Thursday, July 25, 2024
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeHot News6 Pemain MU yang Khianati Erik ten Hag

6 Pemain MU yang Khianati Erik ten Hag

Saat ini Erik ten Hag mengarungi musim ke-2 bersama dengan MU, sejak dirinya didatangkan dari Ajax pada musim panas 2022. Namun, nyatanya ia belum membawa banyak perubahan untuk tim berjuluk Setan Merah.

Terbukti Manchester United hanya bisa meraih 1 trofi Carabao Cup pada musim lalu. Selebihnya, mereka harus gagal baik itu di kompetisi domestik maupun Eropa. Musim 2023/2024, The Reds Devils telah ditendang dari fase grup Liga Champions.

- Advertisement -
asia9QQ

Kedatangan Ten Hag rupanya juga membawa suasana tersendiri di ruang ganti pemain. Yaitu adanya sebuah polemik dengan para pemain. tercatat ada 21 pemain yang kelaur dan 16 masuk ke Manchester United sejak dirinya didatangkan.

Ten Hag ditugaskan untuk merombak tidak hanya skuadnya tetapi juga mentalitas dan gaya bermain. Model gaya melatih hingga aturan, akhirnya membuat beberapa pemain terpaksa memilih untuk pergi.

terdapat beberapa pemain yang dimana memutuskan untuk memberontak karena tidak cocok dengan gaya kepelatihan sang pelatih di MU. Berikut adalah daftar pemain yang didapatkan dan keluar dari Manchester United.

Jadon Shanco

Musim polemik yang terjadi pada MU yang paling kentara adalah perselisihan Erik ten Hag dan Jadon Shanco. Pemain sayap Inggris itu merasakan bahwa dirinya tidak dimaksimalkan bakatnya oleh Ten Hag, yang kemudian mendapatkan sebuah hukuman indisipliner.

Sancho yang merasa pernyataan Ten Hag yang mencadangkannya dalam laga di markas The Gunners adalah tidak benar jika hal itu dikarenakan soal kebugaran. Sancho bahkan merasa dirinya menjadi kambing hitam dengan tidak dimainkannya di London.

“Saya yakin ada alasan lain mengenai masalah ini yang tidak akan saya bahas, saya sudah lama menjadi kambing hitam, dan itu tidak adil! Yang ingin saya lakukan hanyalah bermain sepak bola dengan senyum di wajah saya dan berkontribusi ke tim saya.

“Saya menghormati semua keputusan yang dibuat oleh staf pelatih, saya bermain dengan pemain-pemain fantastis dan (saya) bersyukur melakukan hal itu yang saya tahu setiap pekan adalah sebuah tantangan. Saya akan terus berjuang untuk lencana ini, apa pun yang terjadi!”

Sancho kemudian dipinjamkan ke Borussia Dortmund musim dingin kemarin. Jadon Sancho telah berhasil membawa Dortmund melaju ke perempat final Liga Champions dan berada di posisi ke-4 Bundesliga. Sementara The Reds Devils masih menacari cara untuk bisa menembus 4 besar di Premier League.

Cristiano Ronaldo

Sancho bukanlah satu-satunya pemain yang terkenal tidak cocok dengan Ten Hag. Khasus yang paling terkenal adalah Cristiano Ronaldo. Musim perdana Erik ten Hag di Old trafford berbarengan dengan kembalinya Ronaldo ke Old Trafford setelah bertahun-tahun hijrah ke Real Madrid dan Juventus.

Ronaldo menjadi contoh figur yang kemudian penuh dengan kontroversial karena perseturuannya dengan sang pelatih. Yaitu saat dilihat gestur kekecewaannya saat dirinya diganti dengan pemain lain, hingga akhirnya puncaknya adalah wawancara yang dilakukan dengan Piers Morgan yang meledak.

Ronaldo secara blak-blakan membongkar isi dapur The Reds Devils dan Ten Hag, dalam obrolannya denganPiers Morgan.

“Beberapa orang tidak ingin saya di sini tidak hanya tahun ini tetapi juga tahun lalu.” Ten Hag ikut serta dalam bagian ‘tahun ini’ dalam pernyataan itu, namun elemen samar dari ketidakbahagiaannya tidak bertahan lama.

“Saya tidak menghormati dia [Ten Hag] karena dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya,” akunya terang-terangan. “Jika kamu tidak menghormatiku, aku tidak akan pernah menghormatimu.” Dia menambahkan: “Manchester United mencoba memaksa saya keluar. Tidak hanya manajer, tapi dua atau tiga orang lain yang ada di klub [di level eksekutif senior].

“Saya merasa dikhianati. Saya tidak peduli, orang harus mendengarkan kebenaran. Ya, saya merasa dikhianati.”

James Garner

Kemudian nama yang juga masuk dalam daftar ini adalah James Garner. Ia semakin terpinggirkan hingga akhirnya dijual ke Everton.

“Ten Hag adalah pria yang sangat mudah didekati namun sangat ketat. Dia tidak menerima siapa pun yang melanggar aturan. Dia akan mengatakannya sebagaimana adanya dan akan menghukum orang jika mereka melakukan kesalahan,” kata Garner soal Ten Hag.

Namun, setelah dirinya bergabung dengan The Toffee, dia menjelaskan alasan kenapa ia pergi meninggalkan MU. Ya, alasannya sangat sederhana karena tidak diharapkan oleh Erik te Hag.

“Pembicaraan saya dengannya mudah. ​​Saya bertanya kepadanya dengan jelas dan sederhana apakah saya akan masuk skuad atau apakah dia melihat saya berperan. Saya merasa percakapannya tidak berjalan dengan baik. seperti yang saya inginkan dan saya membuat keputusan untuk pindah.”

Dean Henderson

Berikutnya ada penjaga gawang Dean Henderson. Situasinya mirip dengan James Garner. Ia kemudian memutuskan untuk meninggalkan MU karena nasibnya yang tidak jelas dalam rencana permainan Ten Hag.

Saya tahu dia mungkin ingin mempertahankan saya, jadi saya mencoba melakukan semuanya sebelum saya pindah. Saya mengatakan kepada petinggi bahwa saya harus pergi dan bermain sepak bola, saya tidak ingin berada di sini sebagai pemain cadangan,” kata Dean Henderson.

“Semua sudah direncanakan. Saya hampir pergi sebelum Ten Hag datang dan saya belum berbicara dengannya sejak itu. Sejujurnya, ini mungkin 12 bulan terberat dalam karier saya. Sulit, ini sudah sulit dan saya sangat senang saya bisa keluar dari kesulitan. Saya sangat bersemangat berada di sini dan siap untuk pergi.”

“Itu membuat frustrasi karena saya menolak begitu banyak pinjaman bagus musim panas lalu karena alasan itu dan mereka tidak mengizinkan saya pergi. Jadi, itu membuat frustrasi. Duduk di sana dan menyia-nyiakan 12 bulan.”

“Saya marah. Tapi saya bekerja keras di luar lapangan dan di tempat latihan untuk terus berkembang hari demi hari. Jadi saya sangat bersemangat berada di sini. Saya menantikan musim ini bersama Nottingham Forest.”

Andreas Perreira

Gelandang serang Andreas Perreira juga ikut masuk ke dalam daftar ini. Awalnya banyak yang diprediksi bakal dapat bersinar di Manchester United karena bakatnya. Namun yang ada sekarang malah pergi dan menjadi andalan dari Fulham. Dirinya mengaku bahwa ia harus pergi dari MU karena tidak masuk ke dalam rencana permainan Ten Hag.

“Di kepala saya, saya berpikir harus pergi, saya perlu merasa percaya diri dan bermain. Saya tiba ketika saya berusia 16 tahun, jadi, Anda tahu, seorang anak muda. Itu adalah perjalanan yang luar biasa, tetapi saya sampai pada tahap di mana saya berpikir mungkin lebih baik tidak bertahan,” beber Andreas.

“Saya ingin merasa lebih dicintai dan saya ingin bermain di setiap pertandingan. Apa yang ditawarkan Fulham kepada saya dan apa yang ditawarkan [manajer] Marco [Silva] kepada saya, itu adalah kesempatan sempurna.”

Facundo Pellestri

Baru-baru ini, pemain pinjaman Facundo Pellestri juga membahas kurangnya waktu bermain menjelang peminjamanya ke Granada Januari lalu. Sebagai pemain muda berbakat, Pellistri harus mengasah potensinya dengan cara mendapatkan menit bermain yang lebih besar dari setiap kesempatan.

“Meskipun saya memiliki menit bermain di Manchester United, itu bukanlah jumlah menit yang saya inginkan mengingat saat saya berada di sana. Saya sangat senang untuk menit-menit saya bermain di sini,” ujar Facundo Pellistri dalam sebuah kesempatan setelah bergabung dengan Granada.

“Seorang pemain selalu ingin bermain, sering kali seseorang tidak ikut serta dalam keputusan manajer, yang harus memikirkan lebih banyak hal. Seringkali pemain tidak mengetahui apa yang dipikirkan pelatih atau mengapa dia mengambil keputusan tersebut.

“United tidak memenangkan pertandingan. Ketika tim hebat memasuki situasi itu, segalanya menjadi lebih sulit dan kehidupan sehari-hari menjadi lebih rumit. Sekarang keadaannya sudah sedikit membaik dan mudah-mudahan di akhir musim target mencapai yang diharapkan. Ketika seorang pemain dipinjamkan, itu berarti mencari menit bermain, mendapatkan kontinuitas, dan mencoba mendapatkan kepercayaan diri.”

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments