Saturday, January 28, 2023
No menu items!
Google search engine
HomeLiga Spanyol5 Pemain Terkenal Jadi Korban Status Lionel Messi di Barcelona

5 Pemain Terkenal Jadi Korban Status Lionel Messi di Barcelona

Siapa yang tidak kenal dengan pemain bola kelas dunia Lionel Messi? Ketenarannya sudah mencapai seantero belahan dunia dan dikenal oleh generasi dulu hingga milenials.

Pemain ini memang sukses berkarir di Barcelona. Prestasinya sangat banyak hingga jumlah trofi yang ia raih bersama Blaugrana mencapai puluhan bahkan lebih.

Kapten Timnas Argentina itu telah membela Blaugrana dan memenangkan lebih dari 33 trofi sepanjang perannya sebagai pemain Barcelona. Kemampuan Messi memang tidak perlu diragukan lagi saat bermain di lapangan. Walaupun usianya kini telah mancapai 33 tahun, namun La Pulga tetap brilian menunjukan aksinya menyerang gawang lawan.

Oleh sebab itu banyak pemain bola lain yang ingin bersama dengan sang megabintang tersebut. Akan tetapi untuk bersanding dengan Messi bukanlah perkara mudah.

Seperti diketahui jika Barcelona telah mencoba beberapa kali mendatangkan pemain kelas dunia lainnya untuk berduet bersama Messi namun mereka selalu gagal di Camp Nou.

Deretan Pemain Yang Belum Sukses Berkarir Dengan Lionel Messi

Nama-nama pemain yang disebut-sebut belum sukses merintis karirnya di Camp Nou bersama Messi yaitu sebagai berikut:

Zlatan Ibrahimovic

Ibrahimovic bergabung dengan Barcelona 2009 silam. Namun mantan pemain PSG tersebut mengalami kegagalan yang disebabkan oleh Messi dan Josep Guardiola.

Posisinya sebagai striker sentral, Ibramovic dimainkan sebagai penyerang sayap saat membela Blaugrana. Pelatih Guardiola sengaja melakukannya lantaran menuruti keinginan Messi yang berambisi menjadi penyerang tengah.

Rupanya pemain internasional Swedia tersebut hanya mampu bertahan di Camp Nou selama satu musim saja. Setelah itu ia dipinjamkan ke AC Milan musim 2010-2011.

Akibat kejadian tersebut Ibrahimovic mengecam Guardiola sebab ia tidak memainkannya di posisi ahlinya.

Alexis Sanchez

Alexis Sanchez bermain dengan cemerlang di Udinesa, sehingga musim 2011-2012 ia diboyong ke Barcelona. Namun kedatangan Sanchez justru tidak seperti harapan semula.

Ia tidak mendapatkan peran yang cukup penting di Camp Nou. Walaupun kemampuannya sangat baik ketika mengolah bola.

Rupanya Sanchez waktu itu masih berada dibawah bayang-bayang Lione Messi.

Padahal jika ia kerap dimainkan, pemain asal Chile tersebut bisa berkembang lebih baik lagi. Membela Blaugrana, Sanchez berhasil mengoleksi enam trofi. Kemudian tahun 2014 ia memutuskan untuk hijrah ke Arsenal.

Philippe Coutinho

Berada di Barcelona, Philippe Coutinho memang tidak masuk daftar pemain utama. Saat masih berada di Liverpool, ia mendapatkan peran untuk mendesain serangan dan mengatur kecepatan. Akan tetapi saat bergabung dengan Blaugrana peran tersebut telah dimainkan oleh Messi. Sementara Coutinho justru diposisikan di lini pertahanan.

Seperti diketahui jika gaya permainan Coutinho dan La Pulga memang hampir sama. Sehingga ia dianggap tidak begitu berpengaruh memberikan dampak signifikan untuk Blaugrana. Situasi kembali berubah saat ia diasuh oleh Ronald Koeman. Dimana Coutinho kembali mendapatkan perannya sebagai pemain inti.

Samuel Eto’o

Mengoleksi 130 gol dari total keseluruhan 199 laga di Camp Nou selama lima tahun membuat Samuel Eto’o dianggap sebagai pemain cukup berpengaruh untuk Barcelona.

Pemain asal Kamerun itu juga berhasil mempersembahkan delapan gelar untuk Blaugrana termasuk dua trofi Liga Champions dan tiga trofi La Liga.

Sebelum bergabung dengan Barcelona, Eto’o sempat menjadi bagian dari Leganes, Espanyol, Mallorca dan Real Madrid. Ketikan El Barca digarap oleh Pep Guardiola, kondisi berubah drastis. Sang pelatih ingin menempatkan Lionel Messi sebagai pemain utama di lini depan tim Catalan. Sehingga menggeser peran striker asal Kamerun tersebut.

Akhirnya ia memutuskan hengkang dari Barcelona dan merapat bersama Inter Milan satu musim pasca membawa tim Catalan memenangkan Liga Champions.

Pada mulanya Messi ingin menggali lebih jauh ilmu dari Samuel yang saat itu dikenal sebagai striker professional. Akan tetapi keterbatasan waktu bermain bersama membuat keinginannya tersebut tidak dapat terwujud.

Antoine Griezmann

Didaratkan dari Atletico Madrid musim 2019 lalu, Antoine Griezmann diharapkan bisa berkolabirasi dengan Messi. Namun kenyataan terbalik justru dialaminya. Saat itu Griezmann mengalami kesulitan untuk menampilakn performanya. Sebab posisinya sebagai pemain sayap ditempati oleh dua pemain lain yakni Messi dan Luis Suarez.

Ketika Suarez mengalami cedera, perannya tidak juga berubah. Sementara Messi lebih diprioritaskan sebagai penyerang tengah.

Hal ini membuat Griezmann minim prestasi dimana ia hanya bisa mencetak 9 gol musim lalu. Kedatangan Ronald Koeman rupanya menjadi angin segar baginya. Suarez dilempar keluar dan Griezmann ditarik kembali.

Musim 2020-2021 ini menjadi tantangan baginya, apakah ia bisa bersanding dengan Lionel Messi si anak emas Barcelona atau tidak? Patut untuk disaksikan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments