Ventforet Kofu menggelar klinik sepak bola di Jakarta pada Sabtu, 7 November 2026, untuk memburu talenta muda Indonesia. Klub Liga 2 Jepang itu juga membuka peluang bagi pemain junior terpilih untuk belajar di akademi mereka.
Informasi itu disampaikan Corporate Sales Department Deputy Manager Global Busines Ventforet Kofu Hiroki Sasaki saat ditemui pewarta di Jakarta. Program ini menjadi bagian dari upaya klub Jepang tersebut menjaring pemain muda dari Indonesia.
Menurut Sasaki, coaching clinic itu akan menyeleksi sejumlah pemain. Mereka yang terpilih nantinya akan menimba ilmu di akademi Ventforet Kofu.
“Kami akan menyiapkan anak-anak dari akademi untuk berlatih bersama. Untuk peserta yang bermain dari Balikpapan, akan dipilih untuk belajar sebentar di akademi,” kata Sasaki kepada pewarta di Jakarta, Sabtu.
“Biar nanti anak-anak Indonesia bisa bermain bisa belajar juga sama dengan tim akademi,” imbuhnya.
Kegiatan coaching clinic ini berlangsung di Jakarta, Bandung, dan Balikpapan. Program tersebut sudah berjalan sejak 2023.
Ventforet Kofu berharap coaching clinic ini menjadi salah satu wadah bagi pemain junior Indonesia untuk menambah pengalaman. Program itu juga diarahkan untuk memperluas hubungan klub dengan ekosistem sepak bola Indonesia.
Dalam mendukung agenda itu, Ventforet Kofu merekrut mantan pemain Persib Bandung berkebangsaan Jepang Shohei Matsunaga. Ia ditunjuk sebagai manajer pengembangan olahraga dan bisnis klub.
Kehadiran Matsunaga diharapkan bisa meningkatkan kerja sama antara klub asal kota Kofun di Jepang itu dengan ekosistem sepak bola Indonesia. Peran tersebut juga berkaitan dengan pencarian bakat dan pengembangan kemitraan.
Mantan pemain Schalke 04 itu nantinya bertugas sebagai pencari bakat Ventforet Kofu. Selain itu, ia juga akan menegosiasikan kemitraan dengan berbagai pihak terkait di Indonesia.
Langkah Ventforet Kofu ini menegaskan perhatian klub Jepang itu terhadap pembinaan usia muda di Indonesia. Melalui coaching clinic yang digelar di tiga kota, klub berupaya membuka jalur pembelajaran bagi pemain junior Indonesia ke akademi mereka.
Sumber: ANTARA News



