Saturday, July 11, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaPemain Belgia Akui Tantangan Berat Menanti Saat Menghadapi Spanyol di Laga Nanti

Pemain Belgia Akui Tantangan Berat Menanti Saat Menghadapi Spanyol di Laga Nanti

Timnas Belgia menyadari laga berat melawan Spanyol pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan itu akan digelar di Stadion SoFi, Inglewood, Sabtu (11/7) pukul 02.00 WIB. Pandangan itu disampaikan Charles De Ketelaere dan Nicholas Raskin, Jumat, dikutip dari laman resmi FIFA.

Belgia menilai Spanyol sebagai lawan yang tangguh. Karena itu, Setan Merah merasa harus menampilkan kemampuan terbaik untuk menghadapi ancaman La Roja.

- Advertisement -
asia9QQ

Charles De Ketelaere berharap Belgia bisa mengulang performa apik seperti saat menyingkirkan tuan rumah Amerika Serikat. Pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Belgia menang dengan skor 4-2.

“Sudah jelas bahwa Spanyol adalah tim yang luar biasa, dengan para pemain yang membela klub-klub terbaik dunia. Jika kami ingin meraih sesuatu, kami harus tampil dalam performa terbaik, seperti saat kami menghadapi Amerika Serikat,” ujar De Ketelaere.

Pernyataan serupa disampaikan Nicholas Raskin. Gelandang Belgia itu menilai timnya harus tampil nyaris tanpa cela untuk bisa meredam kekuatan Spanyol.

Menurut Raskin, Belgia wajib seimbang saat bertahan dan menyerang. Ia juga menekankan pentingnya bermain pragmatis dan tegas sepanjang pertandingan.

“Pertandingan perempat final melawan Spanyol nanti akan berlangsung sengit. Menurut saya, kami harus tampil sempurna untuk bisa lolos,” terang Raskin.

“Kami harus tampil solid dalam bertahan maupun menyerang, serta bermain secara pragmatis dan tegas. Sebuah penampilan yang sempurna, setelah itu, kita lihat saja nanti,” sambung dia.

Belgia membawa target besar dalam laga ini. Mereka ingin kembali menembus babak semifinal Piala Dunia 2026, setelah pernah melakukannya pada edisi 2018 di Rusia.

Tekanan memang tidak ringan bagi Belgia. Spanyol datang dengan reputasi besar dan kualitas pemain yang diakui para penggawa Belgia sendiri. Situasi itu membuat duel di Stadion SoFi diperkirakan berjalan ketat.

Bagi Belgia, kunci laga terletak pada konsistensi permainan. Mereka dituntut menjaga soliditas lini belakang, sekaligus efektif saat menyerang. Penampilan seperti saat menghadapi Amerika Serikat dinilai bisa menjadi modal penting.

De Ketelaere dan Raskin sama-sama menegaskan bahwa Belgia tidak boleh tampil di bawah level terbaiknya. Sedikit kesalahan bisa dimanfaatkan Spanyol, yang dinilai punya kualitas tinggi di semua lini.

Laga ini sekaligus menjadi ujian besar bagi generasi Belgia saat ini. Jika mampu melewati Spanyol, mereka akan membuka peluang untuk kembali melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Sumber: ANTARA News

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments