Tuesday, July 14, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaKonate Menilai Spanyol Berkualitas, Prancis Tetap Percaya Diri Menghadapinya

Konate Menilai Spanyol Berkualitas, Prancis Tetap Percaya Diri Menghadapinya

Ibrahima Konate menegaskan timnas Prancis tidak takut menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Laga itu akan digelar di Stadion AT&T, Amerika Serikat, Rabu (15/7) WIB. Pernyataan itu disampaikan Konate pada Senin, setelah Spanyol tampil impresif sepanjang turnamen.

Bek tim nasional Prancis itu mengakui kualitas La Furia Roja. Namun, ia menekankan Les Bleus harus menatap pertandingan dengan penuh keyakinan.

“Anda tidak boleh takut kepada siapa pun. Sekarang kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap hasil akhirnya akan menguntungkan kami,” kata Konate dilansir Diaro AS, Senin.

- Advertisement -
asia9QQ

Pernyataan Konate muncul setelah Lamine Yamal lebih dulu melontarkan komentar jelang duel semifinal. Bintang muda Spanyol itu menyebut timnya tidak gentar menghadapi Prancis.

“Kami telah mengalahkan Prancis dalam dua pertandingan terakhir kami. Bila Prancis harus takut pada satu tim, itu adalah kami. Kita lihat saja apa yang akan terjadi, tetapi kami tidak takut,” ujar Yamal.

Spanyol datang dengan catatan yang sangat meyakinkan. Tim asuhan Luis de la Fuente belum terkalahkan dalam 36 pertandingan beruntun. Mereka juga hanya kebobolan satu gol dalam enam laga di Piala Dunia 2026.

Selain itu, Spanyol memenangi dua pertemuan terakhir melawan Prancis. Catatan tersebut membuat tim Matador datang dengan kepercayaan diri tinggi menuju semifinal.

Meski demikian, Konate menilai kekuatan Spanyol tidak hanya terletak pada satu pemain. Ia menegaskan Prancis tidak akan memberi perhatian khusus hanya kepada Lamine Yamal.

“Spanyol adalah tim yang istimewa, dengan banyak individu berkualitas, jadi kami tidak akan fokus hanya ke satu pemain meski Lamine (Yamal) adalah pemain hebat,” ujar bek yang baru gabung Real Madrid tersebut.

Pandangan serupa juga disampaikan bek Prancis lainnya, Maxence Lacroix. Ia mengatakan timnya menghormati kualitas Spanyol, tetapi tetap membidik kemenangan.

“Saya tidak akan bilang ‘takut’, tetapi kami sadar akan kualitas mereka. Mereka memenangi semua pertandingan, kecuali saat bermain imbang 0-0 melawan Tanjung Verde. Kami menghormati mereka karena memiliki pemain-pemain berkualitas tinggi, tetapi kami ingin menang,” kata Lacroix.

Bagi Prancis, duel ini juga membuka peluang mencetak catatan penting. Jika mampu menyingkirkan Spanyol, Les Bleus akan melaju ke final Piala Dunia untuk tiga edisi beruntun. Sebelumnya, Prancis menjadi juara pada 2018 dan runner-up 2022.

Catatan itu baru pernah dibuat dua negara lain. Jerman Barat melakukannya pada 1982, 1986, dan 1990. Brasil juga pernah mencapainya pada 1994, 1998, dan 2002.

Pemenang laga Prancis melawan Spanyol akan menghadapi pemenang semifinal lainnya. Partai semifinal lain mempertemukan Inggris dengan juara bertahan Argentina.

Sumber: ANTARA News

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments