Sunday, January 29, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga InggrisLiverpool Tidak Banyak Belanja, Eks Pemain Man City Heran

Liverpool Tidak Banyak Belanja, Eks Pemain Man City Heran

Pada Liga Inggris 2019/20 Liverpool sudah keluar sebagai pemenangnya, tapi sampai saat ini belum terlihat adanya perombakan pemain. Eks pemain Manchester City Trevor Sinclair bertanya-tanya akan hal ini.

Liverpool tampil menampilkan laga terbaiknya di Liga Inggris musim 2019/2020 dan berhasil menyandang gelar juara. The reds berhasil mencetak 99 poin, 18 poin di depan Manchester City yang jadi runner-up.

Menyambut musim baru, Liverpool dinilai tidak terlalu tak terlalu agresif untuk mendatangkan pemain baru. Sejauh ini, Si Merah baru merekrut Kostas Tsimikas, itupun dijadikan sebagai pendukung Andy Robertson.

Padahal pertandingan Liga Inggris musim depan akan lebih menantang. Chelsea misalnya, sudah menggandeng beberapa pemain top seperti Hakim Ziyech, Timo Werner, Ben Chilwell, dan Thiago Silva.

Sementara itu, Man City menambah skuad sektor gelandang dan bek tengah dengan merekrut Ferran Torres dan Nathan Ake. Dengan sikap ’santai’ The Red di bursa transfer ini membuat mantan winger Man City Trevor Sinclair terharan-heran.

“Rasanya Liverpool belum melakukan 100%. Mereka baru mendatangkan Tsimikas,” ungkapnya kepada talkSPORT seperti dikutip Liverpool Echo.

“Mereka sampai sata ini belum terlihat merekrut pemain baru, di mana para pemain lain akan merasa seperti ‘Wah, saya senang dengan itu.’ Dan menurut saya, pemain baru sangat penting sekadar untuk menguatkan tim, apalagi syukur-stukur bisa mendapatkan pemain dengan kualitas terbaik, jadi diperkirakan bisa langsung masuk tim dan bermain,” imbuhnya.

Padahal Sinclair menilai pertahan Liverpool masih rentan, termasuk di area pertahanan dan lini serang. Jika ingin mempertahankan posisi tersebut, Liverpool sepertinya harus mengganti pemain di posisi tersebut.

“Milner, apakah dia tampil lebih oke seperti musim lalu. Saya rasa Joe Gomez menjalani musim dengan sangat maksimal, tapi apa Anda akan bilang dia adalah bek tengah yang cukup kuat? Menurut saya area tersebut yang harus di perkuat,” sambung Sinclair.

“Apakah Neco Williams siap untuk memainkan empat, lima laga kalau Alexander-Arnold istirahat di beberapa laga? Jadi, masih ada area-area yang harus mereka tambal. Coba lihat tiga pemain depannya.”

“Kalau salah satu dari mereka cedera, kebersamaan dan efektivitas seperti itu terlihat tidak akan sama lagi. Menurut saya, mereka benar-benar butuh seorang penyerang luar biasa untuk memberikan hasil terbaik bagi skuad,” imbuhnya.

Penyebab Kekalahan Liverpool di Community Shield

Liverpool harus mengalami kekecewaan di Community Shield setelah dikalahkan Arsenal dalam babak penalti. Apakah ini disebabkan oleh tidak ada perombakan pemain? Virgil van Dijk menilai kekalahan timya disebabkan satu hal.

Liverpool selaku kampiun Premier League 2019/2020 bertemu pemenang Piala FA, Arsenal, dalam laga Community Shield. Kedua tim bermain imbang 1-1 di babak pertama via gol Pierre-Emerick Aubameyang dan Takumi Minamino, hingga babak adu penalty terpaksa harus dilakukan.

Di babak tersebut, Liverpool harus kalah dari Arsenal. Kelima eksekutor The Gunners sukses menaklukkan kiper Alisson Becker, sementara lima penendang The Reds hanya mampu melayangkan bola ke gawang empat kali setelah tendangan Rhian Brewster meleset dari gawang.

Setelah pertandingan selesai, Virgil van Dijk memberikan tanggapannya mengenai kegagalan The Reds menjuarai Community Shield. Menurut dia, rekan setimnya kalah lantaran terlalu santai dan menyianyiakan kesempatan emas yang ada.

Liverpool menguasai permainan di 90 menit pertama dengan melayangkan 15 bola tembakan berbanding 8 milik Arsenal. Namun dari sejumlah upaya tersebut, The Reds hanya mampu mencetak satu gol saja.

“Sepanjang pertandingan, kami bermain sangat fokus, mendominasi, melakukan penyerangan dengan agresif dan menciptakan banyak peluang. Namun, akhirnya kita harus masuk ke babak penalti dan itu bisa dibilang sebatas lotere,” kata Van Dijk, dilansir dari Omnisport.

“Meskipun merasa kecewa, kami harus segera move on. Tahun lalu kami juga kalah dalam adu penalti dan kami bisa memenangkan liga, jadi kami cukup optimis dan ingin menang lagi” kata dia menambahkan.

“Kami memiliki peluang besar dengan Milner. Jika anda melihat permainan secara keseluruhan, saya pikir kami menciptakan banyak peluang yang seharusnya bisa kami manfaatkan sebaik mungkin,” demikian kata Virgil van Dijk soal kekalahan Liverpool di Community Shield.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments