Pelatih Kolombia Nestor Gabriel Lorenzo bangga setelah timnya finis sebagai juara Grup K Piala Dunia 2026, usai bermain imbang 0-0 melawan Portugal di Stadion Hard Rock, Florida, Minggu WIB.
Hasil itu memastikan Kolombia menutup fase grup di posisi teratas. Kolombia mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Sementara Portugal berada di peringkat kedua dengan lima poin.
Lorenzo menilai timnya tampil cukup baik saat menghadapi Portugal. Menurut dia, laga melawan tim yang dihuni Cristiano Ronaldo dan pemain bintang lain menjadi bekal penting sebelum menghadapi Ghana pada babak 32 besar, Sabtu (4/7).
“Saat melawan Portugal, kami menciptakan banyak peluang tetapi pada babak gugur setiap kesempatan yang terbuang bisa berakibat fatal,” kata Lorenzo seusai pertandingan dalam laman FIFA.
Pelatih Kolombia itu menegaskan timnya tidak boleh lagi menyia-nyiakan peluang. Dia juga mengingatkan bahwa kesalahan kecil bisa berdampak besar dalam fase gugur.
Karena itu, penyelesaian akhir menjadi fokus pembenahan Kolombia dalam waktu dekat. Aspek tersebut dinilai penting agar timnya lebih efektif saat memasuki pertandingan hidup-mati.
Selain menyoroti efektivitas serangan, Lorenzo juga puas dengan disiplin permainan anak asuhnya. Kolombia disebut mampu tetap berani menyerang tanpa kehilangan organisasi di lini belakang.
Dia secara khusus memberi apresiasi kepada Davinson Sanchez dan Jefferson Lerma. Keduanya dinilai tampil solid sepanjang pertandingan melawan Portugal.
Status juara grup juga diakui Lorenzo akan meningkatkan ekspektasi publik terhadap Kolombia. Meski begitu, dia menegaskan timnya tidak ingin terlena dengan pencapaian di fase grup.
Kolombia memilih fokus menatap pertandingan berikutnya. Lawan yang akan dihadapi adalah Ghana pada babak 32 besar.
Dari hasil akhir Grup K, Portugal tetap lolos ke fase gugur sebagai runner-up. Sementara itu, Kongo menempati posisi ketiga klasemen akhir grup.
Kongo juga berhak melaju ke fase gugur. Mereka lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Kolombia kini membawa modal positif ke fase berikutnya. Namun, Lorenzo menekankan bahwa peluang yang terbuang dan kesalahan kecil harus segera dibenahi sebelum laga melawan Ghana.
Sumber: ANTARA






