Liverpool diperkirakan akan memasuki babak baru bersama Andoni Iraola pada musim depan. Prediksi formasi Liverpool era Andoni Iraola pun mulai menjadi perhatian karena pelatih asal Spanyol tersebut disebut sebagai kandidat terkuat pengganti Arne Slot setelah musim yang mengecewakan di Anfield.
Pergantian pelatih biasanya diikuti perubahan pendekatan taktik dan komposisi pemain. Oleh karena itu, Liverpool diprediksi akan melakukan sejumlah penyesuaian untuk mendukung filosofi permainan yang selama ini diterapkan Iraola.
Berbeda dengan sistem 4-3-3 yang identik dengan Slot, Iraola lebih sering menggunakan formasi 4-2-3-1. Selain itu, ia juga dikenal mengandalkan tekanan tinggi, transisi cepat, dan agresivitas saat merebut bola.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi beberapa pemain baru untuk langsung masuk ke tim utama. Sejumlah nama bahkan diperkirakan menjadi bagian penting dalam susunan pemain sejak awal musim.
Lini Serang Liverpool Diprediksi Mengalami Perubahan Besar
Salah satu tantangan terbesar Liverpool adalah mencari pengganti Mohamed Salah. Kepergian pemain asal Mesir tersebut meninggalkan ruang besar di sektor penyerangan.
Nama Yan Diomande disebut sebagai kandidat utama untuk mengisi posisi tersebut. Pemain asal Pantai Gading itu dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan permainan Iraola.
Selain memiliki kecepatan, Diomande juga dikenal agresif saat melakukan tekanan terhadap lawan. Karakter itu menjadi elemen penting dalam sistem permainan yang mengandalkan intensitas tinggi.
Di sisi kiri, Rio Ngumoha diperkirakan memperoleh kesempatan lebih besar. Pemain muda berusia 17 tahun tersebut menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim lalu.
Penampilannya dalam puluhan pertandingan menjadi bukti kepercayaan yang diberikan klub. Karena itu, Ngumoha berpeluang menjadi salah satu pemain muda yang mendapat peran penting pada era baru Liverpool.
Sementara itu, Florian Wirtz diprediksi mengisi posisi gelandang serang. Kreativitas dan kemampuannya menemukan ruang dianggap cocok untuk mendukung permainan cepat yang diinginkan Iraola.
Alexander Isak Berpeluang Menjadi Ujung Tombak Utama
Perubahan tidak hanya terjadi pada posisi sayap. Sektor penyerang tengah juga berpotensi mengalami penyesuaian besar.
Hugo Ekitike sebenarnya masuk dalam rencana utama untuk memimpin lini depan. Namun cedera ACL membuatnya diperkirakan absen dalam periode cukup panjang.
Situasi tersebut membuka kesempatan bagi Alexander Isak untuk tampil sebagai penyerang utama. Meski belum menunjukkan produktivitas maksimal musim lalu, kualitasnya tetap mendapat kepercayaan.
Kemampuan penyelesaian akhir Isak masih dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam skuad. Selain itu, mobilitasnya memungkinkan Liverpool menjalankan pola serangan yang lebih fleksibel.
Yang terpenting, Isak memiliki pengalaman bermain di level tertinggi. Faktor tersebut bisa membantu tim beradaptasi selama masa transisi menuju era baru.
Jeremy Jacquet Diprediksi Langsung Mengisi Lini Belakang
Lini pertahanan juga menjadi fokus perhatian Liverpool. Kepergian Ibrahima Konate membuat klub harus mencari solusi baru untuk menjaga stabilitas di belakang.
Jeremy Jacquet muncul sebagai nama yang diproyeksikan mengisi kekosongan tersebut. Bek muda asal Prancis itu disebut sudah masuk dalam rencana jangka panjang klub.
Jacquet berpeluang langsung menjadi tandem Virgil van Dijk. Pengalaman sang kapten diharapkan dapat membantu proses adaptasi pemain muda tersebut.
Di sisi kiri pertahanan, Milos Kerkez diprediksi tetap menjadi pilihan utama. Hubungannya dengan Iraola saat masih bekerja sama di Bournemouth menjadi keuntungan tersendiri.
Selain memahami kebutuhan pelatih, Kerkez juga memiliki karakter agresif yang cocok dengan sistem permainan yang menuntut intensitas tinggi.
Lini Tengah dan Bek Kanan Siap Mengalami Penyesuaian
Masalah fisik di lini tengah menjadi salah satu kelemahan Liverpool musim lalu. Karena itu, Iraola diperkirakan memilih kombinasi pemain yang memiliki mobilitas tinggi.
Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai berpeluang menjadi duet utama di sektor tengah. Keduanya menawarkan energi dan kemampuan transisi yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Pilihan tersebut membuat persaingan semakin ketat. Alexis Mac Allister kemungkinan harus bekerja keras untuk mendapatkan tempat reguler dalam sistem baru.
Pada posisi bek kanan, situasi masih terbuka. Cedera yang dialami Conor Bradley membuat Liverpool mempertimbangkan opsi lain untuk memperkuat sektor tersebut.
Michael Kayode menjadi nama yang paling sering dikaitkan. Bek muda asal Italia itu pernah bekerja sama dengan Iraola sehingga dinilai lebih mudah beradaptasi.
Jika seluruh rencana berjalan sesuai prediksi, Liverpool kemungkinan menurunkan Alisson; Kayode, Jacquet, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Szoboszlai; Diomande, Wirtz, Ngumoha; Isak sebagai susunan pemain utama pada era Andoni Iraola.






