Sunday, May 24, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ItaliaInter Milan Selamat dari Kekalahan, Duel Kontra Bologna Berakhir 3-3

Inter Milan Selamat dari Kekalahan, Duel Kontra Bologna Berakhir 3-3

Hasil Bologna vs Inter menjadi salah satu laga paling dramatis pada pekan terakhir Serie A 2025/2026 dengan hasil imbang 3-3 di Stadio Renato Dall’Ara, Sabtu (23/5/2026) malam WIB. Pertandingan berlangsung sengit karena kedua tim saling membalas gol hingga menit akhir.

Inter sempat unggul lebih dulu melalui Federico Dimarco. Namun Bologna mampu membalikkan keadaan lewat Federico Bernardeschi, Tommaso Pobega, dan gol bunuh diri Piotr Zielinski. Meski tertinggal dua gol, Inter berhasil menyamakan skor melalui Francesco Pio Esposito dan Andy Diouf.

- Advertisement -
asia9QQ

Hasil tersebut tidak mengubah posisi Inter sebagai juara Serie A musim ini. Sementara itu, Bologna harus mengakhiri musim di posisi kedelapan dan gagal meraih tiket kompetisi Eropa.

Bologna Tampil Menekan Sejak Awal Laga

Bologna langsung bermain agresif sejak menit pertama. Jonathan Rowe menjadi ancaman utama melalui pergerakan cepat di sisi kiri serangan tuan rumah.

Peluang pertama hadir pada menit ketiga. Rowe menusuk ke area pertahanan Inter sebelum melepaskan tembakan keras. Namun Yann Bisseck masih mampu melakukan blok penting.

Tekanan Bologna terus berlanjut sepanjang awal pertandingan. Selain itu, lini tengah Inter terlihat kesulitan mengimbangi intensitas permainan tuan rumah.

Kesalahan hampir membawa petaka bagi Inter pada menit ke-20. Josep Martinez kehilangan bola setelah salah mengirim umpan pendek. Rowe langsung merebut bola dan mengoper kepada Santiago Castro, tetapi sentuhan sang striker terlalu jauh.

Inter akhirnya membuka keunggulan dua menit kemudian. Federico Dimarco melepaskan tendangan bebas kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke pojok kanan atas gawang tanpa mampu dihentikan Lukasz Skorupski.

Keunggulan Inter ternyata tidak bertahan lama. Bologna langsung merespons cepat melalui Federico Bernardeschi pada menit ke-25.

Gol tersebut bermula dari bola muntah di dalam kotak penalti. Bernardeschi kemudian menyambar bola menggunakan kaki luar sebelum mengarahkannya ke sudut bawah gawang Inter.

Setelah gol penyeimbang itu, Bologna semakin percaya diri menguasai pertandingan. Remo Freuler hampir membawa timnya unggul pada menit ke-34. Akan tetapi, sepakannya dari jarak dekat justru melambung.

Bologna Balik Unggul Sebelum Jeda

Inter kesulitan mengembangkan permainan menjelang akhir babak pertama. Bologna terus menekan dan memanfaatkan celah di lini pertahanan tim tamu.

Gol kedua Bologna akhirnya tercipta pada menit ke-42. Tommaso Pobega menyambar bola liar di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras.

Bola sempat mengenai Petar Sucic dan berubah arah. Oleh karena itu, Josep Martinez gagal mengantisipasi bola yang masuk ke pojok kiri bawah gawang.

Keunggulan 2-1 membuat publik Stadio Renato Dall’Ara semakin bersemangat. Selain itu, Inter terlihat kehilangan ritme permainan setelah tertinggal.

Skor tersebut bertahan hingga turun minum. Bologna menutup babak pertama dengan keunggulan tipis atas sang juara Serie A.

Inter Bangkit dan Hindari Kekalahan

Bologna kembali mengejutkan Inter pada awal babak kedua. Baru tiga menit setelah jeda, tuan rumah sukses mencetak gol ketiga.

Jonathan Rowe melakukan penetrasi cepat dari sisi kiri sebelum mengirim umpan mendatar ke depan gawang. Piotr Zielinski yang mencoba menghalau bola justru memasukkannya ke gawang sendiri.

Tertinggal 3-1 membuat Cristian Chivu langsung melakukan perubahan besar. Lautaro Martinez, Nicolo Barella, dan Federico Dimarco ditarik keluar untuk memberi energi baru.

Meski unggul dua gol, Bologna tetap terus menyerang. Federico Bernardeschi hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-51. Namun Josep Martinez masih mampu melakukan penyelamatan penting.

Inter mulai bangkit memasuki pertengahan babak kedua. Andy Diouf melakukan aksi individu impresif pada menit ke-64 sebelum tembakannya membentur tiang gawang.

Francesco Pio Esposito kemudian memanfaatkan bola rebound tersebut. Striker muda Inter itu dengan mudah mencetak gol dari jarak dekat untuk memperkecil skor menjadi 3-2.

Gol itu mengubah momentum pertandingan. Inter tampil lebih agresif, sedangkan Bologna mulai kehilangan kontrol di lini tengah.

Peluang sempat datang untuk Bologna melalui Lewis Ferguson pada menit ke-76. Namun tendangannya masih melebar tipis dari sasaran.

Inter akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-86. Luka Topalovic mengirim umpan terobosan matang kepada Andy Diouf yang berlari bebas ke kotak penalti.

Gelandang Inter itu lalu melepaskan tembakan keras ke atap gawang Bologna. Skor berubah menjadi 3-3 dan membuat pertandingan semakin menegangkan.

Pada sisa waktu pertandingan, kedua tim terus mencari gol kemenangan. Akan tetapi, tidak ada tambahan gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Secara statistik, laga berlangsung cukup seimbang. Inter unggul penguasaan bola dengan 56 persen, sedangkan kedua tim sama-sama mencatat 11 tembakan sepanjang pertandingan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments