Arlyansyah Abdulmanan menyatakan siap bersaing menembus starting XI Persija Jakarta pada Senin, 22 Juni 2026, di Jakarta. Gelandang muda itu tetap percaya diri meski Super League musim mendatang tidak lagi memakai regulasi pemain U23.
Pernyataan itu disampaikan Arlyansyah saat menanggapi kebijakan baru operator kompetisi I.League. Aturan pemain U23 yang sebelumnya berlaku kini dihapus untuk musim depan.
“Saya masih percaya diri bisa bersaing dengan pemain-pemain Persija yang lain,” kata Arlyansyah kepada awak media di Jakarta, Senin.
Sebelumnya, regulasi tersebut mewajibkan setiap klub mendaftarkan minimal lima pemain U23. Dalam setiap pertandingan, klub juga wajib menurunkan setidaknya satu pemain U23 sebagai starter. Pemain itu juga harus tampil minimal selama 45 menit.
Meski aturan itu sudah dihapus, Arlyansyah menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi persaingan di skuad Persija. Ia juga tidak ingin bergantung pada regulasi untuk memperoleh kesempatan bermain.
“Saya tidak takut bersaing meski tanpa aturan itu,” katanya.
Pemain berusia 20 tahun itu juga antusias menyambut musim baru bersama pelatih anyar Persija, Shin Tae-yong. Kehadiran pelatih asal Korea Selatan tersebut menjadi dorongan tambahan bagi Arlyansyah.
Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang kerap memberi ruang kepada pemain muda untuk berkembang. Arlyansyah menilai hal itu menjadi peluang positif untuk meningkatkan posisinya di dalam tim.
“Jadi saya akan lebih semangat berlatih agar bisa masuk starting di tim yang dilatih beliau (Shin Tae-yong),” katanya.
Dengan perubahan regulasi itu, persaingan di Persija dipastikan semakin terbuka. Arlyansyah memilih menjawab situasi tersebut dengan kepercayaan diri dan kesiapan berlatih lebih keras.
Fokus pemain muda Persija itu kini tertuju pada usaha merebut tempat utama lewat performa. Ia ingin mendapatkan kesempatan bermain karena kualitas, bukan karena aturan usia.
Sumber: ANTARA News






