Indonesia sebagai negara yang besar masih menanti sejarah untuk tampil di putaran final Piala Dunia. Meski memiliki populasi yang sangat besar dan basis suporter yang masif, Garuda belum pernah merasakan atmosfer turnamen sepak bola terbesar dunia sebagai negara merdeka.
Piala Dunia selalu menjadi impian setiap negara. Namun, jumlah penduduk yang besar ternyata tidak menjamin keberhasilan menembus kompetisi paling bergengsi tersebut. Sejumlah negara dengan populasi puluhan hingga ratusan juta jiwa masih belum mampu mengamankan satu tempat di putaran final.
Berbagai faktor menjadi penyebab kondisi itu. Selain persaingan yang ketat, beberapa negara lebih mengutamakan olahraga lain sehingga perkembangan sepak bola berjalan lebih lambat. Menariknya, Indonesia termasuk dalam daftar negara besar yang masih mengejar mimpi tampil di panggung dunia.
Thailand dan Vietnam Masih Berjuang di Asia
Thailand menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang pernah mendekati Piala Dunia. War Elephants dua kali mencapai fase akhir kualifikasi zona Asia menjelang edisi 2002 dan 2018.
Meski demikian, Thailand belum mampu melewati rintangan terakhir menuju putaran final. Padahal negara dengan sekitar 71 juta penduduk itu pernah menembus peringkat ke-43 FIFA dan memiliki sejarah tampil di Olimpiade.
Sementara itu, Vietnam terus menunjukkan perkembangan dalam dua dekade terakhir. Sepak bola menjadi olahraga yang sangat populer di negara berpenduduk hampir 100 juta jiwa tersebut.
Prestasi terbaik Vietnam hadir pada kualifikasi Piala Dunia 2022. Saat itu mereka berhasil melangkah ke putaran ketiga zona Asia untuk pertama kalinya. Namun, perjalanan tersebut belum cukup untuk mengantarkan Golden Star Warriors ke putaran final.
Selain Thailand dan Vietnam, Filipina juga masuk dalam daftar ini. Negara dengan populasi sekitar 113 juta jiwa tersebut masih kesulitan bersaing di level tertinggi Asia.
Basket dan tinju masih menjadi olahraga paling populer di Filipina. Oleh karena itu, perkembangan sepak bola belum mampu menghasilkan prestasi besar di panggung internasional.
Ethiopia dan Bangladesh Menunggu Terobosan
Ethiopia menjadi salah satu negara Afrika yang memiliki basis penggemar sepak bola cukup besar. Dengan populasi sekitar 125 juta jiwa, mereka sebenarnya memiliki potensi yang menjanjikan.
Pencapaian terbaik Ethiopia terjadi pada kualifikasi Piala Dunia 2014. Saat itu mereka berhasil mencapai babak play-off sebelum akhirnya disingkirkan Nigeria.
Kini peluang Ethiopia terbuka lebih lebar. Penambahan slot wakil Afrika di Piala Dunia membuat mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk mencatat sejarah baru.
Di Asia Selatan, Bangladesh juga masih menunggu kesempatan tampil di putaran final. Negara yang memiliki sekitar 169 juta penduduk itu dikenal memiliki antusiasme tinggi terhadap sepak bola internasional.
Meski banyak penduduk mengidolakan Argentina atau Brasil, kriket tetap menjadi olahraga nomor satu di Bangladesh. Kondisi tersebut membuat perkembangan sepak bola berjalan lebih lambat dibanding beberapa negara lain.
Pakistan dan Indonesia Sama-sama Mengejar Mimpi
Pakistan termasuk negara terbesar di dunia dengan populasi lebih dari 240 juta jiwa. Namun, prestasi sepak bola mereka belum mampu mengikuti besarnya jumlah penduduk.
Kriket mendominasi perhatian masyarakat Pakistan selama bertahun-tahun. Akibatnya, sepak bola kesulitan berkembang secara maksimal dan belum mampu bersaing di level Asia.
Tim nasional Pakistan bahkan belum pernah menembus jajaran atas peringkat FIFA. Mereka juga belum mampu menciptakan pencapaian signifikan dalam kualifikasi Piala Dunia.
Indonesia berada satu tingkat di atas Pakistan dari sisi populasi. Dengan sekitar 278 juta penduduk, Indonesia menjadi negara terbesar keempat di dunia.
Sepak bola memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat Indonesia. Dukungan suporter yang luar biasa membuat setiap pertandingan Timnas selalu mendapatkan perhatian besar.
Meski wilayah Hindia Belanda pernah tampil pada Piala Dunia 1938, Indonesia sebagai negara merdeka belum pernah lolos ke putaran final. Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 sempat menghadirkan optimisme besar sebelum akhirnya terhenti di babak kualifikasi.
India Jadi Negara Terbesar yang Belum Pernah Tampil
India menempati posisi pertama dalam daftar ini. Negara tersebut memiliki populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa dan menjadi negara dengan penduduk terbesar di dunia.
Sepak bola sebenarnya memiliki banyak penggemar di India. Akan tetapi, popularitas olahraga itu masih kalah jauh dibanding kriket yang mendominasi hampir seluruh wilayah negara tersebut.
Menariknya, India pernah mendapatkan kesempatan tampil di Piala Dunia 1950. Namun mereka memutuskan mundur sebelum turnamen berlangsung sehingga tidak pernah benar-benar memainkan pertandingan di putaran final.
Fakta tersebut menjadikan India sebagai negara berpenduduk terbesar yang masih menunggu debut di Piala Dunia. Bersama Indonesia dan sejumlah negara lain, mereka masih berjuang mengubah potensi populasi besar menjadi prestasi nyata di panggung sepak bola dunia.






