Sunday, July 5, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaJackson Irvine Mengaku Kecewa setelah Australia Tersingkir lewat Adu Penalti

Jackson Irvine Mengaku Kecewa setelah Australia Tersingkir lewat Adu Penalti

Jackson Irvine mengaku sangat kecewa setelah Australia tersingkir dari Piala Dunia 2026 pada Jumat waktu setempat di Stadion AT&T, Arlington. Gelandang Timnas Australia itu menyoroti kekalahan The Socceroos dari Timnas Mesir lewat adu tendangan penalti pada babak 32 besar.

“Kalah lewat adu penalti itu menyakitkan,”

Pernyataan itu disampaikan Irvine, seperti dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu. Ia tetap memberi apresiasi kepada rekan-rekannya yang berani maju sebagai algojo setelah pertandingan berjalan panjang.

“Tetapi siapa pun yang memiliki keberanian untuk maju dan mengambil bola itu setelah bermain selama 120 menit atau berapa pun durasi pertandingannya, menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa,”

- Advertisement -
asia9QQ

Australia harus mengakhiri perjalanannya setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit melawan Mesir. Dalam adu penalti, skuad asuhan Tony Popovic kalah dengan skor 2-4.

The Socceroos sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Emam Ashour. Australia kemudian menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Mohamed Hany.

Pada babak adu penalti, dua penendang Australia gagal menjalankan tugasnya. Harry Souttar dan Lucas Harrington tidak mampu mencetak gol, sehingga Mesir memastikan tiket ke babak 16 besar.

Irvine berharap kekalahan ini tidak membuat dua rekannya menjadi sasaran kesalahan. Ia meminta semua pihak tetap memberi dukungan kepada para pemain yang gagal dalam adu penalti.

“Saya berharap semua orang tetap mendukung mereka dan memberikan dukungan penuh. Sejak awal kami sudah mengatakan bahwa kami memiliki tim juara… kekuatan kami terletak pada tim ini,”

Kegagalan ini membuat Australia kembali belum mampu meraih kemenangan pada fase gugur Piala Dunia 2006. Hasil melawan Mesir mengulangi catatan buruk mereka pada edisi 2006 saat kalah 1-2 dari Italia dan pada 2022 ketika takluk 1-2 dari Argentina.

Bagi Australia, hasil di Arlington menjadi akhir pahit setelah perlawanan sengit selama dua jam pertandingan. Sementara bagi Mesir, kemenangan lewat adu penalti membawa mereka melaju ke babak berikutnya.

Jackson Irvine menjadi salah satu pemain yang paling terpukul dengan hasil tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kekuatan Australia tetap berada pada kebersamaan tim, bukan pada satu atau dua momen kegagalan.

Situasi itu juga menegaskan tipisnya jarak antara lolos dan tersingkir di fase gugur Piala Dunia 2026. Australia mampu bertahan hingga 120 menit, tetapi akhirnya harus menerima kenyataan pahit dari titik penalti.

Sumber: ANTARA News

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments