Argentina menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis WIB. Kemenangan itu diraih lewat dua gol larut yang memastikan Argentina melaju ke final.
Inggris sempat unggul lebih dulu melalui Anthony Gordon pada awal babak kedua. Namun, Argentina membalikkan keadaan lewat Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez pada menit ke-90+2.
Lionel Messi menjadi sosok penting dalam kebangkitan Argentina. Kapten tim itu menyumbang dua assist untuk kedua gol yang membawa timnya menang dramatis.
Hasil ini mengantar Argentina ke final Piala Dunia dua edisi beruntun. Pada partai puncak, mereka akan menghadapi Spanyol yang lebih dulu menyingkirkan Prancis 2-0.
Final akan dimainkan di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) WIB. Sementara itu, Inggris akan menghadapi Prancis pada laga perebutan tempat ketiga.
Babak pertama berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil terbuka, tetapi belum mampu memaksimalkan peluang yang tercipta.
Inggris mendapatkan peluang terbaik pada menit ke-33. Umpan Declan Rice dari situasi tendangan bebas disambut John Stones di tiang jauh, tetapi bola masih melebar dari gawang Argentina.
Setelah turun minum, Inggris memecah kebuntuan pada menit ke-55. Serangan balik cepat dari sisi kanan menjadi awal gol pembuka mereka.
Morgan Rogers mengirim bola ke area tiang jauh. Anthony Gordon lalu menuntaskannya dengan sempurna untuk menaklukkan Emiliano Martinez dan membawa Inggris unggul 1-0.
Argentina langsung mencoba merespons. Giuliano Simeone sempat menusuk ke kotak penalti, tetapi Djed Spence melakukan jegalan bersih di momen penting.
Inggris juga nyaris menggandakan keunggulan menjelang akhir laga. Jordan Pickford kemudian tampil gemilang saat menggagalkan sundulan Nicolas Gonzalez.
Keunggulan 1-0 membuat Inggris mengubah pendekatan. Thomas Tuchel memasukkan Ezri Konsa, Dan Burn, dan Nico O’Reilly, sambil menarik keluar Gordon, Rice, serta Reece James.
Keputusan itu justru membuat tekanan Argentina semakin besar. Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85.
Berawal dari situasi sepak pojok, hampir semua pemain Inggris berada di dalam kotak penalti. Enzo Fernandez berdiri relatif bebas saat menerima sodoran Messi sebelum melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi Pickford.
Gol itu mengubah skor menjadi 1-1. Pertandingan tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Namun, Argentina justru mencetak gol kemenangan pada masa injury time. Tembakan Alexis Mac Allister lebih dulu membentur tiang dan bola kembali dikuasai Messi di sisi kanan.
Messi lalu melewati kawalan pemain Inggris sebelum mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh. Lautaro Martinez menyambutnya dengan sundulan yang tak mampu dihentikan Pickford.
Gol pada menit ke-90+2 memastikan Argentina berbalik unggul 2-1. Inggris sempat mencoba merespons dengan memasukkan Marcus Rashford dan Ivan Toney, tetapi waktu yang tersisa terlalu singkat.
Skor 2-1 bertahan hingga peluit akhir. Argentina pun melanjutkan catatan selalu lolos dalam enam penampilan semifinal Piala Dunia.
Susunan pemain:
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Reece James (Dan Burn), John Stones (Ivan Toney), Marc Guehi, Djed Spence (Marcus Rashford); Declan Rice (Nico O’Reilly), Elliot Anderson; Morgan Rogers, Jude Bellingham, Anthony Gordon (Ezri Konsa); Harry Kane.
Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina (Gonzalo Montiel), Cristian Romero, Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi), Nicolas Tagliafico (Lautaro Martinez); Leandro Paredes (Nicolas Gonzalez), Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Giuliano Simeone (Rodrigo De Paul); Lionel Messi, Julian Alvarez.
Sumber: ANTARA News






