Sunday, January 29, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga SpanyolLaga Barcelona Vs Getafe di Pekan Keenam La Liga

Laga Barcelona Vs Getafe di Pekan Keenam La Liga

Memasuki pekan keenam, Liga Spanyol kian memanas. Di akhir pekan, ada 4 pertandingan yang diperkirakan akan menarik dan cukup ramai, yaitu Real Madrid Vs Cadiz, Granada Vs Sevilla, Vigo Vs Athletico Madrid, dan Barcelona Vs Getafe.

Yang paling ramai tentu saja pengamatan terhadap pertandingan Barcelona. Apalagi di pekan berikutnya mereka akan berlaga melawan klub yang disebut sebagai rival abadi, Real Madrid

Kemungkinan Messi di Bangku Cadangan Saat Barcelona Vs Getafe

Lawan Barcelona pekan keenam ini dianggap tidak terlalu berat dibandingkan pekan sebelumnya.

Dari 15 kali pertemuan dengan Getafe, Barcelona selalu menang dengan rata-rata perolehan gol adalah tiga.

Sebuah angka yang cukup meyakinkan. Ditambah pula dengan 4 laga tandang yang juga memuaskan.

Laga yang akan diselenggarakan di kandang Getafe, Coliseum Alfonso Perez diprediksi akan dimenangkan Barcelona, meski dalam pertandingan terakhir La Liga pekan keempat, mereka hanya dapat menahan imbang Sevilla. Penampilan klub Catalana dianggap kurang memuaskan.

Meski demikian, kans Getafe yang kemarin resmi mengubah namanya menjadi Fe saja tetap besar. Di bawah asuhan pelatih Jose Bardalas, prestasi Fe cukup meningkat. Dalam klasemen sementara mereka menduduki peringkat ketujuh. Dua tingkat di bawah Barcelona. Poin yang diperoleh sama.

Dilansir dari Mundo Deportivo, dalam pertandingan melawa Fe yang artinya iman atau kepercayaan, El Barca kemungkinan tidak akan menurunkan Lionel Messi. La Pulga rencana akan diistirahatkan, meski Koeman harus bersikeras kepada sang bintang.

Bagaimana tidak? Sebagai seorang pemain sepak bola dan bintang pula, duduk di bangku cadangan bukanlah hal yang menyenangkan. Pemain hanya duduk dan menonton jalannya pertandingan, sambil menunggu diturunkan. Messi tidak akan menyukainya.

Setidaknya ada 3 alasan yang membuat Ronald Koeman berencana mengistirahatkan Messi di bangku cadangan.

Pertama, pemain andalan yang berasal dari Argentina ini harus berisitirahat. Selama bermain bersama Los Clues, Messi selalu bermain full 90 menit lebih.

Begitu pula di tiga laga perdana Barca di La Liga.

Ini tentunya membuat Messi dengan usia yang sudah tidak muda lagi dan pelatih harus membatasi sepak terjangnya. Jangan sampai, andalan mereka tidak dapat digunakan di pertandingan penting.

Kedua, Messi baru saja kembali dari Argentina untuk membela tim negaranya.

Bersama timnas Argentina Messi melakukan dua pertandingan sekaligus, yang artinya bermain selaa 180 menit penuh. Pertandingan terakhir, bahkan dilakukan di La Paz, sebuah tempat dengan ketinggian 3.600 meter di atas permukaan laut.

Ketiga, Barcelona membutuhkan Messi untuk pertandingan penting lain.

Jika semuanya dimainkan oleh pemain yang awalnya ingin hengkang ini, berarti dia melakukan 7 laga hanya dalam 21 hari.

Setelah melawan Getafe, Barca akan bertanding di laga penyisihan Liga Champions.

Selang tiga hari setelahnya, mereka akan melawan Ferencuaron. Tiga hari kemudian melawan Real Madrid di La Liga, dan terakhir tanggal 29 Oktober pemain Cap Nou dijadwalkan bertanding melawan Juventus pula.

Jika ingin melihat Messi optimal di tiga pertandingan berikutnya, opsi Koeman adalah mengistirahatkannya pekan ini.

Siapa yang akan menggantikan posisi Messi di lapangan? Pedri dan Trincao menjadi pilihan utama yang terlihat saat ini. Namun seandainya Ousmane Dembele pulih dari cedera, pemain ini juga dapat menjadi pilihan terbaik.

Pilihan mengistirahatkan Messi akan menjadi percobaan pertama Barcelona tanpa La Pulga. Sesuatu yang sangat bagus sebagai persiapan di musim selanjutnya, kalau 2020-2021 menjadi musim terakhir Messi di Camp Nou.

Dari pihak Getafe atau Fe nama barunya, David Soria, penjaga gawang angkat bicara.

Menurutnya, pertandingan pekan keenam akan berjalan cukup berat bagi klub yang belanya. Jika ingin peringkat tidak menurun drastis, mereka harus bekerja keras. Paling tidak, mereka akan berusaha menahan imbang raksasa La Liga.

Masih menurut Soria, tidak dapat dipungkiri bahwa timnya diramalkan akan kalah oleh banyak pengamat. La Blaugrana merupakan tim yang paling kuat di Liga Utama Spanyol.

Di bawah kepelatihan Ronald Koeman, tim nampak makin kuat. Meski setiap pelatih mempunyai kelebihan sendiri, Koeman berhasil menyatukan tim.

Kedisiplinan dan karakter kuat tim makin nyata. Karakter tersebut membuat tim lebih padu dan haus gol. Itu yang harus diwaspadai dari pemain Camp Nou masa kini dan akan dihadirkan saat Barcelona Vs Getafe hari Minggu mendatang.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments