Bek Samba Persada Women Keisya Aulia menilai perjuangan timnya tetap berharga meski gagal lolos ke semifinal U18 Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026. Penilaian itu disampaikan seusai laga terakhir Grup B melawan Akademi Persib Bandung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat.
Samba Persada Women harus mengakhiri fase grup setelah kalah 0-2 dari Akademi Persib Bandung. Hasil itu sekaligus memastikan lawannya merebut tiket ke babak semifinal.
Dalam pertandingan tersebut, Samba Persada bermain dengan 10 pemain setelah salah satu rekannya menerima kartu merah. Situasi itu membuat keseimbangan permainan tim terganggu hingga akhir laga.
“Kami masih bisa bertahan sampai akhirnya hanya kebobolan dua gol, jadi menurut saya itu tetap menjadi kebanggaan karena kami mampu menahan lawan agar tidak mencetak lebih banyak gol lagi,” kata Keisya selepas pertandingan.
Keisya menilai kondisi bermain dengan satu pemain lebih sedikit menjadi tantangan besar bagi timnya. Menurut dia, kehilangan satu pemain sangat memengaruhi ritme permainan di lapangan.
Hal itu terlihat dari penempatan posisi yang berubah dan komunikasi antarpemain yang ikut terdampak. Meski begitu, para pemain tetap berusaha tampil maksimal sampai peluit akhir dibunyikan.
Bek kelahiran Kota Sragen, Jawa Tengah, pada 22 Maret 2010 itu juga menyebut seluruh pemain sudah mengeluarkan kemampuan terbaik. Penilaian itu ia sampaikan untuk penampilan tim sejak laga pertama hingga pertandingan terakhir fase grup.
Namun, hasil akhir memang belum sesuai harapan tim maupun jajaran pelatih. Samba Persada Women pun harus menghentikan langkahnya lebih cepat di HSL All-Stars 2025/2026.
Selain memburu prestasi bersama tim, Keisya mengatakan setiap pemain juga punya motivasi tambahan di turnamen ini. Mereka ingin menunjukkan performa terbaik di hadapan pemantau bakat tim nasional yang hadir dalam ajang tersebut.
Kesempatan untuk dipanggil ke timnas menjadi dorongan tersendiri bagi para pemain. Motivasi itu tetap dijaga meski perjalanan Samba Persada Women terhenti pada fase grup.
Di sisi lain, Akademi Persib Bandung memanfaatkan laga terakhir Grup B dengan baik. Mereka mengunci kemenangan 0-2 lewat gol Auliah Arifah pada menit ke-43 dan Mega Aprilia pada menit ke-59.
Laga itu berlangsung dalam format 2×35 menit. Dua gol tersebut cukup untuk membawa Akademi Persib Bandung melangkah ke semifinal, sementara Samba Persada Women harus tersingkir.






