Friday, February 3, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga ChampionsSi Nyonya Tua Alami 2 Kekalahan Beruntun

Si Nyonya Tua Alami 2 Kekalahan Beruntun

Juventus kembali gagal meraih kemenangan di Liga Champions. Si Nyonya Tua kalah 2 – 1 di kandang sendiri dari Benfica pada laga kedua di Allianz Arena, Kamis pagi, 15 September 2022. Itu adalah kekalahan kedua Nyonya Tua dalam dua pertandingan. Mereka juga kalah 2 – 1 dari Paris Saint – Germain seminggu sebelumnya.

Pencetak Gol

Gol Juventus: Arkadiusz Milik (4′)

Benfica Gol: Joao Mario (43’/penlati), Joao Mario (55′)

Statistik Permainan

Juventus hanya bermain bagus di 20 menit pertama. Setelah itu performa mereka sama buruknya dengan game – game sebelumnya. Itu adalah kekalahan kedua berturut – turut Juventus di Liga Champions. Hasil ini juga menebus rasa sakit dari kegagalan wanita tua itu untuk menang dalam empat pertandingan terakhir.

Juventus berada di urutan ketiga klasemen Grup H dengan nol poin. Benfica berada di urutan kedua dengan enam poin. Perolehan tersebut sama dengan peringkat teratas Paris Saint – Germain.Paris Saint – Germain sendiri mengalahkan Maccabi Haifa 3 – 1 di Israel.

Fakta Menarik Juventus vs Benfica

Juventus telah kebobolan gol terbanyak (tiga) di antara tim Italia lainnya di semua kompetisi musim ini.

Line Up

Juventus (3 – 5 – 2): Palin; Bremer, Bonucci, Danilo; Cuadrado/Desirio (58′), McKennie, Paredes, Miretti / Di Maria (58′), Kostic / Keene (70′); Milik / Fagioli ( 70′), Vlahovovich.

Pelatih: Massimiliano Allegri.

Benfica (4 – 2 – 3 – 1): Vlahodimos; Bah, Silva, Otamendi, Grimaldo; F. Luis, E. Fernandes/Aursnes (81′); Nere Ess/Chiquinho (81′), R. Silva/Goncalves ( 86′), J. Mario/Draxler (86′); G. Ramos/P. Musa (81′).

Pelatih: Roger Schmidt.

Serangkaian fakta memalukan setelah Juventus ditangkap oleh Benfica

Si Nyonya Tua Alami 2 Kekalahan Beruntun
Si Nyonya Tua Alami 2 Kekalahan Beruntun

Di laga kedua Grup H Liga Champions musim 2022/23, Juventus menghadapi Benfica di kandang sendiri.Setelah kekalahan beruntun, sederet fakta memalukan mencuat. Juventus vs Benfica dini hari Kamis (15 September 2022) di WIB Allianz Arena. Setelah kalah 2 – 1, wanita tua itu harus dipermalukan di depan para penggemarnya.

Juve sebenarnya mampu memimpin pada menit ke – 4 melalui Arkadiusz Milik. Namun, Benfica membawa kembali dua gol melalui Joao Mario (menit 43) dan David Neres (menit ke – 55). Opta mencatat bahwa ini adalah pertama kalinya Juventus kalah dalam dua pertandingan Liga Champions pertama mereka secara beruntun.

Selain itu, Nyonya Tua juga merupakan tim yang paling banyak kebobolan gol di antara klub – klub Serie A. Situasi memalukan ini baru pertama kali dialami Allegri. Ini adalah bagaimana dia selalu. Dia tidak pernah kalah dalam dua pertandingan di babak penyisihan grup Liga Champions sebelumnya. Namun, semuanya memiliki yang pertama.

Sepak bola sulit dijelaskan, saat Mereka tertinggal 2 – 1, pertandingan sudah pasti berakhir. Setelah itu, Mereka mengambil risiko kebobolan 1 – 3 dan 1 – 4. Kekalahan tersebut membuat Juventus berada di peringkat ketiga Grup H Liga Champions 2022/23 dan tanpa poin.

Si Nyonya Tua Harus Lebih Ambisius

Juventus tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir mereka musim ini. Melawan Benfica, wanita tua itu harus memiliki ambisi besar untuk mendapatkan tiga poin. Kamis dini hari (15/9/2022), Juventus menjamu Benfica di Allianz Arena pada laga hari kedua Grup H Liga Champions. Bianconeri kalah 1 – 2 dari Paris Saint – Germain di pertandingan pertama turnamen, dan Serie A juga seri dua kali berturut – turut dengan Fiorentina dan Salernitana.

Lebih buruk lagi, Juventus hanya memenangkan satu dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Dalam pertandingan Liga Italia, Spezia mencetak tiga poin. Hasil buruk berturut – turut bisa sangat membingungkan bagi Juventus jika mereka terus melawan Benfica. Jika kalah, Juventus akan tertinggal enam poin dari Benfica dan Paris Saint – Germain, yang bisa mengalahkan Maccabi Haifa di atas kertas.

Bek Juventus Danilo ingin timnya memiliki ambisi kemenangan yang lebih besar. Ia pun mengakui bahwa kekalahan dari Paris Saint – Germain membuat pertandingan menjadi sangat penting. Mereka harus datang dengan keinginan kuat untuk menang. Pertandingan berlangsung 95 – 100 menit dan Mereka tahu Mereka harus menyeimbangkan dan meningkatkan.

Benfica adalah tim hebat dengan sejarah panjang dan Dia sangat menghormati mereka. Mereka memiliki beberapa pemain hebat, skuat saat ini memiliki pengalaman dan kualitas, pelatih yang bisa dengan cepat menanamkan ide dan gaya permainannya. Portugal sudah terbiasa. untuk bermain di UCL.

Besok adalah pertandingan yang sangat penting dan hasil pertama tanpa kemenangan, Mereka harus menghadapinya dengan tanggung jawab dan komitmen dan Mereka membutuhkan semua dukungan dari para penggemar. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments