Sunday, January 29, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga ChampionsManchester United Tinggalkan Cavani Dan Martial Lawan RB Leipzig

Manchester United Tinggalkan Cavani Dan Martial Lawan RB Leipzig

Lawan RB Leipzig, Setan Merah dipastikan akan meninggalkan dua penyerangnya, Edinson Cavani dan Anthony Martial. Kedua tim ini akan bertemu di di Redbull Arena pada Rabu 9 Desember 2020 dini hari.

Tiga klub di grup H, RB Leipzig, Setan Merah, dan Paris Saint Germain memiliki jumlah poin yang sama, 9 poin. Dan ketiga tim tersebut memperebutkan tiket untuk bisa lolos ke fase berikutnya. Setan Merah akan bertanding lawan RB Leipzig dan Paris Saint Germain akan melawan Istanbul Basaksehir.

Di laga terakhir, RB Leipzig berhasil menahan imbang Bayern Munchen di Bundesliga. Laga yang digelar di Allianz Arena tersebut berakhir dengan skor 3-3. RB Leipzig sendiri mencatatkan tidak pernah kalah di tiga laga terakhirnya.

Sedangkan Setan Merah sendiri juga dalam momentum yang apik setelah berhasil menang comeback ketika melawan West Ham United dengan skor 1-3.

Di laga lawan RB Leipzig ini, Setan Merah tidak akan diperkuat oleh Fred, Anthony Martial, dan Edinson Cavani yang mengalami cedera. Sedangkan tim tuan rumah juga tidak akan diperkuat oleh Dayot Upamecano dan Lukas Klostermann.

Meskipun Setan Merah sering melakukan comeback dengan sempurna, tapi Setan Merah juga harus segera memperbaiki ini. Anak asuh Ole Gunnar Solskjaer ini harus bisa mengawali laga dengan sempurna.

Sebab di laga ini, RB Leipzig sudah pasti tidak akan memberikan kesempatan atau ruang untuk Setan Merah bisa mengembangkan pemain. Karena mereka harus memastikan kemenangan dan tiga poin untuk bisa lolos ke fase berikutnya. Sehingga mereka pasti akan menekan tim tamu sejak awal pertandingan.

Di musim ini, Setan Merah juga tidak terlalu sempurna dalam melakukan comeback. Hal ini terbukti ketika melawan Istanbul Basaksehir dan Paris Saint Germain pekan sebelumnya. Yang ternyata mereka gagal melakukan comeback.

Barisan pertahanan Setan Merah juga masih menjadi sorotan dan menjadi masalah di kubu Setan Merah. Mereka masih cukup sering melakukan kesalahan yang membuat gawang David de Gea terancam.

Di laga ini, pemain bertahan Setan Merah harus lebih berhati-hati dalam menghadapi kejutan dan serangan dari para pemain RB Leipzig. Selain itu, pemain Setan Merah juga perlu mengurangi melakukan pelanggaran di daerah pertahanan sendiri. Karena pemain RB Leipzig juga sangat pawai dalam memanfaatkan peluang dari bola mati.

Selama ini, sebagian besar peluang yang diciptakan Setan Merah hampir selalu berawal dari sisi sayap dalam membongkar pertahanan lawan. Untuk meningkatkan peluang dan kesempatan memenangkan pertandingan, Setan Merah harus memiliki variasi serangan yang lebih banyak dan tidak hanya mengandalkan serangan dari sisi sayap saja.

Setan Merah perlu memanfaatkan kecepatan para pemain depan mereka dan menciptakan peluang dari umpan terobosan untuk bisa menerobos pertahanan RB Leipzig. Setan Merah juga bisa mencoba untuk melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti untuk menciptakan peluang.

Ole Gunnar Solskjaer terhitung lebih menang dalam hal pengalaman. Karena ia memulai karir pada 2007 lalu. Ia menjadi pelatih khusus penyerang Setan Merah. Baru setahun kemudian ia menjadi pelatih Setan Merah U-23. Pelatih 43 tahun tersebut sudah menjalani 403 laga sebagai pelatih.

Sedangkan Nagelsmann mulai menjadi pelatih pada putaran kedua musim 2007-2008, namun saat itu ia menjadi pemandu bakat pemain muda Augsburg. Setelah setengah musim menjadi pemandu bakat, ia mulai menjadi asisten pelatih di TSV 1860 U-17.

Lalu pada 2013-2014, ia naik kelas dan menjadi pelatih Hoffenheim U-19. Ia juga sudah menjalani laga sebanyak 272 pertandingan sebagai pelatih.

Meskipun kalah dalam hal pengalaman, namun ia memiliki rataan poin yang lebih unggul jika dibandingkan dengan Ole Gunnar Solskjaer. Di setiap laga, rataan poin Nagelsmann adalah 1,83. Dan selama menjadi pelatih RB Leipzig, Nagelsmann memiliki rataan 1,98.

Sedangkan Ole Gunnar Solskjaer di sepanjang karirnya, ia memiliki rataan 1,82. Namun selama menjadi pelatih Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer memiliki rataan poin 1,81.

Sepanjang karir kedua pelatih ini, Ole Gunnar Solskjaer menang head to head. Keduanya baru bertemu sekali, yaitu pada leg pertama Setan Merah lawan RB Leipzig, dimana hasilnya Ole Gunnar Solskjaer sudah menang sekali di atas Nagelsmann.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments