Wednesday, May 27, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaSkuad Timnas Maroko untuk Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, 9 Pahlawan Qatar...

Skuad Timnas Maroko untuk Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, 9 Pahlawan Qatar 2022 Kembali Dipanggil

Skuad Timnas Maroko untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan pelatih Mohamed Ouahbi pada Selasa (26/5). Daftar 26 pemain tersebut langsung menarik perhatian karena memadukan pemain senior berpengalaman dan talenta muda potensial.

Sebanyak sembilan pemain yang membawa Maroko menembus semifinal Piala Dunia 2022 kembali mendapat kepercayaan. Nama-nama seperti Yassine Bounou, Achraf Hakimi, Sofyan Amrabat, hingga Nayef Aguerd tetap menjadi bagian penting skuad Singa Atlas.

- Advertisement -
asia9QQ

Selain mempertahankan tulang punggung lama, Mohamed Ouahbi juga membuat beberapa keputusan mengejutkan. Beberapa pemain muda mendapat kesempatan besar, sementara sejumlah nama senior justru tersingkir dari skuad utama.

Keputusan tersebut menunjukkan arah baru Timnas Maroko jelang Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Ouahbi ingin membangun tim yang seimbang antara pengalaman dan regenerasi.

Pahlawan Qatar 2022 Tetap Jadi Andalan

Timnas Maroko masih mempertahankan banyak pemain yang sukses mencetak sejarah di Piala Dunia 2022. Kehadiran pemain senior dianggap penting untuk menjaga stabilitas tim.

Yassine Bounou kembali dipercaya menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Penjaga gawang Al-Hilal itu tetap tampil konsisten sejak tampil impresif di Qatar empat tahun lalu.

Di lini pertahanan, Achraf Hakimi masih menjadi sosok penting. Bek Paris Saint-Germain tersebut bahkan tetap masuk skuad meski harus tampil di final Liga Champions lebih dulu.

Selain Hakimi, Nayef Aguerd, Noussair Mazraoui, dan Issa Diop juga memperkuat sektor belakang Maroko. Kombinasi pengalaman dan kualitas individu membuat pertahanan Singa Atlas tetap solid.

Sementara itu, lini tengah masih dipimpin Sofyan Amrabat. Gelandang Real Betis tersebut kembali menjadi andalan karena kemampuan bertahan dan distribusi bolanya.

Nama Brahim Diaz juga masuk dalam daftar penyerang utama Maroko. Pemain Real Madrid itu diprediksi menjadi salah satu motor serangan tim pada Piala Dunia 2026.

Sofiane Boufal Jadi Pencoretan Paling Mengejutkan

Di balik pengumuman skuad, ada satu keputusan yang cukup mengejutkan. Mohamed Ouahbi memutuskan tidak membawa Sofiane Boufal ke Piala Dunia 2026.

Padahal, Boufal sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas Maroko pada Mei ini. Gelandang serang tersebut juga baru kembali setelah hampir dua tahun absen dari tim nasional.

Namun, ketatnya persaingan lini tengah membuat staf pelatih harus mengambil keputusan sulit. Posisi nomor 10 dianggap sudah memiliki terlalu banyak pilihan.

“Boufal pantas mendapatkannya jika saya bisa memilih 30 atau 40 pemain,” ujar Mohamed Ouahbi.

Pelatih Maroko itu juga menegaskan kualitas Boufal sebenarnya masih sangat baik. Akan tetapi, kebutuhan tim membuatnya harus memilih pemain lain.

“Sejak awal saya jujur kepadanya bahwa posisi nomor 10 sudah terisi,” lanjut Ouahbi.

Keputusan tersebut langsung memunculkan banyak reaksi dari publik Maroko. Sebagian pendukung menilai Boufal masih layak mendapat tempat karena pengalamannya.

Meski begitu, staf pelatih tetap yakin keputusan tersebut menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Timnas Maroko.

Wonderkid Ayyoub Bouaddi Dapat Kesempatan Besar

Selain pencoretan Boufal, pemanggilan Ayyoub Bouaddi menjadi kejutan lain dalam skuad Maroko. Gelandang Lille berusia 18 tahun itu berpeluang menjalani debut di Piala Dunia 2026.

Pemanggilan Bouaddi menjadi langkah penting bagi federasi Maroko. Sebab, pemain muda tersebut sebelumnya juga memiliki opsi membela Timnas Prancis.

Tim pelatih mulai tertarik setelah melihat performanya dalam laga uji coba melawan Burundi. Meski hanya bermain 25 menit, Bouaddi langsung menunjukkan kualitasnya.

“Kami sangat bangga dan senang dia bersama kami,” kata Ouahbi.

Pelatih Maroko itu memuji kecerdasan dan karakter Bouaddi selama mengikuti latihan bersama tim nasional. Selain itu, sang pemain dinilai cepat memahami instruksi permainan.

“Dia anak yang sangat bijaksana dengan banyak kualitas,” lanjut Ouahbi.

Pemanggilan Bouaddi menunjukkan keberanian Maroko memberi kesempatan kepada generasi muda. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari regenerasi skuad menuju masa depan.

Mohamed Ouahbi Andalkan Pemantauan Ketat

Kesuksesan Mohamed Ouahbi membangun skuad Maroko tidak terjadi secara instan. Sejak mengambil alih tim senior pada Maret lalu, dia langsung melakukan pemantauan intensif.

Ouahbi sebelumnya sukses membawa Maroko menjuarai Piala Dunia U-20 2025. Pengalaman itu membuat federasi percaya kepadanya untuk menangani tim senior.

Selain memantau liga domestik, staf pelatih juga rutin mengawasi pemain di berbagai kompetisi Eropa. Pemusatan latihan menjadi bagian penting dalam proses seleksi skuad.

“Kami terus memantau para pemain dan mengatur perjalanan untuk melihat mereka secara langsung,” jelas Ouahbi.

Menurutnya, Maroko saat ini memiliki kumpulan bakat yang sangat besar. Karena itu, persaingan masuk skuad nasional semakin ketat.

Di sisi lain, Ouahbi ingin menjaga pintu tim nasional tetap terbuka bagi semua pemain. Pendekatan tersebut membuat banyak pemain muda termotivasi menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Timnas Maroko kini mulai mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia 2026. Dengan perpaduan pemain senior dan talenta muda, Singa Atlas berharap mampu kembali mencetak sejarah di panggung dunia.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments