Sunday, January 29, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga ItaliaInter Milan vs Fiorentina: Nerrazuri Unggul dengan Skor Akhir 4-3

Inter Milan vs Fiorentina: Nerrazuri Unggul dengan Skor Akhir 4-3

Laga Inter milan vs Fiorentina berlangsung dramatis. Nerazzurri berhasil melesakan dua gol di penghujung laga, sehinga La Viola harus gigit jari.

Pertandingan tersebut disajikan di Giuseppe Meazza, Minggu (27/9/2020) dini hari WIB. Christian Kouame berhasil membobol gawang Milan di awal liga. Namun, Lautaro Martinez menyusul ketertinggalan di babak pertama, sehingga skor sementara menjadi 1-1.

Babak ke dua berjalan lebih agresif. Lewat gol bunuh diri Federico Ceccherini, Inter berbalik unggul 2-1. Fiorentina tentu saja tidak ingin tinggal diam. Akhirnya dua gol dilesakan Firentina melalui Gaetano Castrovilli dan Federico Chiesa. Skor sementara menjadi 3-2.

Pertandingan semakin seru di babak-babak terakhir. Inter berhasil mengungguli Fiorentina, dengan hasil akhir 4-3, yang masing-masing dicetak Romelu Lukaku dan Danilo D’Ambrosio.

Jalannya Pertandingan Inter Milan vs Fiorentina

Fiorentina sempat menjadi ancaman bagi Inter di awal pertandingan. La Viola berhasil mencetak gol 1-0 di menit keempat melalui Christian Kouame. Giacomo Bonaventura dan Kouame bekerjasama di depan gawang Inter dalam menyambut umpan lambung ke kotak penalti.

Inter Tentu saja tidak ingin kalah. Di menit ke-11, Ashley Young melepas umpan silang dari sisi kanan dan diterima oleh Ivan Perisic. Namun, bola melenceng ke atas gawang Bartlomiej Dragowski.

Martin Caceres dianggap melanggar Lautaro Martinez, sehingga Wasit Gianpaolo Calvarese memberikan hadiah penalti kepada Inter di menit ke-18. Kartu kuning langsung diterima bek Fiorentina itu.

Inter nampaknya tidak mujur. Keputusan tersebut diubah setelah melakuakn peninjauan ulang dengan VAR. Lautaro justru yang lebih dulu menendang kaki Caceres saat akan merebut bola. Cacers pun tidak jadi mendapatkan kartu kuning.

Di menit ke 23, Fiorentina mulai agresif lagi. Kouame mengumpan silang bola yag kemudian disambut sundulan Nikola Milinkovic di depan gawang. Sayangnya, bola masih melayang tipis di atas jaring gawang Milan.

Di penghujung babak pertama, Inter baru bisa menyamakan skor menjadi 1-1. Lautaro Martinez berhasil melakukan skema serangan balik cepat, yaitu dengan tembakan terukur dari luar kotak penalti. Dragowski pun tidak mampu menepis bola tersebut.

Di enam menit pertama babak ke dua, Pasukan Antonio Conte berhasil berbalik unggul 2-1. Ini diperoleh dari gol bunuh diri Federico Ceccherini, yang membelokkan bola tembakan Lautaro Martinez.

Fiorentina pun menyusul ketertinggalannya di menit ke-57 dan skor berubah menjadi 2-2. Franck Ribery melakukan serangan balik cepat dan menerobos ke kotak penalti Inter. Bola diterima oleh Gaetano Castrovilli untuk dituntaskan menjadi gol.

Di menit ke-63, Fiorentina unggul 3-2. Kali ini Ribery yang mencetakan gol melalui serangan balik. Mantan pemain Bayern Munich itu melesakan umpan panjang mendatar ke Federico Chiesa, yang tidak menemukan kesulitan saat melesakkan gol disaat berhadapan satu lawan satu dengan Handanovic.

Dan di menit ke-67, Romelu Lukaku kehilangan kesempatan emasnya. Saat menerima umpan silang mendatar, bola tembakan Lukaku masih melenceng tipis dari gawang Fiorentina. Namun, ia mendapatkan kesempatan emas lainnya di menit ke-71. Namun, Dragowski masih bisa menempis tembakannya.

Fiorentina masih terus berjuang mencetak peluang di lima menit terakhir pertandingan. La Viola membiarkan Inter mengontrol bola sambil menunggu kesempatan untuk merebutnya dan melancarkan serangan balik.

Sayangnya, Fiorentina kebobolan di menit ke-87. Alexis Sanchez melepas umpan lambung ke sisi kanan yang sudah ada Achraf Hakimi. Mantan pemain Real Madrid itu kemudian melepas umpan silang mendatar, kemudian gol berhasil dicetak oleh Lukaku. Skor berubah menjadi 3-3.

Pertandingan berakhir dengan skor akhir 4-3 dari laga Inter Milan vs Fiorentina. Sanchez berhasil melakukan umpan silang ke tiang jauh dan dituntaskan ole sundulan Danilo.

“Kami berhasil melewati laga ini. Ketika mereka menyamakan kedudukan, saya berpikir itu adalah akhir pertandingan. Satu poin bisa jadi pantas untuk kami. Saya juga tidak merasa layak mendapatkan yang lebih, tapi lain halnya untuk karakter yang kami tunjukkan, kami tentu layak dapat yang lebih baik,” katanya dikutip Metro.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments