Ayla Dva Khala Ahisma, pemain muda Cipta Cendikia Football Academy (FA), tampil di Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026), sambil membawa target menembus liga sepak bola putri Prancis.
Pemain kelahiran Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 22 Juni 2012 itu menjadikan turnamen di Kudus sebagai panggung untuk menunjukkan kualitasnya. Ayla juga ingin membuktikan perjuangannya meninggalkan kampung halaman tidak sia-sia.
“Mimpi terbesar saya bermain di Prancis, di Premiere Ligue”
Di usia yang masih sangat muda, Ayla sudah berani hidup jauh dari orang tuanya demi mengejar cita-cita menjadi pesepak bola profesional. Langkah itu dijalaninya untuk terus berkembang sebagai pemain dan mendekatkan diri pada impian yang sudah ditanamkan sejak kecil.
Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 menjadi ajang penting bagi para pemain putri terbaik dari berbagai daerah. Turnamen ini juga membuka peluang bagi pemain untuk menembus jenjang lebih tinggi, termasuk masuk pemantauan tim nasional sepak bola kelompok umur Indonesia.
Bagi Ayla, keikutsertaannya di Kudus bukan sekadar menjalani turnamen biasa. Setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil dari kerja keras, kemandirian, dan upayanya bangkit dari cedera.
Kecintaan Ayla terhadap sepak bola disebut sudah tumbuh sejak ia duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun, langkah seriusnya baru dimulai ketika bergabung dengan sekolah sepak bola (SSB) saat duduk di kelas lima sekolah dasar (SD).
Sejak saat itu, sepak bola tidak lagi hanya menjadi permainan bagi Ayla. Cabang olahraga ini kemudian menjadi jalan yang ingin ia tekuni untuk masa depannya.
“Sejak mengikuti SSB saya sudah harus berani jauh dari orang tua, hidup mandiri, kerja keras, serta terus belajar berkomunikasi dengan tim,” ujar Ayla.
Perjalanan Ayla di Cipta Cendikia Football Academy (FA) memperlihatkan proses yang tidak mudah. Ia harus beradaptasi dengan kehidupan mandiri sambil tetap menjaga perkembangan sebagai pemain muda.
Turnamen di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi ruang bagi Ayla untuk terus mengasah kemampuan. Penampilannya di ajang ini sekaligus menjaga peluang agar bisa dilihat dalam pemantauan pemain usia muda Indonesia.
Ambisi bermain di Prancis menjadi tujuan besar yang kini terus dikejar Ayla. Dengan usia yang masih belia, ia memilih menempuh jalan panjang sejak dini untuk mendekati target tersebut.
Sumber: ANTARA News






