Gareth Bale menyatakan Jose Mourinho mampu mengendalikan ego para pemain Real Madrid pada periode keduanya di Santiago Bernabeu. Pernyataan itu disampaikan Bale kepada The Athletic pada Minggu, setelah Mourinho resmi kembali melatih klub asal Spanyol tersebut pada awal bulan ini.
Mantan bintang Real Madrid itu menilai sosok seperti Mourinho sangat dibutuhkan di klub sebesar Madrid. Menurut Bale, pelatih di level itu bukan hanya soal aspek teknis, tetapi juga kemampuan mengelola karakter pemain.
“Di klub besar seperti Madrid, Anda sebenarnya tidak terlalu membutuhkan pelatih dalam arti melatih teknis. Anda membutuhkan seseorang yang mampu mengelola ego pemain. Itulah alasan mengapa Jose begitu sukses di klub-klub terbesar,” kata Bale kepada The Athletic pada Minggu.
Mourinho kembali ke kursi pelatih Real Madrid 13 tahun setelah mengakhiri periode pertamanya. Pelatih asal Portugal berusia 63 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan mantan anak asuhnya, Alvaro Arbeloa.
Tugas yang menanti Mourinho tidak ringan. Real Madrid menutup musim 2025/26 tanpa satu pun gelar. Los Blancos juga gagal mempertahankan dominasi domestik setelah kalah dari Barcelona dalam perebutan gelar LaLiga.
Selain itu, Madrid tersingkir pada perempat final Liga Champions. Mereka juga menelan kejutan besar usai disingkirkan klub divisi dua Albacete pada babak 16 besar Copa del Rey.
Situasi ruang ganti juga disebut tidak sepenuhnya harmonis. Dalam laporan sumber, ada perselisihan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni setelah sesi latihan. Ketegangan juga terjadi antara Kylian Mbappe dan Arbeloa karena sang penyerang tidak puas disebut sebagai pilihan keempat di lini depan.
Bale, yang menghabiskan sembilan musim bersama Real Madrid, percaya Mourinho punya kapasitas untuk meredakan kondisi tersebut. Ia menilai pengalaman dan jam terbang Mourinho akan membantu menyatukan arah tim.
“Dengan kehadiran pelatih yang berpengalaman seperti Carlo Ancelotti sebelumnya, Jose diharapkan bisa menenangkan kelompok ini dan membuat semua pemain berjalan ke arah yang sama. Dia akan mencari tahu karakter setiap pemain dan melakukan apa pun yang diperlukan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka,” ujar Bale.
Pengalaman Mourinho pada periode pertamanya di Madrid juga disebut menjadi nilai tambah. Pada rentang 2010 hingga 2013, ia mencatatkan 126 kemenangan dari 174 pertandingan di semua kompetisi. Mourinho juga mempersembahkan tiga gelar untuk klub tersebut.
Catatan itu menghasilkan persentase kemenangan 72,4 persen. Angka tersebut menjadi rekor terbaik sepanjang karier kepelatihannya di level klub.
Bale sendiri memiliki rekam jejak panjang bersama Real Madrid. Selama membela Los Blancos, ia mencatatkan 258 penampilan, 106 gol, dan 57 assist. Ia juga membantu klub meraih 16 trofi, termasuk tiga gelar LaLiga dan lima trofi Liga Champions.
Keduanya juga sempat bekerja sama lagi saat Bale dipinjamkan ke Tottenham Hotspur pada musim 2020/21. Pada periode itu, Bale menyumbang 19 gol dari 34 pertandingan.
Sumber: ANTARA News






