Nico Paz dikabarkan lebih memilih bertahan di Como ketimbang kembali ke Real Madrid pada musim 2026/2027. Situasi itu muncul saat Real Madrid bersiap mengaktifkan klausul pembelian kembali sang gelandang pada bursa transfer musim panas.
Pemain timnas Argentina tersebut merasa nyaman bermain di bawah arahan Cesc Fabregas. Selain itu, proyek besar Como di Serie A membuat Nico Paz belum tertarik kembali ke Santiago Bernabeu dalam waktu dekat.
Keputusan tersebut mulai memanaskan hubungan Como dan Real Madrid. Kedua klub kini terlibat tarik-ulur menjelang dibukanya bursa transfer musim panas.
Di sisi lain, Real Madrid sebenarnya sudah menyiapkan rencana besar untuk memulangkan Nico Paz. Bahkan, Jose Mourinho disebut menjadi salah satu sosok yang mendukung langkah tersebut.
Real Madrid Punya Klausul Murah untuk Nico Paz
Real Madrid berada dalam posisi cukup menguntungkan terkait masa depan Nico Paz. Los Blancos masih memiliki klausul pembelian kembali sejak melepas sang pemain ke Como pada musim panas 2024.
Saat itu, Como merekrut Nico Paz dengan nilai transfer sekitar enam juta euro. Namun, Madrid menyisipkan klausul khusus yang memungkinkan mereka membelinya kembali dengan harga lebih rendah dari nilai pasar.
Musim panas ini, Real Madrid bisa memulangkan Nico Paz hanya dengan biaya sembilan juta euro. Sementara itu, nilai klausul tersebut akan meningkat menjadi 10 juta euro pada 2027.
Situasi tersebut membuat manajemen Madrid mulai bergerak cepat. Laporan yang beredar menyebut mereka hanya memiliki waktu kurang dari dua minggu untuk mengaktifkan klausul tersebut.
Jika terlambat, kesempatan mendapatkan Nico Paz dengan harga murah akan hilang. Oleh karena itu, Madrid kini mulai menyiapkan berbagai langkah agar transfer bisa segera diselesaikan.
Selain itu, Los Blancos juga dikabarkan sudah menyiapkan kontrak baru untuk Nico Paz. Kontrak tersebut akan disertai kenaikan gaji sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan performanya.
Nico Paz Nyaman dengan Proyek Como
Meski Real Madrid ingin memulangkannya, Nico Paz justru lebih tertarik bertahan di Italia. Gelandang berusia 21 tahun itu merasa perkembangan kariernya berjalan sangat baik bersama Como.
Musim 2025/2026 menjadi periode terbaik dalam perjalanan karier Nico Paz. Penampilannya di Serie A tampil konsisten dan membuatnya meraih penghargaan gelandang terbaik musim ini.
Kontribusi Nico Paz juga membantu Como mencetak sejarah baru. Klub tersebut sukses lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya.
Kesuksesan itu membuat proyek Como semakin menarik bagi banyak pemain muda. Di sisi lain, Cesc Fabregas menjadi salah satu alasan utama Nico Paz ingin bertahan.
Fabregas disebut memiliki hubungan yang sangat baik dengan sang pemain. Selain memberi kepercayaan penuh, pelatih asal Spanyol itu juga membantu perkembangan permainan Nico Paz.
Laporan Gianluca Di Marzio menyebut Nico Paz merasa lebih nyaman berkembang di Italia. Karena itu, dia belum ingin kembali ke Spanyol dalam waktu dekat.
Selain faktor pelatih, atmosfer kompetisi Serie A juga dianggap cocok dengan gaya bermainnya. Nico Paz kini mendapat menit bermain reguler yang sulit dijamin di Real Madrid.
Jose Mourinho Dukung Rencana Pemulangan
Real Madrid sebenarnya sudah lama memantau perkembangan Nico Paz di Italia. Klub bahkan mulai menyusun strategi pemulangan sejak beberapa bulan terakhir.
Jose Mourinho disebut menjadi salah satu sosok yang mendukung rencana tersebut. Pelatih asal Portugal itu kabarnya sangat menyukai karakter permainan Nico Paz.
Menurut laporan Tuttomercatoweb, Nico Paz sudah mengetahui ketertarikan Madrid sejak lama. Sang pemain juga memahami bahwa klub ingin menjadikannya bagian penting proyek masa depan.
Meski begitu, situasi saat ini tidak sepenuhnya mudah bagi Real Madrid. Keinginan Nico Paz bertahan bersama Como menjadi hambatan terbesar dalam proses transfer.
Agen sang pemain kini harus menjaga hubungan kedua klub tetap kondusif. Sebab, tarik-ulur transfer mulai memunculkan ketegangan menjelang bursa transfer musim panas.
Como Berusaha Pertahankan Nico Paz
Como masih optimistis bisa mempertahankan Nico Paz setidaknya satu musim lagi. Klub asal Italia tersebut berharap Real Madrid terlambat mengaktifkan klausul pembelian kembali.
Situasi internal Madrid dianggap bisa memengaruhi proses transfer. Saat ini, Los Blancos sedang sibuk menghadapi agenda pemilihan presiden klub.
Florentino Perez masih fokus mempertahankan posisinya di tengah dinamika internal klub. Karena itu, Como berharap perhatian manajemen Madrid sedikit terpecah.
Jika Madrid gagal bergerak cepat, Nico Paz kemungkinan tetap bermain bersama Como pada musim depan. Kesempatan tampil di Liga Champions juga menjadi faktor penting dalam keputusan sang pemain.
Di sisi lain, Real Madrid tentu tidak ingin kehilangan momentum. Performa Nico Paz yang terus meningkat membuat nilai pasarnya diprediksi terus naik.
Karena itu, keputusan besar diperkirakan akan terjadi dalam dua minggu ke depan. Nico Paz kini dihadapkan pada dua pilihan besar: kembali ke Real Madrid atau melanjutkan proyek ambisius Como di Liga Champions.






