Thursday, April 25, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga SpanyolBarcelona Dulu dan Barcelona Kini, Tetap Menjadi Perbincangan

Barcelona Dulu dan Barcelona Kini, Tetap Menjadi Perbincangan

Penampilan Barcelona di awal musim 2020-2021 terbilang bagus. Dengan skuat yang ada, Ronald Koeman berhasil memenangkan beberapa pertandingan. Lionel Messi yang awalnya hendak hengkang menunjukkan profesionalisme dengan bermain optimal untuk klubnya. Namun, di beberapa laga terakhir La Liga La Blaugrana tidak memperoleh hasil bagus. Banyak pengamat yang menyatakan bahwa Barcelona kini, jauh berbeda.

Paling tidak tercatat bahwa lima tahun terakhir, raksasa Spanyol mengalami kemunduran. Sejak tahun 2015, mereka tidak pernah lagi meraih gelar Liga Champions. Paling bagus, prestasi tim hanya sampai laga semifinal. Bahkan, di perempat final 2019-2020 mereka disingkirkan Bayern Munchen, tim Jerman yang akhirnya menjadi juara.

- Advertisement -
asia9QQ  width=

Barcelona Kini yang Kehilangan Identitas

Di laga antar klub tertinggi Spanyol, La Liga, kedudukan Barca melorot jauh di posisi ke12. Tertinggal jauh dari rival terdekat mereka sepanjang masa, Real Madrid yang berada di posisi puncak. Padahal, di akhir laga musim lalu meski terpuruk Barca masih menduduki peringkat kedua.

Perjalanan masih panjang. Musim belum berjalan setengah. Masih ada waktu untuk membalikkan keadaan.

Oleh karena itu, ada baiknya jika pelatih asal Belanda, Ronald Koeman dan pemain yang berada di di bawah asuhannya memperhatikan berbagai masukan.

Mantan pemain Barcelona di masa jayanya, 2008-2016, Dani Alvas memberikan beberapa pernyataan kepada publik melalui RAC 1.

Semasa sekitar 8 tahun di Camp Nou, Alvas telah membantu menciptakan 101 assist bagi Lionel Messi dan banyak di antaranya yang menghasilkan gol. Dalam masa itu juga, Klub Catanha memperoleh 23 gelar; 6 di antaranya Liga Spanyol dan 3 Liga Champions.

Pemain ini keluar dari Barcelona karena dianggap sudah berusia tua dan tidak produktif. Alvas pindah ke Juventus untuk membuktikan dirinya masih layak diperhitungkan. Namun, setahun kemudian ia ingin kembali tetap ditolak manajemen Barca.

Dalam wawancara yang disiarkan hari ini, Alvas memberi saran kepada Sergino Dest. Pemain yang juga mempunyai posisi sebagai bek kanan seperti dirinya dulu ini dibeli dari Ajax Amsterdam sebelum musim berlangsung. Pembelian disepakati dengan harga 2i juta Euro atau sekitar 352 milyar Rupiah.

Sampai saat ini, Dest belum menciptakan assist dan gol dari 9 pertandingan.

Menurut Alvas, Sergino Dest harus melakukan seperti dirinya dahulu, yaitu memberikan bola kepada La Pulga di setiap kesempatan Mesi yang akan mencetak gol sebagai penyelesaian akhir.

Masih menurut Dani Alvas, Barcelona kini sudah kehilangan identitas diri sebagai klub sepak bola. Selain pola permainan yang berubah, mereka mengedepankan komersialisme. Yang keluar dari manajemen adalah bagaimana membeli dan menjual kembali pemain yang menguntungkan secara nominal.

Mantan pemain Camp Nou di era 1990-an, Hristo Stoichkov, juga memberikan pendapatnya tentang kondisi terkini klub yang pernah digawanginya.

Stoichkov melihat permainan tim Barca kini lebih berat ke sisi kanan.

Ini mungkin dikarenakan posisi Jordi Alba yang membantu tim dan Messi sudah bertahun-tahun. Dia sudah mengenali lapangan. Sementara itu, di lapangan belum ada yang dapat menggantikan Luis Suarez.

Luis Suarez yang dikatakan mempunyai hubungan dekat dengan bintang Barca asal Argentina memang tidak terdaftar sebagai skuat tim pimpinan Ronald Koeman yang masuk sesaat setelah musim 2019-2020. Suarez akhirnya dibeli oleh Athletico Madrid yang juga rival Barca.

Koeman dan manajemen berencana membeli Memphis Depay atau Lautaro Martinez sebagai pengganti. Namun, kesepakatan transfer gagal dicapai. Barca dikabarkan mengalami kebangkrutan.

Kini dikabarkan manajemen mengincar David Alba yang mempunyai tipe permainan mirip Jordi Alba. Namun, kemungkinan Camp Nou gagal lagi mendatangkan pemain ini. Bayern Munchen, meminta gaji 15 juta euro atau sekitar 253 milyar untuk pemainnya selama semusim. Dana yang cukup berat dipenuhi oleh kondisi keuangan yang ada.

Hristo Soichkov membeli solusi kepada pelatih dan manajemen dengan tidak perlu membeli pemain lagi. Yang diperlukan adalah pemain yang bisa terus berlari melewati pertahanan lawan meski tidak tentu arah.

Apalagi Barcelona kini mempunyai Ansu Fati dan Ousmane Dembele. Keduanya merupakan pemain dengan kemampuan berlari dan menggiring bola secara mumpuni. Hal tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin, selain membangun serangan dari sisi kiri lapangan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments