Saturday, June 10, 2023
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ChampionsParis Saint Germain Menang Tipis Berkat Penalti Lawan Leipzig

Paris Saint Germain Menang Tipis Berkat Penalti Lawan Leipzig

Paris Saint Germain menang tipis 1-0 atas RB Leipzig. Kemenangan itupun berkat penalti yang dihadiahkan oleh wasit untuk anak asuh Thomas Tuchel. Neymar yang menjadi algojo, berhasil melakukan tugasnya dengan baik.

Keduanya bertemu di kandang Paris Saint Germain, Parc des Princes, Paris, pada Rabu 25 November 2020 di matchday 4 Liga Champions 2020-2021. Kesempatan penalti yang dieksekusi oleh Neymar tersebut berawal dari Marcel Sabitzer yang menjatuhkan Angel di Maria di kotak penalti.

- Advertisement -
asia9QQ  width=

Setelah tertinggal 1-0 dari tim tuan rumah, tim tamu langsung mencoba untuk membalas dengan terus menekan barisan pertahanan Paris Saint Germain. Hingga akhirnya beberapa peluang bisa tercipta melalui Sabitzer, Dayot Upamecano, dan Emil Forsberg. Namun sayangnya usaha yang dilancarkan tersebut masih belum bisa dikonversikan menjadi gol.

Dengan keadaan Paris Saint Germain menang skor lebih dulu, membuat anak asuh Thomas Tuchel bermain dengan percaya diri tinggi. Mereka juga mendapatkan beberapa peluang yang berhasil diciptakan oleh Angel di Maria dan Kylian Mbappe. Namun Neymar dan kawan-kawan masih belum mampu mencetak gol kedua untuk Paris Saint Germain.

Memasuki menit ke 38, RB Leipzig mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Amadou Haidara berhasil melepaskan tendangan dengan kaki kirinya dari jarak jauh. Namun Keylor Navas masih lebih sigap dan berhasil meredam tendangan tersebut.

Masuk injury time babak pertama, Forsberg kembali mengancam pertahanan Paris Saint Germain yang mulai lengah menjelang turun minum. Melalui tendangan kaki kanan, bola tendangannya masih tertalu tinggi. Skor 1-0 akhirnya tetap bertahan hingga istirahat.

Memulai babak kedua, RB Leipzig mengejutkan tim tuan rumah dengan serangan fajar. Tim tamu mampu membuat barisan pertahanan Paris Saint Germain panik melalui Forsberg dan Sabitzer. Namun sayangnya serangan dari pemain RB Leipzig tersebut masih belum ada gol yang tercipta.

Di menit ke 58, Kylian Mbappe mulai mengancam keamanan gawang RB Leipzig. Masuk menekan melalui sisi kanan, striker 21 tahun asal Prancis tersebut berhasil melepaskan tembakan dengan kaki kanannya. Namun sayangnya bola masih melambung tinggi di atas gawang RB Leipzig.

Jual beli serangan masih terus berlanjut, kini giliran RB Leipzig yang kembali menyerang di menit ke 66. Sundulan Forsberg yang mengarah ke gawang Paris Saint Germain, berhasil diamankan oleh Keylor Navas.

Tim tamu yang tak ingin pulang dengan tangan hampa, terus menekan Paris Saint Germain. Banyak peluang yang didapatkan oleh RB Leipzig, salah satunya yang berhasil diciptakan oleh Youssouf Poulsen. Namun tidak ada gol yang tercipta.

Hingga pertandingan berakhir, RB Leipzig tidak mampu mencetak gol balasan dan Paris Saint Germain juga tidak mampu menggandakan keunggulan.

Dengan Paris Saint Germain menang di laga ini, Paris Saint Germain berhasil naik ke peringkat dua klasemen sementara dengan 6 poin, jumlah poin yang sama dengan RB Leipzig yang ada di peringkat tiga, namun selisih jumlah gol. Manchester United masih kokoh berada di posisi teratas dengan 9 poin. Sedangkan Istanbul Basaksehir berada di dasar klasemen dengan 3 poin.

Thomas Tuchel menolak untuk meminta maaf karena Paris Saint Germain menang dengan kurang meyakinkan di laga kontra RB Leipzig. Hingga saat ini, Thomas Tuchel juga masih berada dalam tekanan karena Paris Saint Germain baru saja dikalahkan oleh AS Monaco 2-3 di laga domestik Ligue 1 pekan lalu.

“Di pertemuan pertama kontra RB Leipzig, kami memang kurang beruntung karena kalah 1-2. Namun di pertemuan kali ini, kami cukup beruntung,” ujar Thomas Tuchel di konferensi pers usai laga.

“Kami bermain dengan sangat solid dan mampu bertahan dengan sungguh-sungguh. Kekompakan adalah hal yang mampu membuat kami menang. Dan saya tidak akan meminta maaf untuk hal itu. Pertandingan ini menuntut kamu untuk bertahan lebih dalam dan kami hanya melakukan apa yang memang seharusnya kami lakukan,”

“Malam ini memang tidak mungkin bisa keluar dari tekanan yang ada dan kami harus menerimanya. Saya juga menerimanya,” ujar Thomas Tuchel setelah membawa Paris Saint Germain menang tipis.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments