Hasil Persita vs Persijap pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 berakhir mengejutkan. Bermain di Banten International Stadium, Minggu (10/5/2026), Persijap Jepara sukses menghancurkan Persita Tangerang dengan skor telak 3-0.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Laskar Kalinyamat dalam persaingan papan bawah klasemen. Tambahan tiga poin membuat Persijap menjauh dari zona degradasi dan naik ke posisi ke-13 klasemen sementara.
Sebaliknya, Persita gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Pendekar Cisadane juga harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Javlon Guseynov menerima kartu merah pada babak kedua.
Gol kemenangan Persijap dicetak Dicky Kurniawan, Sudi Abdallah, dan Franca. Ketajaman lini depan tim tamu menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut.
Persita Langsung Menekan Sejak Awal Laga
Persita Tangerang memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Tim asuhan Carlos Pena langsung mencoba mengambil kendali permainan sejak menit awal.
Baru empat menit pertandingan berjalan, Esal Sahrul mengancam gawang Persijap lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, Sandri Johansyah tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.
Tekanan Persita kembali hadir pada menit ke-13. Aleksa Andrejic menerima umpan terobosan sebelum melewati satu pemain belakang Persijap.
Sayangnya, sepakan pemain asal Serbia itu hanya membentur tiang gawang. Peluang emas tersebut gagal membawa Persita membuka keunggulan lebih dulu.
Meski terus ditekan, Persijap tetap bermain tenang. Tim tamu perlahan mulai menemukan ritme permainan mereka melalui serangan balik cepat.
Pada menit ke-19, Franca mengirim umpan berbahaya ke depan gawang Persita. Akan tetapi, Ramon Bueno berhasil memotong bola sebelum menciptakan ancaman serius.
Dicky Kurniawan Buka Jalan Kemenangan Persijap
Persijap akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-25. Gol tersebut berawal dari pergerakan Iker Guarrotxena di sisi kiri serangan.
Iker sukses menusuk masuk ke area pertahanan Persita sebelum mengirim bola ke depan gawang. Situasi tersebut gagal diantisipasi Igor Rodrigues dengan sempurna.
Dicky Kurniawan kemudian muncul di tiang jauh untuk menyambar bola liar. Tendangannya sukses membawa Persijap unggul 1-0 atas tuan rumah.
Gol itu membuat pertandingan berjalan semakin terbuka. Persita mencoba meningkatkan tempo permainan demi mengejar ketertinggalan.
Namun, lini belakang Persijap tampil disiplin sepanjang sisa babak pertama. Selain itu, Sandri Johansyah juga beberapa kali tampil tenang saat mengamankan bola udara.
Persita sebenarnya tetap mampu menciptakan tekanan. Akan tetapi, penyelesaian akhir menjadi masalah utama Pendekar Cisadane dalam pertandingan ini.
Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Persijap Jepara.
Hokky Caraka Kembali Gagal Maksimalkan Peluang
Memasuki babak kedua, Persita langsung mencoba bangkit. Tuan rumah kembali mendapatkan peluang emas hanya dua menit setelah pertandingan dimulai.
Pablo Ganet memberikan umpan pendek kepada Hokky Caraka di dalam kotak penalti. Striker muda tersebut langsung melepaskan tembakan di bawah tekanan pemain lawan.
Namun, bola kembali membentur tiang gawang Persijap. Momen itu menjadi peluang terbaik Persita untuk menyamakan kedudukan.
Kegagalan tersebut membuat mental Persita perlahan menurun. Sebaliknya, Persijap justru tampil semakin percaya diri saat memasuki pertengahan babak kedua.
Laskar Kalinyamat bermain lebih efektif ketika mendapatkan ruang serangan. Tim tamu juga mulai sering memanfaatkan celah di lini belakang Persita.
Selain itu, koordinasi pertahanan Persita terlihat menurun setelah beberapa kali gagal menghentikan pergerakan pemain sayap Persijap.
Persijap Mengamuk di Akhir Pertandingan
Persijap akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-73. Gol kedua dicetak Sudi Abdallah lewat sundulan tajam di depan gawang Persita.
Penyerang Persijap itu berhasil memanfaatkan umpan silang dengan sempurna. Igor Rodrigues gagal mengantisipasi arah bola yang mengarah ke sudut gawang.
Hanya berselang dua menit, Persijap kembali menghukum tuan rumah. Kali ini, Franca mencatatkan namanya di papan skor.
Pemain asal Brasil itu sukses melewati Igor Rodrigues setelah menerima umpan terobosan cepat. Dengan tenang, Franca menceploskan bola ke gawang kosong Persita.
Gol ketiga tersebut membuat pertandingan praktis berakhir. Persita terlihat kesulitan bangkit setelah tertinggal jauh di depan pendukung sendiri.
Situasi Pendekar Cisadane semakin buruk pada menit ke-82. Bek andalan mereka, Javlon Guseynov, menerima kartu merah akibat pelanggaran keras.
Bermain dengan 10 orang membuat Persita tidak mampu memberikan perlawanan berarti pada sisa pertandingan. Persijap pun mengontrol tempo laga hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membawa Persijap naik ke posisi ke-13 klasemen sementara dengan 34 poin. Sebaliknya, Persita tertahan di posisi kesembilan dengan koleksi 44 poin.
Hasil tersebut juga menjadi modal penting bagi Persijap untuk menjauhi ancaman degradasi pada akhir musim. Selain itu, kemenangan telak di kandang lawan meningkatkan kepercayaan diri tim asuhan Mario Lemos.






