Akanji.

Kini fokus Swiss sepenuhnya mengarah ke Argentina. Akanji menyadari lawan yang akan dihadapi berstatus juara bertahan dan punya pengalaman besar di turnamen internasional. Meski begitu, ia menegaskan Swiss tetap percaya diri untuk memberi perlawanan.

“Kami percaya bisa menghadapi setiap lawan dan membuat pertandingan menjadi sangat sulit bagi mereka. Kami tahu pertandingan melawan Argentina akan sulit, tetapi kami akan memberikan yang terbaik,” ujar Akanji.

Hasil atas Kolombia membuka peluang Swiss melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Laga melawan Argentina kini menjadi ujian berikutnya bagi Swiss di babak delapan besar.

Sumber: ANTARA News

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments