UPI Sapu Bersih Gelar Campus League Futsal Bandung 2026
Tim futsal Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) merebut gelar juara putra dan putri pada Campus League Futsal Regional Bandung 2026. Ajang itu berlangsung pada 30 Oktober – 6 November di GOR ITB Sports Center, Jatinangor, Bandung, Jawa Barat.
Keberhasilan UPI menegaskan dominasi mereka di tingkat regional Bandung musim ini. Gelar ganda itu juga menunjukkan perubahan peta persaingan futsal antarkampus yang terus bergerak setiap tahun.
Head of Competition Campus League, Dave Leopold, mengatakan hasil tersebut memperlihatkan pergeseran kekuatan antartim. Menurut dia, hal itu membuat Campus League selalu menarik untuk diikuti dari musim ke musim.
“Jadi gold moment masing-masing tim berbeda,” kata Dave Leopold.
Dave menjelaskan persaingan sepanjang turnamen berjalan sangat kompetitif. Ia menilai kekuatan setiap kampus bisa berubah karena ada pemain yang lulus dan ada pula pemain baru yang direkrut.
Karena itu, setiap kampus dinilai harus menjaga regenerasi atlet pelajar agar tetap konsisten di level elite regional maupun nasional. Proses perekrutan pemain menjadi faktor penting untuk mempertahankan daya saing tim.
Menurut Dave, keunikan Campus League terletak pada siklus kekuatan skuad yang terus berubah. Jika sebuah tim gagal menata perekrutan pemain, mereka bisa kembali memulai dari awal.
“Jadi uniknya main di Campus League itu adalah kalau timnya tidak bisa menata perekrutan pemain, akan mulai dari nol lagi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pencarian bakat dari tingkat SMA. Hal itu menjadi alasan digelarnya kompetisi antarpelajar di sela penyelenggaraan Campus League Futsal di tiap regional.
Dave menambahkan, pelajar SMA yang berprestasi di futsal berpeluang mendapat beasiswa. Pihak penyelenggara juga dapat membantu mencarikan perguruan tinggi yang membuka jalur beasiswa olahraga, termasuk futsal.
Sementara itu, Pelatih Kepala Tim Putra UPI, Fachmy, memuji mentalitas anak asuhnya pada partai final. Ia menyoroti respons tim setelah sempat tertinggal pada menit-menit awal pertandingan.
Menurut Fachmy, para pemain tetap berani menguasai permainan di bawah tekanan. Sikap itu membantu tim menjaga penguasaan bola hingga akhirnya mencetak gol penentu kemenangan.
Setelah menjuarai regional Bandung, UPI akan mempersiapkan diri menuju The Nationals. Fachmy berharap timnya bisa tampil lebih fokus saat menghadapi lawan dengan level persaingan yang lebih tinggi.
“Dengan lawan yang pastinya lebih kompetitif, kami tidak boleh seri atau kalah,” kata Fachmy.
Daftar Pemenang
Pada kategori putra, Universitas Pendidikan Indonesia keluar sebagai juara. Posisi kedua ditempati Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan, sedangkan peringkat ketiga diraih Universitas Islam Negeri Gunung Djati.
Di kategori putri, Universitas Pendidikan Indonesia juga menjadi juara. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan finis sebagai peringkat kedua, sementara Universitas Siliwangi berada di posisi ketiga.
Untuk penghargaan top scorer putra, Muhammad Ihsan Ikhwansyah dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati mencetak 9 gol. Di sektor putri, Indah Aulia Ardana dari Universitas Pendidikan Indonesia menjadi top scorer dengan 15 gol.
Tim UIN SGD yang berstatus juara nasional 2025 harus terhenti di semifinal regional. Meski demikian, mereka tetap melaju ke The Nationals sebagai peringkat ketiga regional Bandung.



