Saturday, January 28, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga IndonesiaTimnas Indonesia U-19 vs NK Dugopolje, Garuda Muda Unggul!

Timnas Indonesia U-19 vs NK Dugopolje, Garuda Muda Unggul!

Laga uji coba Timnas Indonesia U-19 vs NK Dugopolje berbuah manis bagi tim Garuda Muda. Timnas U-19 keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3-0.

Pada Kamis (8/10/2020), Timnas U-19 harus berduel dengan NK Dugopokje di Stadion NK Uskok Klis, Split. Menariknya, Indonesia sudah bisa meraih kemenangan dengan cepat. Baru saja tiga menit berjaan, Indonesia sudah bisa mencetak gol.

Di menit ke-3, gawang NK Dugopolje harus kebobolan akbiat tendangan Braif Fatari. Ia bisa memanfaatkan dengan baik umpan Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi dari sisi kanan. Braif langsung menerima bola dan mengarahkannya ke arah gawang yang tidak disangka-sangka bisa lebih cepat dari bek-bek lawan. Indonesia lebih unggul 1-0 atas tim lawannya.

Indonesia kembali mencatatkan gol di menit ke-15. Ini berkat adanya pelanggaran pemain NK Dugopolje kepada Rizky Ridho. Bryan Aldama dipercaya untuk menendang bola, dan berhasil menembus gawang. Indonesia masih unggul di skor 2-0.

Skor yang lebih unggul 2-0 membuat permainan Timnas U-19 menjadi lebih solid. Witan Sulaeman akhirnya mencetak gol ketiga untuk Indonesia. Ia bisa memnafaatkan dengan baik bola rebound yang merupakan sundulan kawan satu timnya.

Namun, M. Supriadi harus hengkang dari lapangan. Winger Persebaya Surabaya itu mengalami cedera, sehingga posisinya digantikan oleh Khairul Zakiri.

Tidak lama kemudian, Indonesia mendapatkan hadiah berupa penalti keduanya, setelah tim lawan membuat handball. Namun, Rizky Ridho gagal menembus gawang. Skor tetap 3-0 hingga jeda.

Di babak kedua, NK Dugopolje tampil lebih agresif dari sbelumnya. Dalam permainan tersebut, Bagas Kaffa terkena tekel pemain lawan, sehingga ia mengalami cedera.

NK Dugopolje sendiri bisa menciptakan peluangnya dari strategi yang sudah disusunnya. Namun, karena terlalu terburu-buru, mereka masih belum mencetakan gol.

Meskipun dalam kondisi tertekan, Indonesia masih bisa menciptakan peluang. Witan dan Irfan Jauhari merupakan pasukan Shin Tae-yong yang dinilai membahayakan NK Dugopolje.

Skor masih belum berubah hingga jeda. Dalam laga uji coba ke delapannya ini, Indonesia berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3-0.

Sebelum pertandingan tersebut, sudah ada tujuh laga uji coba yang dijalani Timnas U-19 selama pemusatan latihan di Kroasia sejak 30 Agustus 2020. Dari pertandingan tersebut, perolehannya adalah Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), dan Dinamo Zagreb (1-0).

Setelah Timnas Indonesia U-19 vs NK Dugopolje, Shin Tae-yong Ingin Skuadnya Lebih Kuat

Skuad terkuat belum juga didapatkan selama pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia. Shin Tae-yong masih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan tim ideal.

Sejak akhir Agustus lalu, Timnas U-19 sudah menjalani program latihan dan uji coba di Kroasia. Ada 27 pemain yang diberangkatkan ke Kroasia yang sebelumnya direncanakan 30 pemain.

Pemain blasteran, Elkan Baggott, baru saja bergabung dengan Timnas U-19, sehingga jumlahnya saat ini menjadi 28 pemain. Sepanjang bulan September, beberapa pemain dinilai unggul oleh Shin Tae-yong selaku Pelatih Timnas U-19.

Namun, Shin Tae-yongmenyatakan bahwa ia tidak menganak-emaskan siapapun. Semuanya sama saja dan punya hak yang sama juga.

Shin Tae-yong juga menegaskan bahwa tidak ada istilah pemain utama dan cadangan untuk Timnas U-19. Setia pemain memiliki hak untuk turun ke lapangan, selama bisa menunjukkan tekad kuat dan dalam kondisi baik-baik saja.

Hal tersebut ia utarakan setelah melihat beberapa pemain yang mulai terlihat bersinar. Beberapa pemain memiliki waktu bermain yang lebih banyak dibanding pemain lainnya. Misalnya, Adi Satrio, Rizky Ridho, David Maulana, Witan Sulaeman, Bagas Kaffa, atau Pratama Arhan Alif Rifai.

Di sisi lain, ada beberapa pemain yang baru dapat jatah turun ke lapangan pada pengujung agenda uji coba Timnas U-19 di Kroasia. Andre Oktaviansyah, misalnya, yang baru saja dimainkan pada uji coba keenam melawan Bosnia-Herzegovina pada 25 September lalu.

Sebelum pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs NK Dugopolje, ada juga Mohammad Kanu yang dimainkan di laga saat berduel dengan Dinamo Zagreb pada 28 September lalu. Kanu bisa dibilang lebih mending daripada Muhammad Fadhil dan Yofandani Damai Pranata yang sama sekali belum dimainkan di lapangan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments