Suporter Argentina dan Inggris Buru Tiket di Stadion Atlanta
Suporter tim nasional Argentina dan Inggris tanpa tiket semifinal Piala Dunia 2026 terlihat berburu keberuntungan di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu. Mereka datang ke area stadion demi mencari akses masuk untuk laga besar tersebut.
Para suporter membawa karton atau kertas berisi tulisan bahwa mereka membutuhkan tiket pertandingan. Mereka berharap ada pemilik tiket yang bersedia menjual atau memindahtangankan karcis menjelang laga.
Situasi itu juga membuat sejumlah jurnalis yang meliput Piala Dunia 2026 ikut ditanya soal tiket. Kartu identitas pers dari FIFA yang mereka kenakan membuat beberapa suporter mengira mereka petugas pertiketan.
Tingginya minat penonton membuat tiket pertandingan Piala Dunia 2026, terutama semifinal, cepat habis. Kondisi itu terjadi meski harga tiket untuk fase tersebut tergolong mahal.
Dari berbagai sumber, harga termurah tiket Argentina versus Inggris berada di kisaran 2.000-4.000an dolar AS. Nilai itu setara sekira Rp36 juta-Rp72 juta, tergantung tanggal pemesanan.
Harga tiket disebut semakin tinggi jika pembelian dilakukan mendekati hari pertandingan. Karena itu, banyak suporter yang datang tanpa tiket memilih mencoba peruntungan langsung di sekitar stadion.
FIFA hanya menjual tiket Piala Dunia melalui jaringan daring. Dalam proses pembelian, calon penonton wajib memasukkan beberapa informasi pribadi agar tiket tidak mudah dipalsukan.
Meski begitu, tiket dari FIFA tetap bisa dipindahtangankan. Mekanismenya dilakukan melalui transfer identitas dari pemilik lama kepada penerima baru.
Celah inilah yang memungkinkan terjadinya jual beli tiket. Selain itu, pemilik tiket juga dapat menjual karcisnya ke toko atau aplikasi jual kembali dengan harga lebih mahal.
Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 Inggris versus Argentina di Stadion Atlanta sendiri disaksikan lebih dari 60 ribu penonton. Besarnya jumlah penonton itu memperlihatkan tingginya antusiasme untuk duel dua tim besar tersebut.
Fenomena perburuan tiket di sekitar stadion menjadi gambaran besarnya permintaan pada laga semifinal. Suporter dari kedua negara tetap datang ke lokasi meski belum mengantongi tiket resmi.
Sumber: ANTARA






