Serie A 2025/2026 menghadirkan cerita berbeda bagi Como, AC Milan, dan Juventus pada akhir kompetisi. Como sukses mencetak sejarah dengan lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya. Sementara itu, AC Milan dan Juventus justru gagal finis di zona empat besar setelah menjalani musim penuh tekanan.
Como menutup musim di posisi keempat klasemen akhir Serie A. Klub yang lama berkutat di divisi bawah tersebut tampil mengejutkan dan menjadi sorotan besar sepak bola Italia musim ini.
Sebaliknya, AC Milan hanya finis di peringkat kelima setelah kehilangan poin penting pada pekan terakhir. Juventus bahkan harus puas berada di posisi keenam usai tampil tidak konsisten sepanjang kompetisi.
AC Milan dan Juventus Gagal ke Liga Champions
Kegagalan AC Milan dan Juventus menjadi catatan langka dalam sejarah Serie A modern. Untuk pertama kalinya sejak format baru Liga Champions dimulai pada musim 1992/1993, kedua klub gagal lolos secara bersamaan.
Juventus mengalami musim yang sangat berat sejak awal kompetisi. Tim asal Turin tersebut kesulitan menjaga konsistensi permainan dalam banyak pertandingan penting.
Situasi itu membuat Juventus harus mengakhiri musim di posisi keenam klasemen. Hasil tersebut menjadi pencapaian terburuk mereka dalam 15 musim terakhir.
Sebelumnya, Juventus pernah absen dari Liga Champions karena hukuman pengurangan poin akibat kasus plusvalenza. Namun kali ini, mereka gagal lolos murni karena performa yang tidak stabil.
Massimiliano Allegri juga mencatat rekor negatif dalam karier kepelatihannya. Untuk pertama kalinya sejak 2010, pelatih asal Italia itu gagal membawa tim finis di zona Liga Champions.
AC Milan mengalami situasi yang tidak jauh berbeda. Rossoneri sebenarnya sempat berada dalam jalur aman menuju empat besar pada pertengahan musim.
Namun, performa mereka menurun drastis menjelang akhir kompetisi. Kehilangan poin saat menghadapi Cagliari menjadi salah satu penyebab utama kegagalan Milan.
Selain itu, lini serang AC Milan juga tampil kurang tajam dalam beberapa laga penting. Situasi tersebut membuat mereka kehilangan momentum pada fase penentuan musim.
Tekanan kini mulai meningkat di internal kedua klub besar Italia tersebut. Oleh karena itu, perubahan besar diperkirakan akan terjadi menjelang musim baru.
Como Jadi Kejutan Besar Serie A Musim Ini
Di tengah kegagalan AC Milan dan Juventus, Como justru tampil sebagai cerita terbesar Serie A musim ini. Klub tersebut berhasil mengamankan tiket Liga Champions pertama sepanjang sejarah mereka.
Keberhasilan Como terasa semakin spesial karena mereka baru kembali bersaing di kasta tertinggi Italia. Namun, tim itu langsung mampu menembus empat besar pada musim pertamanya di Serie A.
Konsistensi menjadi kunci utama perjalanan Como musim ini. Mereka mampu meraih poin penting saat menghadapi tim besar maupun lawan dari papan tengah.
Selain itu, Como juga tampil berani dengan permainan menyerang sepanjang kompetisi. Pendekatan tersebut membuat mereka menjadi salah satu tim paling menarik di Serie A musim ini.
Ada fakta unik di balik keberhasilan Como. Klub tersebut menjadi tim pertama di Serie A yang lolos ke Liga Champions tanpa satu pun gol dari pemain Italia.
Catatan tersebut menunjukkan kontribusi besar pemain asing dalam skuad Como musim ini. Meski demikian, keseimbangan tim tetap terjaga hingga akhir kompetisi.
Keberhasilan Como juga mendapat perhatian besar dari publik sepak bola Italia. Banyak pihak menilai pencapaian tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Serie A modern.
Roma Ikut Rayakan Tiket Liga Champions
Selain Como, AS Roma juga menikmati akhir musim yang positif. Klub ibu kota Italia itu berhasil kembali tampil di Liga Champions setelah penantian panjang selama tujuh tahun.
Roma mampu menjaga konsistensi performa hingga akhir musim. Oleh sebab itu, mereka sukses mengamankan posisi di zona empat besar.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi klub dan para pendukung mereka. Selain itu, tiket Liga Champions memberi tambahan kepercayaan diri untuk membangun skuad musim depan.
Sementara itu, AC Milan dan Juventus harus segera melakukan evaluasi besar. Kedua klub diperkirakan akan fokus memperbaiki struktur tim pada bursa transfer mendatang.
Perubahan komposisi pemain dan manajemen olahraga mulai menjadi pembahasan utama. Karena itu, musim panas nanti diprediksi menjadi periode penting bagi masa depan kedua klub.
Serie A musim ini akhirnya menghadirkan cerita yang sangat kontras. Como berhasil mencetak sejarah baru, sedangkan AC Milan dan Juventus justru mengalami salah satu musim paling mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir.






