Saturday, January 28, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga IndonesiaKetum PSSI Telepon Timnas Indonesia U-19, Hasilnya Diluar Dugaan!

Ketum PSSI Telepon Timnas Indonesia U-19, Hasilnya Diluar Dugaan!

Timnas Indonesia U-19 mendapatkan telepon dari Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan sebelum bertanding dengan Makedonia Utara. Menurut Iriawan, hasilnya diluar dugaan.

Ia saat itu sedang ada di perjalanan menuju Yogyakarta menjelang Timnas U-19 bertanding melawan Makedonia, Minggu (11/10/10). Ia akan menghadiri rapat mengenai kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020.

Menjelang kick off Timnas U-19 vs Makedonia Utara, ia mampir di Tegal dulu. Lalu, ia menelepon Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri untuk menyemangati para pemain Timnas U-19.

Hasilnya malah diluar dugaan. Timnas U-19 berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 4-1. Makedonia Utara sebenarnya cukup kuat karena saat mereka bisa melaju ke babak Elite round di Kualifikasi Piala Eropa U-19 2020.

“Sebelum laga dimulai, saya menelepon Direktur Teknik untuk menyemangati pelatih dan pemain dalam laga yang akan dihadapi. Hasilnya luar biasa,” kata Mochamad Iriawan, dikutip dari laman federasi.

“Alhamdulillah, saya bangga Timnas U-19 bisa memenangi pertandingan saat melawan Makedonia Utara. Sejauh ini perkembangan Timnas U-19 selalu saya pantau,” ujarnya menambahkan.

Iwan Bule, sapaan Mochamad Iriawan, menyatakan ia tidak menyesal singgah di Tegal. Ia bersama rombongan PSSI lainnya sangat bangga melihat performa Jack Brown cs.

“Karena saya sedang di perjalanan menuju Yogyakarta, saya menyempatkan dulu menonton pertandingan di Tegal. Pemain sangat bersemangat di laoangan dan bermain agresi sepanjang pertandingan. Ini adalah konsistensi yang harus dijaga,” pesannya.

Ini merupakan kebiasaan baru Irawan sejak Timnas-U19 berada di Kroasia, yaitu menelepon anggota tim dan menanyakan perkembangannya. Bahkan ia pernah menyempatkan diri menelepon Timnas U-19 saat melawan Qatar di jeda babak pertama pada pertengahan September lalu.

Perolehan skor Timnas Indonesia U-19 melawan Qatar pada saat itu adalah imbang 1-1. Tidak lama kemudian, panggilan telepon dari Iwan Bule masuk saat Shin Tae-yong sedang memberikan arahan dan materi pada para pemain Timnas U-19 pada babak kedua.

Waktu kemenangan Timnas U-19 biasanya berbarengan dengan telepon Ketum PSSI. Saat itu, Brylian Aldama memanfaatkan kesempatan di menit ke-84, sehingga gawang Qatar berhasil kebobolan. Timnas U-19 unggul 2-1 atas Qatar.

Sayangnya, ada beberapa telepon dari Mochamad Iriawan juga yang berbarengan dengan kekalahan Timnas U-19. Timnas U-19 ditaklukan oleh Bulgaria, Kroasia, hingga Bosnia-Herzegovina.

Timnas Indonesia U-19 Melakukan Eksperimen

Minggu (11/10/2020), pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong menyelenggarakn eksperimen dalam laga uji coba bertanding dengan Makedonia Utara. Bagaimana hasilnya?

Beberapa pemain Timnas U-19 mencoba menempati posisi baru dalam eksperimen tersebut. Misalnya, Irfan Jauhari ditempatkan di posisi sayap kiri yang biasanya ditempati oleh Mochamad Supriadi. Ini merupakan sebuah kebetulan karena Supriadi sedang absen bermain akibat cedera yang dialaminya pada laga-laga sebelumnya, yaitu saat bertanding melawan NK Dugopolje, Kamis (8/10).

Sedangkan untuk dua posisi striker, Braif Fatari dan Saddam Emiruddin Gaffar yang menempati posisi tersebut. Dengan demikian, tidak ada tempat lagi untuk Irfan di posisi depan yang formasinya 4-4-2, sehingga ia mencoba menempati posisi sayap kiri.

Ini adalah pertama kalinya bagi Irfan menempati posisi sayap kiri. Meski begitu, ia tidak mengalami kesulitan apapun dalam eksperimen tersebut. Ia malah terlihat seperti sudah terbiasa ada di posisi sayap kiri.

Selaku pelatih Timnas Indonesia U-19, Shn Tae-yong merasa percobaanna tersebut sudah berjalan dengan sangat baik. Ia pun menerapkan eksperimen serupa untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

“Irfan Jauhari biasa menempati posisi striker. Namun, kali ini saya menempatkan dia di posisi sayap kiri. Dengan eksperimen ini, diharapkan semua pemain bisa menempati di posisi apa saja sesuai kebutuhan dan skema tim,” kata Shin Tae-yong, dikutip dari laman federasi.

Shin Tae-yong pun tetap menempatkan Irfan jauhari di posisi sayap kiri saat Braif Fatari absen bermain dan digantikan Jack Brown. Jack Brown malah ditempatkan di bagian depan bersama Saddam.

Di laga sebelumnya, Jack Brown menempati posisi gelandang dan bukan sebagai striker. Eksperimen kedua Shin Tae-yong nampaknya tidak sia-sia. Jack Brown berhasil melayangkan dua gol untuk membawa Timnas Indonesia U-19 keluar sebagai pemenang 4-1 atas Makedonia Utara.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments