Jay Idzes kembali mencuri perhatian setelah menuntaskan musim yang impresif bersama Sassuolo di Serie A 2025/2026. Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia tersebut tidak hanya menjadi andalan di lini belakang, tetapi juga mengalami lonjakan nilai pasar yang sangat signifikan. Berkat performa konsisten sepanjang musim, Jay kini tercatat sebagai pemain termahal kelima di skuad Sassuolo dan menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di Timnas Indonesia.
Perkembangan pesat yang dialami Jay Idzes menjadi bukti bahwa kariernya terus menanjak di sepak bola Eropa. Bermain reguler di kompetisi sekelas Serie A membuat reputasi dan nilai ekonominya meningkat dalam waktu relatif singkat.
Musim Gemilang Jay Idzes di Serie A
Jay Idzes menjalani musim yang sangat penting bersama Sassuolo. Setelah absen pada pekan pertama Serie A, ia hampir tidak pernah kehilangan tempat di tim utama.
Sepanjang musim 2025/2026, pemain berusia 25 tahun itu tampil sebagai starter dalam 35 pertandingan. Kepercayaan yang diberikan tim pelatih menunjukkan betapa penting perannya di lini belakang.
Selain konsisten bermain, Jay juga mencatat jumlah menit bermain yang sangat tinggi. Ia membukukan total 3.063 menit di Serie A musim ini.
Catatan tersebut menjadi indikator bahwa dirinya mampu menjaga performa sepanjang kompetisi. Tidak banyak pemain yang mampu mempertahankan konsistensi dalam jadwal padat seperti Serie A.
Performa stabil Jay turut membantu Sassuolo bersaing di kasta tertinggi sepak bola Italia. Meskipun menghadapi banyak lawan kuat, ia tetap mampu menunjukkan kualitasnya sebagai bek tengah modern.
Selain piawai dalam bertahan, Jay juga dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik. Karakter tersebut membuatnya cocok dengan kebutuhan sepak bola modern yang menuntut bek aktif membangun serangan.
Berkat kontribusinya sepanjang musim, nilai pasar Jay mengalami peningkatan yang sangat mencolok. Kenaikan itu menjadi salah satu yang terbesar dalam karier profesionalnya.
Harga Pasar Naik Lebih dari Rp100 Miliar
Perjalanan karier Jay Idzes menunjukkan tren yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Nilai pasarnya bertambah sejak masih membela FC Eindhoven hingga kemudian berkembang bersama Go Ahead Eagles dan Venezia.
Namun, lonjakan terbesar terjadi setelah dirinya bergabung dengan Sassuolo. Performa apik di Serie A membuat harganya melonjak drastis dalam satu musim terakhir.
Saat didatangkan dari Venezia, nilai transfernya diperkirakan berada di angka Rp130,3 miliar. Angka tersebut sudah menunjukkan bahwa Jay merupakan pemain yang cukup diperhitungkan.
Kini situasinya jauh berbeda. Setelah berakhirnya Serie A 2025/2026, nilai pasar Jay tercatat mencapai sekitar Rp243,4 miliar.
Artinya, ia mengalami kenaikan sekitar Rp113,1 miliar hanya dalam satu musim. Persentase kenaikannya bahkan mencapai sekitar 87 persen.
Lonjakan tersebut menjadi bukti bahwa penampilannya mendapat pengakuan di pasar sepak bola internasional. Selain itu, usia yang masih produktif membuat potensinya dinilai masih bisa berkembang.
Yang terpenting, peningkatan nilai pasar ini memperlihatkan posisi Jay yang semakin kuat di kompetisi elite Eropa. Tidak banyak pemain Asia Tenggara yang mampu mencapai level tersebut.
Masuk Lima Besar Pemain Termahal Sassuolo
Kenaikan nilai pasar itu membuat Jay Idzes kini menempati posisi kelima dalam daftar pemain termahal Sassuolo. Pencapaian tersebut cukup istimewa mengingat persaingan di dalam skuad sangat ketat.
Posisi teratas saat ini ditempati Tarik Muharemovic dan Ismael Kone. Kedua pemain tersebut memiliki estimasi nilai pasar sekitar Rp434,5 miliar.
Di bawah mereka terdapat Armand Lauriente yang bernilai sekitar Rp330,2 miliar. Sementara posisi keempat ditempati striker Andrea Pinamonti dengan nilai pasar sekitar Rp260,7 miliar.
Jay berada tepat di belakang nama-nama tersebut dengan angka Rp243,4 miliar. Nilai itu menempatkannya di atas sejumlah pemain yang juga memiliki reputasi cukup besar.
Bek Timnas Indonesia tersebut berhasil melampaui Cristian Volpato dan Arijanet Muric dalam daftar nilai pasar Sassuolo. Pencapaian itu menunjukkan peningkatan statusnya di dalam tim.
Menariknya, nilai pasar Jay juga jauh lebih tinggi dibanding kapten Sassuolo, Domenico Berardi. Pemain senior Italia itu saat ini memiliki estimasi harga sekitar Rp121,6 miliar.
Jadi Pemain Termahal Timnas Indonesia
Status sebagai pemain termahal kelima di Sassuolo juga berdampak pada posisinya di Timnas Indonesia. Saat ini Jay Idzes tercatat sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Garuda.
Keunggulannya cukup jauh dibanding pemain lain. Kevin Diks berada di posisi kedua dengan estimasi nilai sekitar Rp86,9 miliar.
Sementara itu, Calvin Verdonk menempati urutan ketiga setelah mengalami perkembangan positif bersama Lille. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai Rp52,1 miliar.
Posisi berikutnya ditempati Emil Audero yang tampil impresif bersama Cremonese. Kiper kelahiran Lombok tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp48,6 miliar.
Lima besar ditutup oleh Maarten Paes yang kini berkarier bersama Ajax. Nilai pasarnya berada di kisaran Rp34,7 miliar.
Dengan perkembangan yang terus berlanjut, Jay Idzes berpeluang meningkatkan nilainya lagi pada musim mendatang. Jika mampu mempertahankan performa di Serie A, bek andalan Timnas Indonesia itu bisa terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain Asia Tenggara paling bernilai di Eropa.






