Wednesday, July 8, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaReal Madrid Mengecam Pernyataan Bernada Rasial yang Ditujukan kepada Kylian Mbappe

Real Madrid Mengecam Pernyataan Bernada Rasial yang Ditujukan kepada Kylian Mbappe

Real Madrid pada Rabu, 8 Juli 2026, mengecam pernyataan rasialisme yang ditujukan kepada Kylian Mbappe. Kecaman itu disampaikan klub Liga Spanyol tersebut melalui laman resmi klub. Mbappe menjadi sasaran komentar Senator Paraguay Celeste Amarilla usai laga Paraguay melawan Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Dalam pernyataannya, Real Madrid menegaskan sikap keras terhadap ucapan bernada rasial tersebut. Klub menilai pernyataan seperti itu tidak pantas disampaikan, terlebih oleh seorang wakil politik.

- Advertisement -
asia9QQ

Real Madrid juga menyatakan dukungan penuh kepada Kylian Mbappe. Klub menyebut pemain Prancis itu sebagai panutan bagi jutaan orang, terutama anak-anak di seluruh dunia.

Menurut Real Madrid, perilaku yang memicu kebencian tidak memiliki tempat dalam masyarakat. Klub juga menegaskan bahwa sepak bola dan olahraga harus menjadi ruang bagi kesetaraan dan solidaritas.

“Real Madrid akan terus berupaya untuk menghapuskan rasisme, xenofobia, dan kekerasan untuk selamanya,” tulis dalam pernyataan resmi tersebut.

Sebelumnya, Senator Paraguay Celeste Amarilla melontarkan pernyataan rasis kepada Kylian Mbappe. Ucapan itu muncul setelah pertandingan babak 16 besar Piala Dunia antara Paraguay dan Prancis yang dimenangi Les Blues 1-0.

Mbappe kemudian merespons komentar Amarilla. Ia menegaskan ucapan tersebut sama sekali tidak mewakili rakyat Paraguay, termasuk tim nasional sepak bola mereka.

Mbappe juga menyebut timnas Paraguay telah berjuang dengan keringat dan bermain penuh rasa hormat sepanjang Piala Dunia 2026. Menurut dia, tindakan ceroboh yang sarat muatan rasialisme itu justru mengalihkan perhatian dunia dari perjalanan luar biasa Paraguay di turnamen tersebut.

Kontroversi itu turut mendapat tanggapan dari Federasi sepak bola Prancis, FFF. Federasi menyebut pernyataan Amarilla sebagai tindakan yang “mengerikan dan tidak bisa diterima”.

FFF menyatakan akan menempuh jalur hukum terkait pernyataan tersebut. Selain itu, federasi juga menegaskan dukungan mereka kepada Mbappe sebagai korban serangan rasial.

FFF kembali menekankan komitmen mereka untuk melawan rasialisme dan berbagai bentuk diskriminasi lain. Sikap itu mempertegas dukungan terhadap Mbappe setelah polemik yang muncul seusai laga Piala Dunia 2026.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments