PSS Sleman resmi mengakhiri kerja sama dengan Muhammad Tahir pada Senin, 6 Juli 2026. Keputusan itu diumumkan klub promosi BRI Super League tersebut melalui laman resmi klub di Sleman, setelah kompetisi musim 2025/2026 berakhir.
Perpisahan ini menandai akhir masa Muhammad Tahir bersama Super Elja setelah satu musim membela tim. Gelandang bertahan itu sebelumnya didatangkan dengan status pinjaman dari PSBS Biak pada awal musim 2025/2026.
Direktur PT Putra Sleman Sembada, Yoni Arseto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemain kelahiran Jayapura, Papua tersebut. Ia menilai Tahir memberi peran penting selama PSS Sleman menjalani musim di Pegadaian Championship 2025/2026.
“PSS Sleman mengucapkan terima kasih kepada Muhammad Tahir atas dedikasi dan kontribusi di lini pertahanan Super Elja sepanjang musim 2025/2026,” ungkap Yoni.
Menurut Yoni, pengalaman dan semangat juang Muhammad Tahir ikut membantu perjalanan PSS Sleman kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. PSS Sleman menutup musim dengan menempati peringkat kedua Pegadaian Championship 2025/2026.
Hasil itu membuat Super Elja kembali berkompetisi di level tertinggi pada musim berikutnya. Muhammad Tahir menjadi salah satu bagian dari perjuangan tersebut sepanjang musim 2025/2026.
Selama membela PSS Sleman, Muhammad Tahir mencatatkan 12 pertandingan di ajang Pegadaian Championship. Dari jumlah itu, ia mengoleksi 870 menit bermain.
Catatan tersebut menunjukkan peran Tahir dalam skuad PSS Sleman selama musim promosi. Meski tidak berstatus pemain permanen, ia tetap mendapat tempat dalam perjalanan tim menuju Super League.
Yoni juga menyampaikan harapan terbaik untuk karier Muhammad Tahir setelah meninggalkan PSS Sleman. Ia menegaskan kontribusi sang pemain akan tetap dikenang dalam momen kembalinya Super Elja ke kasta tertinggi.
“Pengalaman dan semangat juangnya menjadi bagian penting dalam perjalanan PSS kembali promosi ke Super League. Semoga sukses untuk perjalanan karier Tahir selanjutnya,” pungkas Yoni.
Keputusan berpisah dengan Muhammad Tahir menjadi bagian dari langkah PSS Sleman setelah menuntaskan musim 2025/2026. Sebelumnya, klub juga mengumumkan akhir kerja sama dengan Nuri Fasya.






