Piala Dunia selalu menjadi panggung bagi banyak pemain tertua dan terbaik dari berbagai generasi. Namun, tidak semua peserta datang pada usia emas mereka. Sejumlah pemain justru mencatat sejarah ketika tampil di usia yang sudah sangat matang. Berbekal pengalaman, disiplin, dan kondisi fisik yang terjaga, mereka tetap mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Menariknya, daftar pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia tidak hanya diisi oleh penjaga gawang. Beberapa pemain lapangan juga mampu bertahan hingga usia 40 tahun lebih dan masih dipercaya membela negaranya. Cristiano Ronaldo menjadi nama terbaru yang masuk dalam daftar elite tersebut setelah tampil pada Piala Dunia 2026.
Pat Jennings, Legenda Irlandia Utara yang Tampil di Usia 41 Tahun
Posisi kelima ditempati oleh Pat Jennings. Kiper legendaris Irlandia Utara itu tampil pada Piala Dunia 1986 saat berusia 41 tahun.
Pertandingan melawan Brasil menjadi penampilan terakhir Jennings di ajang Piala Dunia. Menariknya, laga tersebut berlangsung tepat pada hari ulang tahunnya.
Meski harus kebobolan tiga gol, penampilannya tetap dikenang sebagai pencapaian luar biasa. Apalagi, saat itu Jennings sebenarnya sudah meninggalkan sepak bola liga profesional.
Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di generasinya. Selain mencatat lebih dari 1.000 pertandingan profesional, Jennings juga membela Irlandia Utara sebanyak 119 kali.
Yang terpenting, ia membuktikan bahwa seorang kiper masih bisa tampil kompetitif pada usia yang tidak lagi muda.
Cristiano Ronaldo Tambah Rekor di Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo menempati posisi keempat dalam daftar ini. Kapten Portugal tersebut tampil pada usia 41 tahun 132 hari saat menghadapi Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026.
Catatan tersebut membuat Ronaldo menjadi salah satu pemain lapangan tertua yang pernah tampil di turnamen ini. Selain itu, ia juga menjadi pemain kedua yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.
Sebelumnya, hanya Lionel Messi yang berhasil mencapai pencapaian serupa. Oleh karena itu, kehadiran Ronaldo di Piala Dunia 2026 kembali mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling konsisten sepanjang masa.
Meski usianya telah melewati 40 tahun, Ronaldo masih mampu bersaing di level internasional. Dedikasi terhadap kebugaran dan profesionalisme menjadi faktor utama yang membuatnya tetap bertahan.
Bahkan, peluang untuk tampil pada Piala Dunia 2030 masih terbuka jika kondisi fisiknya tetap terjaga dalam beberapa tahun ke depan.
Roger Milla Jadi Ikon Veteran Piala Dunia
Roger Milla menempati posisi ketiga dengan usia 42 tahun 39 hari. Legenda Kamerun tersebut menciptakan sejarah pada Piala Dunia 1994 saat menghadapi Rusia.
Meski Kamerun kalah dengan skor 1-6, Milla berhasil mencetak satu gol. Gol itu membuatnya menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia hingga sekarang.
Karier internasional Milla sebenarnya sempat berakhir sebelum Piala Dunia 1990. Namun, ia kembali memperkuat Kamerun dan membantu negaranya mencapai perempat final.
Prestasi tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola Afrika. Selain itu, selebrasi khas Milla di dekat bendera sudut lapangan juga menjadi salah satu momen ikonik dalam sejarah turnamen.
Faryd Mondragon Pecahkan Rekor pada 2014
Posisi kedua ditempati oleh Faryd Mondragon dari Kolombia. Ia tampil pada usia 43 tahun 3 hari dalam laga fase grup Piala Dunia 2014 melawan Jepang.
Saat itu, Kolombia sudah memastikan tiket ke babak berikutnya. Karena itu, pelatih memberikan kesempatan kepada Mondragon untuk tampil dan mencatat sejarah.
Penampilan tersebut membuatnya menjadi pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia pada masanya. Selain itu, Mondragon juga mencatat jarak terpanjang antara dua penampilan Piala Dunia.
Ia pertama kali bermain pada edisi 1998 dan kembali tampil pada 2014. Selisih hampir 16 tahun tersebut menjadi bukti panjangnya karier yang ia jalani.
Essam El Hadary Masih Memegang Rekor Dunia
Puncak daftar masih ditempati Essam El Hadary. Kiper Mesir tersebut tampil pada usia 45 tahun 161 hari saat menghadapi Arab Saudi di Piala Dunia 2018.
Rekor itu menjadikannya pemain tertua yang pernah bermain di Piala Dunia. Hingga saat ini, belum ada pemain yang mampu melampaui catatan tersebut.
Dalam pertandingan itu, El Hadary bahkan berhasil menggagalkan tendangan penalti lawan. Meskipun Mesir kalah 1-2, penampilannya tetap mendapat pujian luas.
Selain menjadi pemain tertua, ia juga menjadi debutan tertua dalam sejarah Piala Dunia. Catatan tersebut semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Afrika.
Lebih dari sekadar rekor, perjalanan El Hadary menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.






