Saturday, January 28, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga ItaliaPemain Inter Milan Positif Covid-19, Salah Satunya Ashley Young

Pemain Inter Milan Positif Covid-19, Salah Satunya Ashley Young

Baru-baru ini beredar kabar bahwa pemain Inter Milan, Ashley Young, terinfeksi virus Corona. Ini menjadi kasus keenam Inter Milan dimana pemainnya terkena Covid-19.

Pengumuman tersebut baru diketahui setelah menjalani tes di pusat latihan, Appiano Gentile, pada Sabtu (10/10/2020) kemarin. Setelah dinyatakan positif, Young diwajibkan melakukan karantina mandiri.

“Berita tersebut diumumkan oleh FC Internazionale Milano berdasarkan tes yang dilakukan di Appiano Gentile. Young harus egera melakukan karantina mandiri,” demikian pernyataan Inter.

Ini tentu saja kabar buruk bagi Inter yang tidak lama lagi menjalani derby della Madonnina kontra AC Milan pada Sabtu (17/10) mendatang. Apalagi ini adalah kasus yang kesekian kalinya di skuad Inter.

Sebelumnya ada beberapa daftar nama pemain Inter yang masuk daftar karantina karena COVID-19. Secara umum, Serie A masih diliputi oleh kasus Virus Corona.

Pertandingan Juventus Vs Napoli bahkan belum bisa dipastikan kapan akan digelar setelah tim tamu tidak bisa berangkat ke Turin. Napoli tidak mendapatkan izin dari otoritas kesehatan Naples untuk bertandang ke Turin.

Ini ada kaitannya dengan Napoli dan Genoa di laga sebelumnya. Setelah laga selesai, Genoa mengumumkan ada 14 kasus COVID-19 di timnya. Napoli segera melakukan tes dan hasilnya ada empat orang terinfeksi.

Karena rentan menularkan virus, Napoli tidak diizinkan berangkat ke Turin. Sementara Juventus berharap laga bisa tetap dilangsungkan, bahkan sudah tiba di stadion di waktu pertandingan. Di Juventus sendiri ada dua stafnya yang positif virus corona.

Selain Ashley Young, Ada 2 Pemain Inter Milan yang Positif Virus Corona

Sebelumnya, ada dua pemain Inter Milan yang terjangkit virus corona. Mereka adalah Radja Nainggolan dan Roberto Gagliardini.

Berita tersebut diumumkan melalui situs resmi Inter, Jumat (9/10/2020) sore WIB. Beberapa hari sebelumnya, Gagliardini dan Nainggolan menjalani tes swab, dan hasilnya dinyatakan positif.

Keduanya tidak dimasukan ke dalam daftar pemain di timnas masing-masing pada laga internasional pekan ini. Nainggolan absen bermain dulu di Timnas Belgia, dan Gagliardini tidak masuk dalam daftar skuat Timnas Italia. Keduanya sudah menjalani karantina 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan di Italia.

Selain Nainggolan dan Gagliardini, Ionut Radu, kipper cadangan Inter Milan juga terjangkit virus mematikan tersebut. Setelah dilakukan tes, Radu dinyatakan positif virus corona dan harus menjalani isolasi mandiri.

Ini menjadi kabar yang tidak menyenangkan bagi Inter karena suda ada pemainnya yang lebih dulu terjangkit virus yang sama, yaitu Milan Skriniar dan Alessandro Bastoni. Kabar buruk ini beriringan dengan laga derby 17 Oktober mendatang dimana Inter Milan akan berhadapan dengan AC Milan.

Inter tentu saja akan dirugikan jika lima pemain tersebut masih harus dikarantina. Klub juga belum mengetahui kondisi pemain lainnya yang sedang mengikuti jeda internasional.

Untuk menggantikan posisi Roberto Gagliardini dan Nainggolan, Inter masih punya punya banyak cadangan seperti Arturo Vidal, Marcelo Brozovic, dan Nicolo Barella. Namun, lain halnya jika Bastoni dan Skriniar tidak dimainkan karena hanya ada satu bek tengah yang fit, yaitu Stefan de Vrijk.

Inter Milan menduduki posisi keempat klasemen dengan perolehan tujuh poin dari tiga laga. Angka tersebut selisih dua poin dari AC Milan yang menduduki posisi kedua.

Protokol Kesehatan di Italia Aneh?

Karena banyaknya pemain Liga Italia yag terjangkit virus corona, protokol kesehatan yang dijalankan di Seria A pun turut dipertanyakan. Sebelumnya, mekanisme pencegahan yang dipatok Federasi Sepakbola Italia (FIGC) sudah ditetapkan, seperti isolasi mandiri 14 hari bagi pemain yang terjangkit, dan melakukan tes sampai hasilnya negatif dua kali sebelum diizinkan untuk bermain lagi.

Menurut Profesor Massimo Galli, kepala departemen penyakit menular Rumah Sakit Sacco di Milan, penerapan pencegahan COVID-19 di liga aneh dan ada yang keliru. Protokol kesehatan yang diterapkan Liga Italia sudah kadaluarsa, sehingga intervensi otoritas kesehatan setempat (ASL) mau tidak mau harus dipatuhi.

“Saya bisa memprediksi saja karena kalau Anda berdekatan dengan orang yang dites dan hasilnya positif, Anda harus langsung dikarantina. Jika kasus tersebut terus bermunculan seperti kasus Ashley Young, yang lainnya harus menjalani latihan individu, sehingga penyebaran virus bisa lebih diminimalisir,”.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments