Pelatih Tim Nasional Turki Vincenzo Montella menilai persaingan di Grup D Piala Dunia 2026 berlangsung seimbang. Pernyataan itu disampaikan Montella pada Sabtu, 13 Juni 2026, menjelang laga Turki melawan Australia di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada.
Montella menegaskan Turki harus tampil fokus dan waspada bila ingin melaju ke babak gugur. Menurut dia, seluruh tim di Grup D memiliki peluang yang sama untuk lolos dari fase penyisihan.
“Saya rasa ini grup yang sangat seimbang, dan keempat tim berharap dapat lolos dari babak penyisihan grup,” ujar Montella dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu.
Pelatih asal Italia itu juga tidak melihat ada jarak kekuatan yang mencolok di antara para penghuni grup. Ia bahkan menyebut Turki bisa saja dianggap sebagai tim keempat dalam persaingan tersebut.
“Jujur saja, saya tidak merasa ada tim yang lebih kuat atau lebih lemah dari tim lainnya, dan mungkin jika memang demikian, kami bahkan bisa dianggap sebagai tim keempat,” ujar dia menambahkan.
Pada pertandingan pertama Grup D Piala Dunia 2026, Turki dijadwalkan menghadapi Timnas Australia. Laga itu akan digelar di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Minggu (14/6) pukul 11.00 WIB.
Turki datang ke turnamen ini dengan beban harapan besar. Mereka baru saja mengakhiri penantian 24 tahun untuk kembali tampil di Piala Dunia.
Kembalinya Turki ke panggung tertinggi sepak bola dunia juga memunculkan harapan untuk mengulang pencapaian pada 2002. Situasi itu membuat skuad asuhan Montella memikul ekspektasi tinggi dari publik negaranya.
Montella mengaku memahami sepenuhnya besarnya tanggung jawab tersebut. Ia juga menyadari perasaan para pendukung Turki yang menanti momen ini dalam waktu lama.
“Jadi kami tahu tantangan yang kami hadapi, tetapi ingin menikmatinya dan memastikan bahwa bangsa ini akan bangga kepada kami,” ungkap Montella.
Menurut Montella, ikatan pribadinya dengan Turki membuat tanggung jawab itu terasa lebih besar. Ia menyebut negara tersebut seperti rumah adopsinya.
“Saya merasakan tanggung jawab ini dan tahu bahwa kami perlu melakukan yang terbaik. Saya merasakannya lebih lagi karena bagi saya negara ini terasa seperti rumah adopsi saya dan gairah saya terhadap tim ini sangat besar,” ujar dia melengkapi.
Selain Australia, Turki juga akan bersaing dengan tuan rumah Timnas Amerika Serikat dan wakil Amerika Selatan Timnas Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026. Dengan komposisi itu, Montella menilai tidak ada laga yang bisa dianggap mudah.
Turki pun dituntut menjaga konsistensi sejak pertandingan pertama. Hasil melawan Australia akan menjadi langkah awal penting dalam upaya mereka menembus fase gugur.
Sumber: ANTARA News






