Neymar mengumumkan pensiun dari tim nasional Brasil pada Senin WIB di Stadion New York (MetLife), Amerika Serikat, setelah Brasil kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Keputusan itu menandai akhir perjalanan internasional Neymar bersama Selecao. Pengumuman tersebut disampaikan usai Brasil tersingkir dari turnamen.
“Saya sudah mencoba lagi dan lagi. Semua dimulai di MetLife Stadium dan semuanya berakhir di sini. Sekarang, semuanya telah selesai,” ujar Neymar yang dilansir media Brasil, Globo.
Menurut laporan tersebut, kekalahan dari Norwegia menjadi penampilan terakhir Neymar bersama tim nasional. Gol penalti yang ia cetak ke gawang Norwegia juga menjadi gol terakhirnya untuk Brasil.
Pemain berusia 34 tahun itu menutup karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil. Neymar membukukan 80 gol dari 130 penampilan bersama Selecao.
Piala Dunia 2026 menjadi penutup yang pahit bagi Neymar. Sepanjang turnamen, ia hanya bermain selama 37 menit sebelum Brasil harus angkat koper lebih cepat.
Laga terakhir itu juga punya makna emosional bagi Neymar. Stadion MetLife di New York merupakan tempat ia menjalani debut bersama tim nasional senior Brasil pada 10 Agustus 2010.
Saat itu, Neymar tampil dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat. Ia langsung mencetak gol pada penampilan pertamanya bersama tim senior Brasil.
Selama 16 tahun memperkuat Selecao, Neymar menjadi salah satu sosok utama di lini depan Brasil. Ia juga melampaui rekor gol Pele bersama tim nasional.
Selain catatan individu, Neymar turut membantu Brasil meraih sejumlah prestasi. Salah satunya adalah gelar Piala Konfederasi FIFA 2013.
Pada turnamen itu, Neymar juga dinobatkan sebagai pemain terbaik. Capaian tersebut menjadi salah satu momen penting dalam kariernya di level internasional.
Di luar tim senior, Neymar juga memberi kontribusi besar untuk sepak bola Brasil. Ia mengantar Brasil meraih medali emas Olimpiade pertama dalam sejarah pada Olimpiade Rio 2016.
Sebelum itu, Neymar meraih medali perak pada Olimpiade London 2012. Ia juga membawa Brasil menjuarai South American U-20 Championship 2011.
Dengan keputusan ini, berakhir sudah kiprah salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Brasil. Neymar meninggalkan tim nasional sebagai pemegang rekor gol terbanyak Selecao.
Sumber: ANTARA News






