Thursday, June 20, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ChampionsReal Madrid vs Munchen: Mengapa Thomas Tuchel Ganti Harry Kane?

Real Madrid vs Munchen: Mengapa Thomas Tuchel Ganti Harry Kane?

Keputusan mengejutkan Thomas Tuchel untuk menggantikan Harry Kane dalam laga melawan Real Madrid menjadi sorotan bagi para penggemar Bayern Munchen. Meskipun Kane memiliki peran kunci di lini depan Die Roten, keputusan tersebut tampaknya memiliki dampak yang signifikan pada jalannya pertandingan.

Pada leg kedua semifinal Liga Champions 2023/2024, Bayern Munchen bertandang ke markas Real Madrid di Santiago Bernabeu pada Kamis (9/5/2024) dini hari WIB. Di hadapan ribuan penggemar yang menyaksikan, pertandingan ini memunculkan sejumlah momen dramatis.

- Advertisement -
asia9QQ  width=

Awalnya, semuanya tampak berjalan sesuai rencana bagi Bayern Munchen ketika Leroy Sane berhasil mencetak gol pada menit ke-68, memberi keunggulan bagi timnya dan membuat skor agregat menjadi 3-2. Namun, kegembiraan mereka hanya berlangsung sesaat.

Kebobolan dua gol dalam tempo singkat pada menit ke-88 dan 90+1 oleh Joselu dari Real Madrid mengubah segalanya. Gol-gol yang dicetak oleh Joselu itu membuat Real Madrid berbalik unggul, meraih kemenangan dengan skor 2-1 dan melangkah ke final dengan agregat 4-3.

Sebelum terjadinya perubahan skor dramatis tersebut, Thomas Tuchel telah melakukan beberapa pergantian pemain, termasuk keputusan untuk menarik keluar Harry Kane. Keputusan tersebut menjadi bahan perbincangan yang hangat di kalangan penggemar Bayern Munchen, terutama setelah hasil akhir yang tidak sesuai harapan.

Blunder Tuchel Mengeluarkan Harry Kane

Ketika Thomas Tuchel membuat keputusan untuk menarik Harry Kane keluar dari lapangan pada menit ke-84 dalam pertandingan melawan Real Madrid, keputusan tersebut menjadi sorotan utama dan memicu berbagai reaksi dari pengamat sepak bola. Tuchel juga melakukan pergantian pemain lainnya pada saat yang sama, termasuk memasukkan Choupo-Moting dan Thomas Muller sebagai penggantinya, serta menggantikan Leroy Sane dengan Kim Min-jae sebelumnya.

Keputusan untuk mengganti Kane, terutama dalam momen penting seperti itu, memicu perdebatan dan kontroversi. Owen Hargreaves, pandit BBC Sports, memberikan pandangan kritis terhadap keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa menggantikan pemain sekelas Kane, yang telah mencetak lebih dari 40 gol, adalah suatu kesalahan besar. Baginya, momen tersebut adalah salah satu yang paling vital dalam pertandingan, dan mempertahankan Kane di lapangan mungkin akan menjadi keputusan yang lebih bijaksana.

“Dalam situasi sepenting itu, Anda tidak boleh menggantikan Harry Kane. Keunggulan sudah berada di tangan mereka, dan melepas Kane adalah kesalahan besar,” ujar Hargreaves dengan tegas, menyoroti pentingnya peran Kane dalam tim.

Alasan Thomas Tuchel Ganti Harry Kane

Thomas Tuchel telah memberikan penjelasan terkait keputusannya untuk melakukan perubahan dalam komposisi lini depan timnya. Termasuk menarik keluar Harry Kane, dalam pertandingan melawan Real Madrid. Menurut Tuchel, faktor kebugaran menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan tersebut, dengan kondisi fisik para pemain menjadi faktor penentu yang memengaruhi jalannya pertandingan.

Dalam penjelasannya, Tuchel menyatakan bahwa situasi tersebut merupakan bagian dari kenyataan yang harus dihadapi oleh timnya. Meskipun tidak ada penyesalan atas keputusan yang diambilnya, Tuchel menyoroti tantangan yang dihadapi timnya terkait cedera dan pergantian pemain yang terlalu banyak. Permasalahan kebugaran dan cedera yang dialami oleh beberapa pemain, termasuk insiden di mana Jamal Musiala terkapar dan memerlukan perawatan medis beberapa saat sebelum digantikannya Kane, menjadi faktor penting yang mempengaruhi strategi permainan tim.

“Dalam situasi seperti ini, kami harus menghadapinya dengan kenyataan. Meskipun tidak ada penyesalan, namun kami menghadapi banyak cedera, pergantian pemain yang berlebihan, dan masalah kebugaran. Kami memulai pertandingan dengan empat pemain depan, namun pada akhirnya, mereka semua berada di luar lapangan,” ujar Tuchel dengan tegas.

Penjelasan Tuchel menggambarkan betapa pentingnya manajemen kebugaran dan kesehatan pemain dalam sebuah pertandingan yang kompetitif. Di mana keputusan strategis harus diambil dengan mempertimbangkan kondisi fisik dan kesejahteraan para pemain. Meskipun keputusan tersebut mungkin tidak selalu populer di kalangan penggemar, namun sebagai pelatih, Tuchel harus memprioritaskan kesejahteraan dan performa jangka panjang para pemainnya demi keberhasilan tim secara keseluruhan.

Hasil Lengkap Semifinal Liga Champions 2023/2024

Berikut adalah hasil lengkap dari babak semifinal Liga Champions musim 2023/2024:

Leg 1:

Bayern Munchen 2-2 Real Madrid

  • Gol Bayern Munchen: Leroy Sane (53′), Harry Kane (57′ (pen))
  • Gol Real Madrid: Vinicius Junior (24′), Vinicius Junior (83′ (pen))

Borussia Dortmund 1-0 PSG

  • Gol Borussia Dortmund: Niclas Fullkrug (36′)

Leg 2:

PSG 0-1 Borussia Dortmund

  • Gol Borussia Dortmund: Mats Hummels (50′)

Real Madrid 2-1 Bayern Munchen

  • Gol Real Madrid: Joselu (88′), Joselu (90+1′)
  • Gol Bayern Munchen: Alphonso Davies (68′)
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments