Tuesday, July 14, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaThomas Tuchel: Inggris dalam Kondisi Siap Menantang Argentina di Semifinal

Thomas Tuchel: Inggris dalam Kondisi Siap Menantang Argentina di Semifinal

Thomas Tuchel menegaskan Inggris siap menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Norwegia 2-1 di perempat final, Sabtu, di Miami. Pelatih tim nasional sepak bola Inggris itu menyebut kemenangan dramatis tersebut menjadi modal penting jelang laga berikutnya di Atlanta.

Tuchel mengatakan tiga hari setelah laga kontra Norwegia akan sangat penting untuk proses pemulihan timnya. Ia menilai hasil kemenangan itu memberi dorongan besar untuk menatap fase akhir turnamen.

“Tiga hari berikutnya sangat penting untuk pemulihan. Kemenangan ini akan sangat membantu. Kami memiliki fasilitas terbaik dan kami akan siap.”

- Advertisement -
asia9QQ

Menurut Tuchel, seluruh anggota tim kini bersiap menghadapi delapan hari terakhir di turnamen tersebut. Inggris akan melanjutkan perjalanan mereka sebagai salah satu semifinalis Piala Dunia 2026.

Inggris memastikan tiket ke semifinal setelah bangkit dari ketertinggalan melawan Norwegia. Dua gol Jude Bellingham membawa skuad Three Lions menang 2-1 dan menjaga peluang mereka memburu gelar.

Bellingham mencetak gol penyeimbang pada injury time babak pertama. Ia lalu kembali mencetak gol pada awal perpanjangan waktu untuk menyempurnakan comeback Inggris.

Tuchel memuji karakter timnya setelah lolos dari laga yang berjalan ketat. Ia mengaku bangga dengan sikap para pemain yang terus berjuang hingga akhir pertandingan.

“Dari lubuk hati saya, tidak diragukan lagi saya bangga dan bahagia,” ujar Tuchel. “Saya merasa sangat terhubung dengan tim ini karena mereka melakukan apa pun yang diperlukan untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Mereka menolak untuk kalah.”

Pelatih asal Jerman itu juga menanggapi peran penting Jude Bellingham dan kapten Harry Kane. Menurut dia, Inggris tidak perlu merasa bersalah bila dua pemain tersebut menjadi penentu hasil pertandingan.

“Tidak ada yang salah dengan itu,” kata pelatih tersebut tentang ketergantungan timnya pada duo Bellingham dan kapten Harry Kane. “Kita tidak perlu merasa bersalah karena kedua pemain ini bermain untuk kami dan menentukan hasil pertandingan untuk kami. Itu mengesankan.”

Laga perempat final itu juga diwarnai sejumlah keputusan video assistant referee (VAR). Gol Torbjorn Heggem pada menit ke-55 dianulir karena pelanggaran Erling Haaland.

Selain itu, penalti untuk Inggris pada menit-menit akhir juga dibatalkan setelah peninjauan ulang. Keputusan tersebut terkait pelanggaran terhadap Djed Spence.

Meski menang, Tuchel tetap menyoroti performa teknis timnya. Ia merasa permainan Inggris masih bisa lebih cepat dan lebih klinis dalam memanfaatkan peluang.

“Pikiran saya belum sepenuhnya puas. Saya rasa kami bisa bermain lebih cepat dan lebih klinis. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan sendiri dan kesalahan teknis yang membuat kami kehilangan kepercayaan diri,” ujarnya.

Di kubu Norwegia, kekalahan ini mengakhiri perjalanan bersejarah mereka di Piala Dunia 2026. Erling Haaland bahkan ditarik keluar 15 menit sebelum perpanjangan waktu usai.

Tuchel menilai penyerang bintang Norwegia itu mengalami kesulitan dari sisi fisik. Kondisi tersebut terlihat saat pertandingan memasuki fase penentuan.

“Saya rasa dia cukup kesulitan dengan aspek fisik pertandingan. Saya bisa melihat dia kesulitan,” kata Tuchel.

Inggris, juara Piala Dunia 1966, selanjutnya akan menuju Atlanta untuk memainkan semifinal kontra Argentina.

Sumber: ANTARA News

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments