Igor Tolic Jelaskan Alasan Persib Rekrut Gabriel Mutombo
Pelatih Persib Bandung Igor Tolic mengungkap alasan klub merekrut Gabriel Mutombo pada Jumat, di laman resmi klub, jelang musim kompetisi 2026/2027. Persib Bandung mendatangkan bek asal Prancis itu untuk mengisi lini pertahanan setelah ditinggalkan Federico Barba.
Tolic mengatakan Mutombo sudah masuk pantauan tim pelatih sejak musim lalu. Bek berpaspor Prancis itu dinilai memiliki karakter dan performa yang sesuai dengan kebutuhan Persib Bandung.
“Kami mengenal Gabriel Mutombo dari pertandingan tahun lalu (AFC Champions League Two 2025/2026),” ungkap Tolic.
Menurut Tolic, kehadiran Mutombo diharapkan bisa menambah kekuatan di sektor belakang. Persib Bandung membutuhkan pertahanan yang kokoh karena akan menghadapi jadwal pertandingan yang padat pada musim baru.
Selain berupaya mempertahankan gelar juara liga domestik, Persib Bandung juga akan tampil di ASEAN Club Championship (ACC) dan AFC Champions League Two. Situasi itu membuat kedalaman skuad menjadi kebutuhan penting bagi tim asuhan Tolic.
“Dia akan menjadi tambahan yang bagus untuk Persib di musim baru yang menantang,” ujar Tolic.
Mutombo dijadwalkan segera bergabung dengan skuad saat tim memulai latihan perdana pada 7 Juli mendatang. Manajemen Persib Bandung berharap proses adaptasinya berjalan lancar agar bisa cepat menyatu dengan skema permainan yang disiapkan Tolic.
Perekrutan Gabriel Mutombo menjadi bagian dari aktivitas Persib Bandung pada bursa transfer kali ini. Sebelumnya, klub juga sudah menambah dua pemain lain untuk memperkuat komposisi tim.
Dua nama tersebut adalah bek sayap Timnas Indonesia Sandy Walsh dan penyerang sayap Bosnia-Herzegovina Luka Menalo. Kehadiran mereka menambah opsi bagi Persib Bandung dalam menyusun kekuatan menghadapi musim 2026/2027.
Dengan masuknya Mutombo, Persib Bandung berharap lini belakang tetap solid meski sudah tidak diperkuat Federico Barba. Tim pelatih menilai pengalaman dan kualitas sang pemain bisa membantu tim menghadapi persaingan di level domestik dan regional.
Sumber: ANTARA






