Friday, July 3, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaSenegal Tersingkir, Habib Diarra Sebut Babak Pertama Bagus tetapi Belum Cukup

Senegal Tersingkir, Habib Diarra Sebut Babak Pertama Bagus tetapi Belum Cukup

Habib Diarra mengungkapkan kekecewaannya setelah Senegal tersingkir dari babak 32 besar Piala Dunia 2026, Kamis WIB, di Stadion Lumen Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat. Senegal kalah 2-3 dari Belgia meski sempat memimpin dua gol lebih dulu.

Gelandang tim nasional Senegal itu menilai timnya tampil baik pada babak pertama, tetapi gagal menjaga keunggulan hingga akhir laga. Diarra juga menyebut hasil tersebut sangat menyakitkan bagi timnya.

“Kami kecewa. Kami memiliki babak pertama yang bagus, tapi itu tidak cukup. Sebuah pertandingan berlangsung 90 menit, dan (hasil ini membuat) kami hancur,” kata Diarra selepas pertandingan dikutip dari laman resmi FIFA.

- Advertisement -
asia9QQ

Senegal membuka keunggulan pada menit ke-25 lewat gol Diarra. Ia menyambar bola muntah hasil sundulan Ismaila Sarr setelah umpan silang Sadio Mane membentur tiang gawang.

Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Enam menit setelah babak kedua dimulai, Senegal menggandakan keunggulan melalui tendangan voli dua sentuhan Sarr.

Keunggulan 2-0 itu bertahan cukup lama. Namun Belgia mulai bangkit pada menit ke-86 saat Romelu Lukaku menaklukkan kiper Mory Diaw lewat sontekan sederhana, memanfaatkan umpan tarik Thomas Meunier.

Tiga menit kemudian, Belgia menyamakan skor menjadi 2-2. Kesalahan Diaw saat mengantisipasi umpan silang Leandro Trossard memberi peluang kepada Youri Tielemans untuk menanduk bola ke gawang kosong.

Skor imbang membuat pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu. Momentum kemudian berbalik ke kubu Belgia, sementara Senegal disebut kehilangan kendali permainan setelah kebobolan dua gol di akhir waktu normal.

Belgia sempat nyaris mencetak gol pada menit ke-118, tetapi tembakan Dodi Lukebakio digagalkan mistar gawang. Setelah itu, wasit bersama VAR meninjau proses serangan dan memutuskan Belgia mendapat temdangan penalti karena Tielemans dinilai lebih dulu dilanggar Lamine Camara.

Setelah peninjauan yang berlangsung lama dan memicu protes dari kubu Senegal, Tielemans maju sebagai eksekutor. Ia mengarahkan bola ke pojok kanan atas gawang untuk membawa Belgia unggul 3-2 pada menit ke-120+5.

Pertandingan masih berlangsung setidaknya delapan menit setelah gol penalti tersebut. Namun Senegal tak mampu membalas dan Belgia memastikan tiket ke babak 16 besar.

“Teramat sangat berat. Entah apa boleh bilang. Ketika berada di atas lapangan, Anda harus menyerahkan seluruh kemampuan, dan kami tidak melakukannya. Kami tidak bisa menyalahkan sesiapa,” kata Diarra.

Kekalahan ini membuat Senegal kembali terhenti pada babak gugur pertama Piala Dunia. Pada Qatar 2022, Senegal juga mengalami nasib serupa dan gagal menyamai pencapaian perempat final edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang.

Sementara itu, Belgia akan menunggu pemenang laga 32 besar lain antara tuan rumah Amerika Serikat melawan Bosnia dan Herzegovina di babak 16 besar.

Sumber: ANTARA News

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments