Dewa United resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jan Olde Riekerink pada Sabtu, di Jakarta. Perpisahan itu terjadi setelah kedua pihak sepakat menyudahi kebersamaan mereka.
Keputusan tersebut disampaikan Presiden Dewa United Banten FC Ardian Satya Negara dalam rilis yang diterima ANTARA. Ia menegaskan klub berterima kasih atas kontribusi pelatih asal Belanda itu selama empat musim.
“Coach Jan datang ketika kami masih berada di tahap awal membangun klub. Dalam empat musim, beliau membantu kami bertumbuh sedikit demi sedikit,” kata Presiden Dewa United Banten FC Ardian Satya Negara dalam rilis yang diterima ANTARA pada Sabtu.
Ardian menilai Jan Olde Riekerink punya peran besar dalam perkembangan tim. Dewa United disebutnya mampu beranjak dari papan bawah hingga bersaing di papan atas.
Jan juga membawa Dewa United merasakan atmosfer kompetisi Asia. Klub berjuluk Banten Warriors itu tampil di AFC Challenge League 2025/2026 pada masa kepemimpinannya.
Perjalanan Jan Olde bersama Dewa United dimulai saat klub masih berupaya membangun fondasi. Pada musim pertamanya, Dewa United menutup Liga 1 di peringkat ke-17.
Semusim setelah itu, performa tim meningkat cukup tajam. Dewa United melesat ke posisi kelima klasemen.
Pencapaian terbaik hadir pada musim 2024/25. Saat itu, Dewa United mencatat sejarah dengan finis sebagai runner-up.
Pada musim 2025/26, Dewa United kembali mencatat hasil penting. Mereka menembus babak perempat final AFC Challenge League dan menutup musim di peringkat ketujuh.
Ardian kembali menyampaikan apresiasi kepada Jan Olde Riekerink atas seluruh sumbangsihnya untuk klub. Ucapan itu menandai akhir perjalanan pelatih tersebut bersama Dewa United.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua kontribusi yang telah diberikan Coach Jan,” kata Ardian.
Perpisahan ini menutup empat musim kebersamaan Dewa United dengan Jan Olde Riekerink. Selama periode itu, klub mengalami peningkatan posisi dan sempat mencicipi persaingan level Asia.
Sumber: ANTARA






