Argentina vs Islandia akan menjadi salah satu laga uji coba menarik menjelang Piala Dunia 2026. Pertandingan yang digelar di Jordan-Hare Stadium, Alabama, pada 10 Juni 2026 itu menjadi kesempatan bagi Argentina untuk mempertahankan tren positif sekaligus mematangkan persiapan menuju turnamen terbesar sepak bola dunia.
La Albiceleste datang dengan status juara bertahan Piala Dunia dan salah satu favorit utama di edisi 2026. Sebaliknya, Islandia menghadapi pertandingan ini dengan modal yang kurang meyakinkan setelah serangkaian hasil negatif dalam beberapa bulan terakhir.
Perbedaan performa kedua tim membuat Argentina lebih diunggulkan. Namun, laga persahabatan tetap penting karena menjadi ajang evaluasi terakhir sebelum kompetisi resmi dimulai.
Argentina Datang dengan Performa Meyakinkan
Tim asuhan Lionel Scaloni menunjukkan konsistensi luar biasa dalam beberapa pertandingan terakhir. Setelah menutup kualifikasi zona CONMEBOL dengan kekalahan dari Ekuador, Argentina langsung bangkit dan mencatat enam kemenangan beruntun.
Rangkaian hasil positif itu menunjukkan kualitas skuad yang sangat stabil. Selain itu, Argentina juga berhasil menjaga keseimbangan antara produktivitas lini depan dan ketangguhan sektor pertahanan.
Dalam enam laga terakhir, mereka mencetak 18 gol. Catatan tersebut berarti Argentina mampu menghasilkan rata-rata tiga gol setiap pertandingan.
Pertahanan mereka juga tampil sangat solid. Dari enam kemenangan tersebut, lima di antaranya berakhir dengan clean sheet.
Kemenangan terbaru diraih saat menghadapi Honduras. Pada laga tersebut, Argentina menang 2-0 meski tidak diperkuat Lionel Messi yang masih menjalani pemulihan cedera ringan.
Yang terpenting, kemenangan beruntun tersebut memberikan kepercayaan diri tinggi bagi para pemain. Momentum positif menjadi modal berharga menjelang putaran final Piala Dunia.
Lionel Messi Berpeluang Kembali Tampil
Salah satu sorotan utama jelang laga ini adalah kondisi Lionel Messi. Kapten Argentina tersebut dikabarkan sudah pulih dan kembali masuk dalam skuad pertandingan.
Meski demikian, Lionel Scaloni kemungkinan belum menurunkannya sejak menit pertama. Staf pelatih tentu tidak ingin mengambil risiko menjelang turnamen yang jauh lebih penting.
Karena itu, Lautaro Martinez dan Thiago Almada diprediksi menjadi andalan di lini depan. Keduanya tampil cukup baik dalam beberapa pertandingan terakhir.
Dukungan dari Nico Gonzalez dan Giuliano Simeone juga membuat sektor serang Argentina tetap berbahaya. Kedalaman skuad menjadi salah satu keunggulan utama yang dimiliki tim juara dunia tersebut.
Di lini tengah, Alexis Mac Allister dan Enzo Fernandez diperkirakan kembali menjadi motor permainan. Kombinasi keduanya mampu menjaga ritme sekaligus membantu transisi serangan dengan efektif.
Sementara itu, lini belakang masih akan dipimpin Cristian Romero dan Lisandro Martinez. Kehadiran dua bek tersebut menjadi faktor penting di balik solidnya pertahanan Argentina belakangan ini.
Islandia Masih Kesulitan Menemukan Konsistensi
Berbeda dengan Argentina, Islandia justru datang dengan kondisi yang kurang ideal. Tim asuhan Arnar Gunnlaugsson gagal lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.
Hasil-hasil terbaru juga belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Islandia baru saja kalah 0-1 dari Jepang dalam laga persahabatan terakhir mereka.
Kekalahan tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi lima pertandingan beruntun. Dalam sembilan laga terakhir, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan.
Situasi itu tentu menjadi tantangan besar menjelang duel melawan Argentina. Terlebih, lawan yang dihadapi merupakan salah satu tim paling konsisten di dunia saat ini.
Islandia kemungkinan akan mengandalkan pendekatan defensif. Orri Oskarsson diprediksi menjadi ujung tombak utama untuk memanfaatkan peluang serangan balik.
Selain itu, Hakon Valdimarsson di bawah mistar gawang diperkirakan akan menghadapi tekanan besar sepanjang pertandingan. Kiper tersebut harus bekerja ekstra keras untuk meredam agresivitas lini serang Argentina.
Rekor Pertemuan dan Prediksi Laga
Menariknya, kedua tim hanya pernah bertemu satu kali sebelumnya. Pertemuan tersebut terjadi pada Piala Dunia 2018 dan berakhir imbang 1-1.
Hasil itu menjadi salah satu kejutan terbesar pada fase grup turnamen tersebut. Namun, kondisi kedua tim kini jauh berbeda dibanding delapan tahun lalu.
Argentina tampil jauh lebih matang dan memiliki kedalaman skuad yang lebih baik. Sebaliknya, Islandia masih berjuang menemukan identitas permainan terbaik mereka.
Oleh karena itu, La Albiceleste diprediksi mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak menit awal. Penguasaan bola dan kualitas individu pemain menjadi keunggulan yang sulit ditandingi lawan.
Meski Messi kemungkinan memulai laga dari bangku cadangan, Argentina tetap memiliki banyak opsi berbahaya. Lautaro Martinez, Thiago Almada, hingga Nico Gonzalez mampu menjadi pembeda kapan saja.
Melihat performa terkini kedua tim, Argentina memiliki peluang besar untuk memperpanjang tren kemenangan mereka. Prediksi skor akhir pertandingan adalah Argentina menang 2-0 atas Islandia.






