Thursday, February 2, 2023
No menu items!
Google search engine
HomePiala DuniaPembangunan Venue Piala Dunia U-20 Ditargetkan Bisa Selesai dalam 6 Bulan

Pembangunan Venue Piala Dunia U-20 Ditargetkan Bisa Selesai dalam 6 Bulan

Ada beberapa langkah yang sudah disiapkan untuk renovasi pembangunan venue Piala Dunia U-20. Pembangunan ini ditargetkan bisa diselesaikan dalam jangka waktu enam bulan.

Hal tersebut dibahas melalui media virtual dalam acara penandatanganan kontrak dan kick off renovasi stadion dan lapangan sepakbola, pada Jumat (6/11/2020)yang disampaikan Pelaksana Tugas Dirjen Cipta Karya, Danis Hidayat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, yang juga Ketua INAFOC, dan Ketua PSSI Mochamad Iriawan serta jajaran juga turut menyaksikan acara tersebut.

Dalam pengerjaan renovasi pembangunan, ada tiga paket yang akan dilakukan. Pertama adalah merenovasi venue utama dan lapangan latihan di Bali, yang terdiri atas satu stadion utama I Wayan Dipta, dan empat lapangan latihan I Gusti Ngurah Rai, Stadion Gelora Trisakti, Stadion Kompyang Sujana, dan Stadion Gelora Samudra. Pekerjaan tersebut ada di bawah tanggung jawab PT PP Persero dengan kontrak sebesar Rp 152,9 miliar.

Paket kedua adalah renovasi bagian Stadion Utama kota Surakarta yang terdiri atas Stadion Manahan, empat lapangan latihan di Sriwedari, lapangan Sriwaru lapangan kota barat, dan lapangan Banyu Anyar. Pekerjaan ini ada di bawah tanggung jawab PT Nindya Karya wilayah Dua dengan kontrak sebesar Rp 78,8 miliar.

Sedangkan paket ketiga meliputi provinsi Sumatera, Jawa Barat, dan Jawa Timur yang terdiri atas tujuh lapangan latihan, antara lain tiga lapangan latihan di Sumatera Selatan, yaitu Stadion atletik jakabaring, stadion panahan, dan lapangan bisbol yang lokasi ketiganya ada di kompleks Jakabaring Palembang, tiga di Jawa Barat, yaitu Stadion Sidolik, IPDN Jatinangor, dan lapangan Jati Padjajaran di Universitas Padjajaran Jatinangor, dan satu lapangan latihan di Bangkalan, provinsi Jawa Timur.

Stadion-stadion yang dikhususkan untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021 tersebut akan berada di bawah tanggung jawab PT Nindya Karya Wilayah Dua dengan kontrak sebesar Rp 83 miliar. Renovasi tersebut diharapkan bisa selesai dalam jangka waktu enam bulan.

“Kami sangat berharap renovasi ini bisa berjalan mulus, baik itu dari segi mutu, waktu, biaya, administrasi, dan manfaat,” kata Danis dalam laporan yang ia bacakan.

Bangunan Venua Piala Dunia U-20 Harus Sesuai Standar FIFA

Renovasi pembangunan venue Piala Dunia U-20 harus bisa diselesaikan dalam jangka waktu enam bulan. Selain itu, Menteri PUPR, Basuki Hadilmuljono menegaskan renovasinya harus berstandar FIFA.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih pada Menpora yang sudah menjadi host untuk menyaksikan langsung panandatanganan kontrak ini. Ini tennu saja bisa menjadi bentuk dukungan bagi Timnas Indonesia yang sedang berlatih keras untuk World Cup tahun depan. Oleh karena itu, prasarana yang lebih baik sangat dibutuhkan agar bisa digunakan untuk pertandingan bergengsi nanti. Insya Allah dengan disediakannya prasarana yang lengkap dan berkualitas dan kerja keras skuad Garuda nanti bisa menghasilkan sesuatu yang baik dan diharapkan,” kata Basuki dalam dalam sambutannya.

Dengan adanya renovasi ini, ia juga meminta pada para pelaksana agar stadion-stadion di Indonesia bisa dibuat lebih baik, bahkan setara dengan level internasional yang sesuai dengan standar FIFA.

“Kalau bisa reovasi di bagian lighting dan rumputnya. Waktu kita untuk renovasi hanya enam bulan, jadi pergantian rumputnya harus diperhitungkan baik-baik agar bisa selesai tepat waktu dan bisa digunakan saat pertandingan,” ujarnya.

“Kalau bisa nanti perbaiki bagian lightingnya. Renovasi ini sebisa mungkin dilakukan secar amaksimal, sehingga perbaikannya bisa sesuai dengan standar FIFA,” dia menegaskan soal standar stadion untuk venue Piala Dunia U-20 itu.

Selain itu, seluruh pihak terkait juga diminta untuk bekerja sama dalam mengawasi pekerjaan renovasi tersebut, tidak terkecuali kontraktor.

“Semua pihak yang terlibat saya rasa wajib melakukan pengawasan. Dengan demikian, drainase rumput dan lightingnya bisa dikerjakan dengan sangat baik karena itu akan menjadi sorotan utama untuk media penyiarannya. Tentu saja saya percaya dengan kinerja Nindya Karya dan PP yang sudah berpengalaman menyiapkan venue Asian Games. Saya yakin renovasi ini bisa berjalan dengan mulus.”

“Waktunya terbilang singkat, hanya enam bulan saja. Jadi, tolong dikerjakan sebaik mungkin dan jangan sampai molor. Ini harus dipersiapkan sebaik mungkin,” tegasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments