Scorpion FC Gagal ke Semifinal, Andhika Soroti Evaluasi Tim
Asisten Pelatih Scorpion FC Mohammad Islam Andhika Dwiki Putra menyoroti banyak aspek yang harus dibenahi usai timnya gagal ke semifinal kategori U15 Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026. Penilaian itu disampaikan pada Jumat, 10 Juli 2026, di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, setelah Scorpion FC kalah 0-2 dari Cipta Cendikia FA.
Kekalahan pada laga terakhir Grup B itu menghentikan langkah Scorpion FC ke fase gugur. Tim tersebut menutup penyisihan dengan tiga poin dari tiga pertandingan. Sementara Cipta Cendikia FA lolos ke babak semifinal dengan tujuh poin dari tiga laga.
Menurut Andhika, hasil lawan Cipta Cendikia FA menjadi bahan penting untuk evaluasi tim. Ia menilai Scorpion FC masih memiliki pekerjaan rumah di beberapa sektor permainan. Fokus pembenahan diarahkan pada kemampuan dasar pemain dan komunikasi di lapangan.
“Kami akan memperbaiki skill dasar para pemain dan juga komunikasi di lapangan, karena mereka masih malu untuk saling berbicara saat bertanding, padahal komunikasi sangat penting agar mereka tahu kapan harus menekan bersama dan bergerak sebagai satu tim,” kata Mohammad.
Ia menjelaskan, hasil pertandingan bukan tujuan utama dalam pembinaan pemain usia muda. Scorpion FC lebih menitikberatkan proses pembentukan karakter. Tujuannya agar para pemain berkembang menjadi pribadi profesional, baik di sepak bola maupun bidang lain pada masa depan.
Andhika juga menyebut beberapa pemain masih memiliki peluang berkembang lebih jauh. Ia menilai potensi itu bisa mengantar mereka menembus tim nasional pada beberapa tahun mendatang. Syaratnya, para pemain harus terus meningkatkan kualitas teknik dan pemahaman bermain kolektif.
Selain itu, Andhika mengajak para orang tua mendukung anak perempuan yang ingin menekuni sepak bola. Ia menegaskan sepak bola terbuka bagi siapa saja tanpa memandang gender. Karena itu, anak-anak dinilai perlu diberi ruang untuk mengejar cita-cita mereka.
Dari sisi pemain, kiper Scorpion FC Alya Putri Ariyanto mengakui timnya berada dalam tekanan sepanjang pertandingan. Menurut dia, Scorpion FC lebih banyak menerima serangan dari lawan. Situasi itu membuat laga berjalan lebih menegangkan bagi timnya.
“Pertandingan kali ini terasa lebih menegangkan karena kami lebih banyak mendapat tekanan,” ujar Alya.
Alya menambahkan kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain. Ia menilai tim harus tampil lebih disiplin pada pertandingan berikutnya. Evaluasi itu menjadi bagian penting setelah Scorpion FC gagal melangkah lebih jauh di turnamen ini.
Pada pertandingan tersebut, dua gol Cipta Cendikia FA dicetak oleh Keyla Azzahra Putri Natawidjaya pada menit ke-24 dan Ayla Dva Khala Ahisma menit ke-44. Hasil 0-2 itu memastikan Scorpion FC tersingkir, sedangkan Cipta Cendikia FA menjaga langkah ke semifinal U15 Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026.
Sumber: ANTARA News






