Sunday, June 21, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaNorwegia Hajar Irak 4-1 di Piala Dunia 2026, Erling Haaland Tampil Luar...

Norwegia Hajar Irak 4-1 di Piala Dunia 2026, Erling Haaland Tampil Luar Biasa

Timnas Norwegia membuka kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah mengalahkan Irak 4-1 pada laga Grup I. Erling Haaland menjadi sorotan utama berkat kontribusi besar yang membantu timnya meraih tiga poin penting di pertandingan pembuka.

Bermain di Boston Stadium, Rabu (17/6/2026) pagi WIB, Norwegia sempat mendapat perlawanan sengit dari Irak. Namun, kualitas individu para pemain Skandinavia akhirnya menjadi pembeda. Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Norwegia untuk kembali meraih kemenangan di ajang Piala Dunia sejak edisi 1998.

- Advertisement -
asia9QQ

Irak Beri Perlawanan Keras di Babak Pertama

Norwegia sebenarnya tidak langsung tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Cuaca panas membuat para pemain asuhan Stale Solbakken membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan terbaik mereka.

Meski menguasai bola lebih banyak, Norwegia kesulitan menembus pertahanan Irak yang bermain disiplin. Alexander Sorloth beberapa kali mencoba menciptakan peluang, tetapi belum mampu mengancam gawang lawan secara serius.

Setelah jeda minum, permainan Norwegia mulai berkembang. Kombinasi cepat di sisi kiri menghasilkan peluang emas yang akhirnya berbuah gol pembuka.

David Moller Wolfe melakukan overlap sebelum mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh. Erling Haaland menyambut bola dengan penyelesaian klinis untuk membawa Norwegia unggul 1-0.

Gol tersebut memiliki arti penting bagi Haaland. Selain membuka keunggulan timnya, itu juga menjadi gol pertama sang striker di putaran final Piala Dunia.

Namun, Irak tidak menyerah begitu saja. Wakil Asia itu merespons dengan permainan yang lebih berani dan mulai menekan pertahanan lawan.

Amir Al-Ammari menjadi motor serangan Irak melalui penetrasi dari sisi kiri. Umpan matang yang dikirimkannya berhasil disambut Aymen Hussein dengan sundulan keras yang mengubah skor menjadi 1-1.

Gol penyama kedudukan membuat pertandingan semakin terbuka. Irak bahkan sempat meningkatkan tekanan dan membuat lini belakang Norwegia bekerja lebih keras.

Akan tetapi, petaka datang menjelang turun minum. Kiper Jalal Hassan melakukan kesalahan saat mencoba membuang bola dari area pertahanannya.

Haaland yang melakukan pressing berhasil memanfaatkan situasi tersebut. Bola membentur lutut sang striker sebelum masuk ke gawang dan membawa Norwegia kembali unggul 2-1.

Haaland Kembali Jadi Pembeda

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun. Norwegia tetap mendominasi penguasaan bola, tetapi tidak banyak menciptakan peluang bersih.

Di sisi lain, Irak mencoba mengandalkan serangan balik cepat. Sayangnya, upaya mereka sering terhenti sebelum memasuki area berbahaya.

Yang terpenting bagi Norwegia adalah kemampuan menjaga kontrol permainan. Mereka tidak memberikan banyak ruang bagi Irak untuk mengembangkan serangan.

Martin Odegaard mulai menunjukkan pengaruh besar di lini tengah. Kapten Norwegia itu mengatur tempo permainan sekaligus menjadi sumber kreativitas tim.

Kesabaran Norwegia akhirnya membuahkan hasil pada menit-menit akhir pertandingan. Odegaard mengirim umpan akurat ke dalam kotak penalti yang berhasil dimanfaatkan Leo Ostigard.

Bek tengah tersebut menyundul bola dengan keras dan memperbesar keunggulan menjadi 3-1. Gol itu praktis mengakhiri perlawanan Irak yang mulai kehilangan momentum.

Selain itu, keunggulan dua gol membuat para pemain Norwegia tampil semakin percaya diri. Mereka terus menjaga intensitas hingga peluit akhir.

Kemenangan Bersejarah untuk Norwegia

Menjelang laga berakhir, penderitaan Irak bertambah setelah tercipta gol bunuh diri yang mengubah skor menjadi 4-1. Situasi tersebut memastikan Norwegia menutup pertandingan dengan kemenangan telak.

Hasil ini menjadi modal sangat berharga dalam persaingan Grup I. Oleh karena itu, Norwegia kini memiliki peluang besar untuk melangkah ke fase berikutnya.

Penampilan Haaland menjadi sorotan utama sepanjang pertandingan. Dua gol yang lahir melalui kecerdikan dan naluri mencetak gol menunjukkan kualitas kelas dunia yang dimilikinya.

Meski demikian, kemenangan ini juga tidak lepas dari kontribusi pemain lain. Odegaard tampil impresif sebagai pengatur serangan, sementara lini belakang mampu menjaga stabilitas permainan ketika mendapat tekanan.

Bagi Irak, kekalahan ini menjadi pukulan pada laga pembuka. Kendati demikian, mereka masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi pada pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Norwegia mengirim pesan kuat kepada para pesaing di Grup I. Dengan kombinasi kualitas Haaland, kreativitas Odegaard, dan organisasi permainan yang solid, mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu tim yang berpotensi membuat kejutan di Piala Dunia 2026.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments